Anda dapat mengubah dunia dalam sekejap dengan cara anda memilih untuk melihatnya. Anda dapat mengubah masalah menjadi peluang, kecemasan menjadi semangat, dan putus asa menjadi penentuan.
Kualitas apa yang anda lihat tergantung pada perspektif dari mana anda melihatnya. Dan perspektif tersebut sepenuhnya terserah apa yang akan anda lakukan.
Alih-alih bereaksi lagi dan lagi untuk naik dan turunnya keadaan yang kacau, maka anda memiliki pilihan yang lebih kuat. Anda dapat memilih untuk hidup dari perspektif konstan dan tak tergoyahkan cinta.
Alih-alih memerangi sebagian besar dari apa yang terjadi, maka anda dapat memilih untuk diangkat lebih tinggi oleh semua yang terjadi. Dari perspektif cinta anda akan melihat kemungkinan yang positif dalam setiap situasi.
Cara untuk hidup dari cinta adalah benar-benar dan sepenuhnya jujur dengan diri sendiri. Dalam kebenaran murni siapa anda dan apa yang anda tulus menilai, adalah kekuatan cinta yang tak terbatas.
Memungkinkan anda untuk benar-benar menjadi anda. Dan biarkan kekuatan cinta warnai dunia anda.
bukan kebetulan kita terlahir seperti ini dan dalam keadaan seperti ini..
Tampilkan postingan dengan label blog motivasi online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blog motivasi online. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 30 Oktober 2010
Senin, 13 Oktober 2008
Merenunglah (Muhasabah) Untuk Ketentraman Batin
Sediakanlah beberapa menit dalam sehari untuk melakukan perenungan (muhasabah). Coba lakukan di pagi hari yang tenang, segera setelah bangun tidur. Atau di malam hari sesaat sebelum beranjak tidur. Merenunglah dalam keheningan. Jangan gunakan pikiran untuk mencari berbagai jawaban atas berbagai masalah.
Dalam perenungan, kita tidak mencari jawaban. Cukup berteman dengan ketenangan maka kita akan mendapatkan kejernihan pikiran. Jawaban berasal dari pikiran kita yang bening.
Pikiran yang digunakan itu bagaikan air sabun yang diaduk dalam sebuah gelas kaca. Semakin banyak sabun yang tercampur semakin keruh airnya. Semakin cepat kita mengaduk semakin kencang pusaran berputar.
Merenung adalah menghentikan adukan. Dan membiarkan air berputar perlahan hingga berhenti. Perhatikan partikel sabun turun satu persatu, menyentuh dasar gelas. Benar-benar perlahan. Tanpa suara. Bahkan kita mampu mendengar luruhnya partikel sabun.
Kini kita mendapatkan air jernih yang tersisa di permukaan. Bukankah air yang jernih mampu meneruskan cahaya. Demikian halnya dengan pikiran kita yang bening.
-- Selama berhari-hari kita disibukkan oleh berbagai hal. Sadarilah bahwa pikiran kita memerlukan istirahat. Tidak cukup hanya dengan tidur. Kita perlu tidur dalam keadaan terbangun. Merenunglah dan dapatkan ketentraman batin.
Dalam perenungan, kita tidak mencari jawaban. Cukup berteman dengan ketenangan maka kita akan mendapatkan kejernihan pikiran. Jawaban berasal dari pikiran kita yang bening.
Pikiran yang digunakan itu bagaikan air sabun yang diaduk dalam sebuah gelas kaca. Semakin banyak sabun yang tercampur semakin keruh airnya. Semakin cepat kita mengaduk semakin kencang pusaran berputar.
Merenung adalah menghentikan adukan. Dan membiarkan air berputar perlahan hingga berhenti. Perhatikan partikel sabun turun satu persatu, menyentuh dasar gelas. Benar-benar perlahan. Tanpa suara. Bahkan kita mampu mendengar luruhnya partikel sabun.
Kini kita mendapatkan air jernih yang tersisa di permukaan. Bukankah air yang jernih mampu meneruskan cahaya. Demikian halnya dengan pikiran kita yang bening.
-- Selama berhari-hari kita disibukkan oleh berbagai hal. Sadarilah bahwa pikiran kita memerlukan istirahat. Tidak cukup hanya dengan tidur. Kita perlu tidur dalam keadaan terbangun. Merenunglah dan dapatkan ketentraman batin.
Minggu, 12 Oktober 2008
Masalah adalah Hadiah
Bila kita menganggap masalah adalah sebagai beban, kita mungkin akan terus menghindarinya. Namun, bila kita menganggap masalah sebagai tantangan, kita mungkin akan menghadapinya. Namun, masalah adalah hadiah yang dapat kita terima dengan suka cita.
Dengan pandangan tajam, kita melihat keberhasilan di balik setiap masalah. Itu adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. Maka, hadapi dan ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses kita.
Tanpa masalah, kita tak layak memasuki jalur keberhasilan. Bahkan hidup ini pun masalah, karena itu terimalah hal itu sebagai hadiah.
Hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak-anaknya bukanlah serpihan-serpihan makanan pagi. Bukan pula eraman hangat di malam-malam yang dingin. Namun, ketika mereka melempar anak-anak itu dari tebing yang tinggi.
Detik pertama anak-anak elang itu menganggap induk mereka sungguh keterlaluan, sangat kejam, menjerit ketakutan, matilah aku. Sesaat kemudian, bukan kematian yang mereka terima, namun kesejatian diri sebagai elang, yaitu terbang di angkasa biru.
-- Bila kita tak berani mengatasi masalah, kita tak kan menjadi seseorang yang sejati.
Dengan pandangan tajam, kita melihat keberhasilan di balik setiap masalah. Itu adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. Maka, hadapi dan ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses kita.
Tanpa masalah, kita tak layak memasuki jalur keberhasilan. Bahkan hidup ini pun masalah, karena itu terimalah hal itu sebagai hadiah.
Hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak-anaknya bukanlah serpihan-serpihan makanan pagi. Bukan pula eraman hangat di malam-malam yang dingin. Namun, ketika mereka melempar anak-anak itu dari tebing yang tinggi.
Detik pertama anak-anak elang itu menganggap induk mereka sungguh keterlaluan, sangat kejam, menjerit ketakutan, matilah aku. Sesaat kemudian, bukan kematian yang mereka terima, namun kesejatian diri sebagai elang, yaitu terbang di angkasa biru.
-- Bila kita tak berani mengatasi masalah, kita tak kan menjadi seseorang yang sejati.
Kamis, 09 Oktober 2008
Bukan Hanya Mendengar, Tetapi Dengarkan
Dengarkan, bukan hanya mendengar, namun kita harus mendengarkan. Mendengarkan adalah menyengaja mendengar. Berikan perhatian yang tulus pada saat orang lain berbicara.
Kita harus membekukan lidah dan menutup rapat-rapat bibir kita. Orang terbiasa hidup dalam keriuhan yang terjadi di luar dan dalam diri mereka.
Mendengarkan adalah berusaha mensepikan diri dalam kita dari perkataan kita sendiri. Tak perlu menyepakati atau menolak ucapan orang lain. Karena mendengarkan bukanlah menilai.
Mendengarkan menangkap fakta sepolos mungkin tanpa penilaian apa-apa. Tunggulah hingga orang lain selesai berbicara. Berikan komentar setelah kita yakin kita mendengarkan dengan seksama.
Mendengarkan adalah kualitas untuk hidup dalam ketenangan. Bila kita bersedia mendengarkan kita akan mendengar suara-suara yang tak terucapkan.
Hembusan nafas, degub jantung, gemeretak otot, semilir rambut, adalah suara-suara jujur yang tak terucapkan lewat kata-kata.
:: Kita dianugerahi sepasang telinga untuk mendengar, dan sebongkah hati untuk mendengarkan. Gunakan itu, maka kita akan menemukan rahasia-rahasia yang tersembunyi, termasuk spasi di antara dua buah kata.
Kita harus membekukan lidah dan menutup rapat-rapat bibir kita. Orang terbiasa hidup dalam keriuhan yang terjadi di luar dan dalam diri mereka.
Mendengarkan adalah berusaha mensepikan diri dalam kita dari perkataan kita sendiri. Tak perlu menyepakati atau menolak ucapan orang lain. Karena mendengarkan bukanlah menilai.
Mendengarkan menangkap fakta sepolos mungkin tanpa penilaian apa-apa. Tunggulah hingga orang lain selesai berbicara. Berikan komentar setelah kita yakin kita mendengarkan dengan seksama.
Mendengarkan adalah kualitas untuk hidup dalam ketenangan. Bila kita bersedia mendengarkan kita akan mendengar suara-suara yang tak terucapkan.
Hembusan nafas, degub jantung, gemeretak otot, semilir rambut, adalah suara-suara jujur yang tak terucapkan lewat kata-kata.
:: Kita dianugerahi sepasang telinga untuk mendengar, dan sebongkah hati untuk mendengarkan. Gunakan itu, maka kita akan menemukan rahasia-rahasia yang tersembunyi, termasuk spasi di antara dua buah kata.
Rabu, 08 Oktober 2008
Bicaralah dengan Bahasa Hati (Cinta)
Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta. Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang.
Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan. Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan.
Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran. Semua itu haruslah berasal dari hati kita.
Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan betapa tajam otak kita, namun juga betapa lembut hati kita dalam menjalani segala sesuatunya.
Kita tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya dengan merengkuhnya dalam lengan kita yang kuat.
Atau, membujuknya dengan berbagai gula-gula dan kata-kata manis. Kita harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang jauh di dalam dada kita.
:: Mulailah melembutkan hati sebelum memberikannya pada keberhasilan kita. Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula.
Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan. Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan.
Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran. Semua itu haruslah berasal dari hati kita.
Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan betapa tajam otak kita, namun juga betapa lembut hati kita dalam menjalani segala sesuatunya.
Kita tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya dengan merengkuhnya dalam lengan kita yang kuat.
Atau, membujuknya dengan berbagai gula-gula dan kata-kata manis. Kita harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang jauh di dalam dada kita.
:: Mulailah melembutkan hati sebelum memberikannya pada keberhasilan kita. Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula.
Langganan:
Postingan (Atom)