Sabtu, 30 April 2011

berpikir efisien dan cepat

berpikir
     Banyak orang berpikir dengan muluk-muluk dan lama sekali dalam memutuskan masalah.
disini saya akan memberikan sedikit tips dalam memutuskan sebuah masalah yang kalian hadapi di dunia ini :
1. berpikir dengan kepala dingin
      orang yang berpikir dengan kepala dingin cenderung memiliki banyak jalan dalam menyelesaikan masalahnya daripada orang yang pemarah yang hanya bisa menyelesaikan masalahnya dengan amarah dan dengan kekerasan. Sosok yang berpikir dinginlah yang cocok menjadi pemimpin di manapun.
2. kenali masalahnya
     mengenali masalah sangat penting karena akan meminimalkan kecerobohan dalam menyelesaikan masalah. Sehingga kemudahan dalam menyelesaikan masalah akan terbuka.
3. jangan tergesa-gesa
     orang yang tergesa-gesa akan hancur dibelakang, karena akan lebih banyak menghadapi masalah yang lain. Misal orang yang ada masalah dalam financial, mereka akan berhutang dengan tidak menimbang bunganya.
4. pikirkan sebab dan jalan keluar yang ada
     inilah yang sangat penting, dengan memikirkannya dengan matang anda akan mendapatkan berbagai jalan keluar dan konsekuensinya, dan anda akan dapat memilih manakah yang lebih efisien.
5. berdoa
     yang ini jelas karena segala keputusan ada pada tangan Yang Maha Kuasa.

     Demikian tips berpikir efisien dan cepat dari saya, jika ada saran silahkan. Saya menerima dengan lapang dada : )

Tips Kepemimpinan Yang Baik

Pernahkah kita dipimpin oleh seseorang?
Bagaimana rasanya saat kita dipimpin olehnya? Apakah menyenangkan? Apakah kepemimpinannya mampu mengakomodir semua kebutuhan kita? Yup, rasanya seperti itu lah pertanyaan umum yang sering dilontarkan orang terkait kepemimpinan seseorang.

Menjadi pemimpin itu mudah, tapi itu bagi mereka yang terbiasa. Hal ini akan menjadi rumit ketika dihadapkan pada seseorang yang tidak mengenal bagaimana cara kepemimpinan yang baik. Memimpin bukan hanya terletak pada sebuah seni, melainkan ada juga dasar keilmuan yang menyertainya.

Beberapa faktor yang perlu kita cermati dalam mengenal gaya kepemimpinan antara lain sebagai berikut ;

Kepedulian seorang pemimpin.

Orang yang kita pimpin tidak akan mempedulikan apa yang kita ketahui sebelum kita mengetahui apa saja yang kita pedulikan dari orang yang kita pimpin. Memimpin bukan berarti kita dengan seenaknya menyuruh orang lain untuk melakukan sesuatu hal. Orang akan mau untuk kita pimpin apabila kita juga mengerti tentang apa yang mereka butuhkan. Sehingga, mereka akan yakin jika kita mampu dan mau untuk memenuhi semua kebutuhan mereka. Kita tidak hanya berkumpul dan masuk ke ranah mereka, tapi kita juga harus bisa meyakinkan mereka jika kita juga merupakan bagian dari mereka.

Kerendahan hati seorang pemimpin.

Pemimpin yang baik tidak akan memimpin karena ego. Jadi, kita sebagai pemimpin harus dapat bersikap rendah hati dan tidak memandang rendah orang yang kita pimpin. Orang yang memimpin dengan ego akan memerintah dengan penuh amarah, emosional, dan menciptakan suasana yang serba ketakutan. Memang saat dia memimpin akan ada banyak yang menaatinya, tapi setelah masa kepemimpinannya selesai maka tidak akan ada lagi orang yang bersedia untuk mengikutinya. Dengan kata lain, pengaruhnya terhadap orang yang sebelumnya pernah dipimpin akan lenyap. Karena itu, bagi kita sebagai pemimpin jadi lah pemimpin yang menjadi pemimpin karena dipercaya untuk memimpin, bukan semata karena usaha keras kita untuk bisa mendapatkan gelar sebagai seorang pemimpin. Kita tidak boleh menempatkan diri sebagai orang yang terbaik semata, tapi kita harus menempatkan diri sebagai orang yang lebih bersedia memimpin daripada orang lain dan bersedia melakukan segala hal yang dipercayakan oleh mereka.

Memimpin dengan sederhana, jelas, dan langsung.

Bagaimana mungkin seseorang akan menjalankan perintah yang ngawur, ruwet, dan membingungkan? Karena itu, kita harus membuat sebuah penyederhanaan. Perintah kita harus sederhana untuk menghindari kerumitan berpikir dan bertindak, jelas agar mudah dipahami maksudnya, dan mengarah langsung pada fokus tujuan yang ingin dicapai. Kita sebagai pemimpin juga tidak boleh terlalu kaku ataupun bimbang dalam mengkoordinir pengikut kita. Yang dibutuhkan di sini adalah gaya yang fleksibel, artinya keputusan kita pun dapat berubah seiring dengan desakan kebutuhan dari orang yang kita pimpin. Akan tetapi, kita juga harus tetap memelihara jika perubahan ini tetap dalam ranah yang logis dan masuk akal.

Sikap menghormati kawan maupun lawan.

Seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang tidak pernah meremehkan orang lain. Jika kita sebagai pemimpin terbiasa untuk meremehkan kinerja orang lain, maka itu artinya kita sama saja tidak menunjukan kalau diri kita hebat dan penting, tapi menunjukan betapa kerdilnya diri kita sendiri. Kita harus bersikap hormat dan menghargai orang lain, karena dengan begitu kita akan memiliki kharisma yang luar biasa di mata orang lain. Kita tidak membuat kawan maupun lawan takut kepada kita, tapi membuatnya segan kepada kita. Pemimpin yang besar itu tidak pernah mengemis untuk mendapatkan kepercayaan dari orang yang dipimpinnya, tetapi berusaha bagaimana untuk menunjukan kepada mereka cara mempercayai diri mereka sendiri.

Tidak memimpin dengan ambisius.

Memimpin secara ambisius erat kaitannya dengan emosional dan berujung pada kepentingan pribadi. Kita sebagai pemimpin seharusnya bisa untuk bersikap membedakan kepentingan pribadi dan kelompok. Jangan pernah mencampur adukan di antara keduanya. Pemimpin yang ambisius bisa saja mendapat kepercayaan, tapi tidak akan mungkin mendapatkan pengikut! Kalau sudah tidak ada lagi yang mau mengikuti kita, lalu siapa yang kita pimpin?

Memimpin dengan emosi yang stabil.

Emosi tidak berarti selalu dikaitkan dengan hal yang buruk. Emosi merupakan gejolak sebagai indikator terhadap apa yang sedang kita rasakan. Emosi merupakan alat yang memberitahu kita apa yang seharusnya kita lakukan sebagai tindak lanjut atas apa yang kita rasakan. Memiliki emosi yang kurang stabil itu tidak baik, apalagi jika digunakan untuk memimpin seseorang. Jangan pernah meneriakan sebuah hal di depan umum, karena hal tersebut dapat mengurangi wibawa kita sebagai pemimpin. Hal yang demikian akan memberikan pandangan orang yang kita pimpin jika kita adalah orang yang kurang pintar menguasai diri. Jika sudah demikian, saat kita sudah dicap tidak lagi mampu menguasai diri sendiri, bagaimana mungkin kita bisa menguasai orang lain? Lalu akibatnya? Tidak akan ada lagi yang mau mengikuti kita.

Pentingnya partisipasi orang yang kita pimpin.

Kita sebagai pemimpin ada untuk merealisasikan kebutuhan dari mereka yang kita pimpin. Sebagai manusia biasa, kita hanya akan tahu apa yang sebenarnya mereka butuhkan saat mereka mau menyampaikan apa yang sebenarnya mereka butuhkan dan harapkan dari kepemimpinan kita. Aturlah partisipasi aktif dari mereka dalam mempengaruhi kepemimpinan kita. Akan tetapi, partisipasi ini muncul saat kita benar-benar tidak mengetahui apa yang sebenarnya mereka butuhkan. Kita juga harus pandai mengatur frekuensi peran aktif orang yang kita pimpin agar tidak terlalu berlebihan maupun tidak terlalu kurang. Tetap jaga stabilisasi agar kepemimpinan kita tidak terlalu demokrasi yang berlebihan atau diktator yang berlebihan.

Dengan menjadi pemimpin yang baik akan membawa kita pada keberhasilan tujuan dari apa yang selama ini kita semua harapkan. Semua kebutuhan akan terakomodir, masalah dapat diminimalisasi, dan tujuan yang jelas dapat dicapai. Memimpinlah dengan pikiran dan hati sanubari. Dengan begitu, keberhasilan memimpin akan selalu ada di tangan kita semua.

Jumat, 29 April 2011

melihat yang tak ada

melihat
kenapa seseorang di dunia ini tak mau berpikir yang realistis saja.?
banya orang di dunia ini melihat hal yang tak ada atau hanya membayangkannya saja.
okelah kalau mereka mau berusaha untuk itu, tapi kalau tidak ?
itu sama saja boong, dan mereka tidak mengetahui itu.
di dunia ini menurut saya ada orang yang sukses karena usaha, karena keberuntungan takdir dan karena hal yang haram.

selain itu jika mereka hanya membayangkan tanpa usaha mereka akan membuang banyak waktu untuk itu dan mereka akan menyesal setelah itu, percuma kan ?
lebih baik kita membayangkan dan juga usaha untuk nya dan jika anda berhasil bersyukurlah dan jika tidak anda harus keep try and spirit.

orang itu memiliki takdirnya sendiri dan dapat diraih dengan usaha mereka.
heheheh.
dan orang juga dapat membentuk takdirnya sendiri dengan usaha mereka yang keras.
so DO THE BEST : )

Kamis, 28 April 2011

award dari akang penghuni 60

kata
terima kasih juga yaa akang yang satu ini yang selalu mengunjungi blog saya tanpa pamrih dan saya senang dengan award akang penghuni 60
semoga blog kita sama sama maju selalu dan terus maju :)
amin :)

blogger choise award dan one lovely blogger award

ahh ternyata ada yang suka juga yaa sama blog ini, terima kasih yaa akang bin hakim yang memberikan awardnya kepada saya, semoga dengan award ini semangat saya dalam ngeblog akan semakin membara dan doakan blog saya :)
heheehehe :)

kata

kata

mengenal siapa kita bagian 2

mengenal

hai kawan seperti judul diatas yaitu mengenal siapa kita hal ini akan sangat berguna ketika kita dewasa kelak.
dengan kita mengenal siapa kita maka kita tahu kekurangan dan kelemahan kita seperti apa dan kita bisa langsung mengintrospeksinya.
di sisi lain dengan kita mengenal siapa kita, kita akan lebih mudah bergaul dan menyesuaikan serta memilih teman kita di masa kelak.
hal ini juga dapat membuat kita lebih dewasa dari sebelumnya karena kita tak membutuhkan waktu yang lama untuk adaptasi dengan lingkungan sekitar kita dan bergaul dengan berbagai kalangan.
relevansinya kita akan dapat mencapai tujuan hidup kita di masa yang akan kelak dan dalam keterpurukan kita dapat bisa bangkit lebih awal dan cepat menyikapinya.

sebagai insan muda seperti saya, hal ini sangat penting karena emosi kita masih labil dan dalam masa pubertas.
dalam masa ini kita akan sangat gampang emosi dan marah, dengan mengenal diri kita lebih maka kita akan berusaha menenangkan diri dan menahan diri jika kita adalah seorang pemarah dan kita tahu itu.
dan jika hal itu telah dilakukan akan banyak orang yang comfort atau nyaman berada di dekat kita dan kita akan memiliki teman yang lebih banyak dan hidup kita semakin damai di dunia :)

blog saya dofollow

blog
setelah dipikir pikir dan ditimbang-timbang, akhirnya saya memutuskan blog ini menjadi dofollow dan tidak memoderasi komentar.
hehehehe :)
yaa demikian pemberitahuan saya, saya sudah pikirkan dengan matang keputusan saya ini :D
apa mau dikata :D
heheheh : )
dengan berbagai konsekuensinya :)
semoga ini langkah baru menuju blog saya yang lebih baik :)
amin :)

pahlawan tanpa tanda jasa

pahlawan
kenapa engkau mau ?
memberikan ilmu
dengan minim sangu
kenapa ?

atau kau ingin memajukan negara ini ?
bagaimana ?
mereka saja tak menghargaimu
terlalu sedikit yang engkau dapat

saya merasa kasihan dengan para guru, mereka yang harus bangun pagi untuk pergi ke sekolah dengan upah yang tidak seberapa.
tanpa ada guru,pejabat atau siapalah yang memiliki pengkat atau gaji yang lebih besar dari beliau tak akan pernah ada.
tapi, apa timbal baliknya ?
gaji yang tak seberapakah ?

apa yang dipikirkan, guru adalah sebuah contoh teladan yang membantu kita meraih kesuksesan.
mungkin, imbalan yang setimpal akan didapat beliau di akhirat kelak, imbalan yang tiada duanya :)

Rabu, 27 April 2011

berbagi kasih dengan sesama

berbagi
hai sobat, mungkin kalian agak jenuh dengan puisi saya :)
heheh.
sekarang saya akan memberikan sebuah motivasi lagi yang mungkin sedikit banyak berguna buat kalian.

berbagi kasih..
yahh itu kata yang banyak orang tahu artinya, tapi apakah orang yang tahu tersebut melakukannya ?
mungkin banyak dan mungkin sedikit.
tapi apakah tahu makna yang sesungguhnya ?
atau cuman berbagi kesenangan belaka ?
mungkin hanya sedikit orang yang melakukannya.
berbagi kasih akan lebih baik ketika kita senang dan membaginya dengan seseorang walaupun cuma sedikit dan kita susah kita juga membaginya, kenapa ?
padahal itu susah, sama saja kita menebar penyakit. TIDAK !

karena dengan kita saling berbagi semuanya kita akan tahu orang yang kita ajak bebagi itu ikhlas atau tidak, kita akan tahu orang yang kita selalu ajak curhat apakah cuma mau senang saja dan tak mau susah.
karena kebanyakan orang hanya mau senangnya saja.
kita sebagai mahkluk sosial juga tidak hanya berbagi kasih dengan sesama manusia, karena semua itu sama, Hewan dan tumbuhan kita harus berbagi.
kita yang selalu diberi enak sama hewan dan tumbuhan, makanan pokok, daging dan lain-lain, tapi apa ?
banyak orang yang membasmi tumbuhan hanya umtuk perumahan dan lainnya, apa kata dunia ?

cukup sekian dari saya, mungkin ini akan sedikit berguna :)
jika ada salah saya mohon maaf :)

Selasa, 26 April 2011

kucaci yang kucari

kucaci

mungkin...
ku menanti hal ini..
sesuatu yang ku cari telah datang
yang telah lama menghilang

tapi...
apa yang aku rasakan ?
dia berubah
tak seperti dulu
tak seperti yang kukenal

dia tak seperti dia
aneh terlihat tak nyata
kutanya..
cara bicara yang menusuk

seperti seorang pembunuh
membunuh dengan kata
membunuh dengan sikap
itulah dia

ku kecewa..
kuingin dia yang lama
tak seperti sekarang..
menusuk jiwa :(

Senin, 25 April 2011

Mengapa Tuhan Memberi Kita Masalah?

Dalam Kehidupan Pasti kita sering mendapatkan permasalahan, dan jujur terkadang saya pribadi sering pula mendapat permasalahan yang datang silih berganti. Permasalahan yang timbul bisa permasalahan yang berat atau permasalahan yang ringan. entah dalam permasalahan pekerjaan, bisnis, percintaan, keluarga,agama, masalah individu atau masalah lainya. Pernah suatu waktu bertanya dalam hati "katanya tuhan sayang sama saya, lalu kenapa selalu saja hidup ini berlangsung dari permasalahan satu ke permasalahan lainnya" dan saya berkesimpulan sebagai berikut.


Permasalaan yang kita hadapi bisa membuat kita jatuh atau bertumbuh, tergantung dari bagaimana cara kita menanggapinya. Sangat disayangkan banyak orang gagal untuk melihat bagaimana Tuhan menggunakan masalah untuk kebaikan mereka. Mereka lebih memilih untuk bertindak bodoh dan membenci masalah-masalah mereka daripada menghadapi dan merenungkan kebaikan apa yang bisa mereka dapat dari masalah-masalah tersebut.
Dari beberapa perenungan saya Ada lima alasan yang menurut saya mengapa Tuhan dalam memberikan masalah dalam kehidupan kita :

1. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGARAHKAN kita. Kadang-kadang Tuhan harus menyalakan api di bawah kita untuk membuat kita tetap bergerak. Sering kali masalah yang kita hadapi akan mengarahkan kita ke arah yang baru dan memberikan kita motivasi untuk berubah. Ada kalanya masalah menjadi cara yang Tuhan pakai untuk menarik perhatian kita.

2. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGUJI kita. Manusia bagaikan teh celup... jika anda ingin tahu apa yang ada di dalamnya, celupkan saja ke dalam air panas! Tuhan kadang ingin menguji kesetiaan kita melalui masalah-masalah yang kita hadapi.

3. Tuhan menggunakan masalah untuk  MENGOREKSI  kita. Ada pelajaran-pelajaran yang hanya dapat kita pelajari melalui penderitaan dan kegagalan. Mungkin waktu kita masih kecil orang tua kita mengajar kita untuk tidak boleh menyentuh kompor yang panas. Tetapi mungkin kita baru benar-benar belajar justru setelah tangan kita terbakar. Kadang-kadang kita baru bisa menghargai sesuatu... kesehatan, teman, hubungan..., saat kita sudah kehilangan.

4. Tuhan menggunakan masalah untuk MELINDUNGI kita. Suatu masalah bisa menjadi berkat jika masalah tersebut menghindarkan kita dari bahaya. Tahun lalu ada seorang sahabat yang diberhentikan dari pekerjaannya karena ia menolak untuk melakukan sesuatu yang tidak etis bagi bossnya. Ia menjadi mengganggur, tetapi justru dari masalah itulah ia terhindar dari ditangkap dan dimasukan ke dalam penjara, karena setahun kemudian tindakan boss itu terbongkar.

5. Tuhan menggunakan masalah untuk MENYEMPURNAKAN kita. Jika kita menanggapi masalah dengan cara dan pandangan yang benar, masalah tersebut bisa membentuk kita. Tuhan lebih memperhatikan karakter kita daripada kenyamanan kita. Hanya hubungan kita dengan Tuhan yang akan kita bawa sampai kekal. " ... Kita malah bermegah dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan.

Apa yang ada di tangan kita? Dalam beberapa hal, hidup kita berada di tangan kita. Kita dapat memilih untuk menghamburkan setiap jam, hari, minggu, bulan, dan tahun demi kepentingan kita sendiri Kita akan heran saat menyaksikan betapa banyaknya hal yang Tuhan sempurnakan dalam diri kita dan melalui kita. Jadi sabar dan jalanilah setiap permasalahan yang kita hadapi. dan permasalahan yang timbul adalah suatu rahmat untuk kita. dan menjadi sebuah tantangan kita untuk hidup yang lebih baik.

Lingkaran Waktu Yang Tiada Berujung

Lingkaran Waktu Yang Tiada Berujung.
LingkaranBetapa hebatnya waktu mengatur kita. Ketika lonceng jam usai kerja berdering, tanpa diperintah segera kita berkemas. Menyimpan kertas dan  pensil dalam laci. lalu meninggalkannya jauh-jauh. Seolah semua persoalan telah terpecahkan untuk hari itu. Padahal masalah tetap terjaga selagi kita pejamkan mata.
Namun, esok hari, ketika lonceng jam mulai kerja berdentang, semua tumpukan masalah kita aduk, seolah ia terlampau banyak tidur semalam.
Perselisihan pun bolehlah dilanjutkan kembali. Ah, betapa hebatnya waktu menghibur kita. Betapa bergairahnya waktu membangunkan kita. Saat kita mengatur waktu, sesungguhnya kita pun mengatur  pikiran, emosi, dan perasaan kita. Karena waktu adalah lingkaran dimana kehidupan kita berjalan, kita atur waktu untuk mengatur kehidupan. Kita rayakan sesuatu karena kita ciptakan hari besar. Kita heningkan diri
karena kita tegakkan kesyahduan. Dan. semua itu kita rangkai dalam jalinan waktu. Maka, hanya mereka yang tak kenal akan waktulah yang terjerat dalam persoalan tiada berujung.

Tahukah Anda!.
Kaisar Mongol, Kubilai Khan adalah pemimpin pertama dunia yang menyatakan bahwa hari-hari besar agama Buddha, Kristen, Yahudi, dan Islam sebagai hari libur resmi kenegaraan.
la menyatakan bahwa hari Natal bagi agama Kristen dan Paskah (yang juga diperingati agama Yahudi), Hari Raya Penebusan Dosa (sebuah perayaan Yahudi), serta Idul Fitri sebagai hari raya nasional.
Kubilai Khan memerintah atas daerah kekuasaan yang merentang dari perbatasan Eropa, Timur Tengah, hingga hampir seluruh Asia Timur di pertengahan abad ke 13.

Kata Bijak Hari Ini.
Hal terindah yang dapat kita alami adalah misteri. Misteri adalah sumber semua seni sejati dan semua
ilmu pengetahuan.
(Albert Einstein)

Tak Ada Jalan Pintas

Tak Ada Jalan Pintas.
Tak Ada Jalan Pintas
Keberhasilan tak diperoleh begitu saja. la adalah buah dari pohon kerja keras. Jangan terlalu berharap pada kemujuran. Tahukah anda apa itu kemujuran? Bukankah, kita tak selalu mampu menjelaskan dari mana datangnya kemujuran.
Sadarilah bahwa segala sesuatu perlu berjalan alami dan semestinya. Pertumbuhan diri adalah proses mendaki tangga. Anda harus melalui anak tangga satu per satu. Tak perlu repot mencari-cari jalan pintas,karena tak ada jalan pintas.
Hargai saja setiap langkah kecil yang membawa anda maju. Ketergesaan adalah beban yang memberati langkah saja. Amatilah jalan lurus anda. Tak peduli bergelombang atau berbatu,
selama anda yakin berada di jalan yang tepat, maka melangkahlah terus.Dan, jalan yang tepat itu adalah jalan yang menuntun anda menjadi diri anda sendiri.


Tahukah Anda!.
Kata "sabotage" (atau sabotase dalam bahasa Indonesia) yang berasal dari Perancis ternyata memiliki riwayat unik.
Pada masa pra-Revolusi Industri, pekerja-pekerja pabrik mengenakan sepatu kerja khusus yang terbuat dari kayu. Sepatu itu bernama "Sabot".Saat datangnya Revolusi Industri, banyak mesin menggantikan kerja manusia, yang akhirnya meningkatkan pengangguran. Para pekerja
memprotes kedatangan mesin-mesin ini dengan melemparkan sepatu kerja mereka ke dalam mesin (umumnya mesin tenun), sehingga mesin mesin tadi menjadi macet atau rusak. Dari masa inilah dikenal istilah "sabotase".

Kata Bijak Hari Ini.
Kepuasan terletak pada usaha, bukan pada hasil. Berusaha dengan keras adalah kemenangan yang hakiki.
(Mahatma Gandhi)

kegelapan

kegelapan

gelap..
ku tak bisa melihat
membuka mata
dan melihat lembaran lama

lembaran lama yang kelam
hingga ku tenggelam
dalam lamunan
dalam sedih yang mendalam

ku sangat terpuruk
bagaikan mimpi buruk menerpa
bagai ombak besar menerpa

hati ku buta
buta akan rasa
semua hampa tiada
hilang entah kemana

hingga ku jadi dewasa
dewasa karena keadaan
karena keadaan yang membuatku dewasa
yang kembali membuka mata

Minggu, 24 April 2011

pertanyaan yang terjawab

pertanyaan

menghitung jalannya waktu
dentang jam yang terus berlalu
ku ingin tahu
jawaban pertanyaanku

satu tanyaku
apalah arti hidup ini ?
tapi..
jawaban tak kunjung datang

namun..
akhirnya kutemukan
dari seseorang
yang tak ku kenal

hai...
siapakah kau..
terima kasih ..
ucapku...

jawaban yang ku cari
jawaban yang akhirnya datang
arti hidup ini
adalah sebuah pengorbanan.... :)

Sabtu, 23 April 2011

Kisah Seekor Belalang | Motivasi Renungan

Kisah Seekor Belalang.
Seekor belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak. Suatu hari ia  berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya tersebut. Dengan gembira ia melompat-lompat menikmati kebebasannya. Di perjalanan dia bertemu dengan seekor belalang lain. Namun dia keheranan mengapa belalang itu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.
Dengan penasaran ia menghampiri belalang itu, dan bertanya, "Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh, padahal kita tidak jauh berbeda dari usia ataupun bentuk tubuh ?".
Belalang itu pun menjawabnya dengan pertanyaan, "Dimanakah kau selama ini tinggal? Karena semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan". Saat itu si belalang baru
tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.

Renungan:
Kadang-kadang kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan yang beruntun, perkataan teman atau pendapat tetangga, seolah membuat kita terkurung dalam kotak semu yang membatasi semua kelebihan kita. Lebih sering kita mempercayai mentah-mentah apapun yang mereka voniskan kepada kita tanpa pernah berpikir benarkah Anda separah itu? Bahkan lebih buruk lagi, kita lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.
Tidakkah Anda pernah mempertanyakan kepada nurani bahwa Anda bisa "melompat lebih tinggi dan lebih jauh" kalau Anda mau menyingkirkan "kotak" itu? Tidakkah Anda ingin membebaskan diri agar Anda bisa mencapai sesuatu yang selama ini Anda anggap diluar batas kemampuan Anda?
Beruntung sebagai manusia kita dibekali Tuhan kemampuan untuk berjuang, tidak hanya menyerah begitu saja pada apa yang kita alami. Karena itu teman, teruslah berusaha mencapai apapun yang Anda ingin
capai. Sakit memang, lelah memang, tapi bila Anda sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar. Kehidupan Anda akan lebih baik kalau hidup dengan cara hidup pilihan Anda. Bukan cara hidup seperti yang mereka pilihkan untuk Anda.

 Tahukah Anda!!
Undang-undang Sekolah tahun 1647 di Massachussets mewajibkan bahwa setiap desa dengan penduduk di atas 50 kepala keluarga harus membangun sebuah sekolah, atau menghadapi denda sebesar 5 pound.
Dari undang-undang inilah berkembang sekolah dasar di Amerika Utara, dan terbentuk "gerakan wajib belajar" pertama di dunia.

Kata Bijak Hari Ini.
Orang-orang yang melontarkan kritik bagi kita pada hakikatnya adalah pengawal jiwa kita, yang bekerja tanpa bayaran.
(Corrie Ten Boom)

Jumat, 22 April 2011

serasa hambar

serasa
ku melihat alunan lagu..
iringan suara musik yang merdu
melodi indah nada-nada
nyanyian yang menggema..

tapi semua terasa hampa
entah mengapa
ku tak tahu asa
ku tak tahu tujuan kemana

hidup ini terasa hampa
bagiku...
bagi hidupku.
bagi raga dan jiwaku

hati ini tak tersentuh
tak ada yang membuatku merasa
merasa apa yang ada
merasakan jejak dunia

aku tak tahu kenapa
hal yang tak biasa
kosong...
hampa....

Kesempatan Sukses , 1024 x 768

harum malam

harum

kuhirup angin ini..
melintasi malam yang tenang
dengan rembulan yang terang
kurasakan...

napas demi napas...
membuat kelopak tertutup
diiringi alunan khas musik
semua itu di malam hari

gelisah,lara dan duka
terasa hampa
terasa kian tiada
hingga mata ini enggan membuka

capek, lelah tak kurasa
dengan semua yang ada
indahnya malam
hingga ku menutup mata

doa yang kupanjatkan
semoga diberi jalan
menuju-Nya..
dan mendapat ridho-Nya : _)


Kamis, 21 April 2011

Belajar Kehidupan dari Sebuah Pahon Tua


Hidup ini adalah sebuah proses. Hadapilah dengan TEGAR!

Alkisah ada seorang anak yang baru lulus dari sekolah hendak pergi ke kota. Tujuan utamanya untuk mencari pekerjaan. Dan tentu saja merubah nasib. Dia hanya seorang anak petani biasa. Setiap hari dia selalu terbiasa dengan hidup yang sangat sederhana. Orang tuanya sudah terlalu tua untuk diandalkan. 
Akhirnya menjelang kepergiannya ke kota. Dia pun bertemu dengan bapaknya untuk meminta nasehat. ”Bapak, besok subuh anakmu ini mau berangkat mencari kerja ke kota. Kiranya bapak mengizinkan aku untuk pergi”. Bapak itu pun berkata,” Anakku, bapak tidak bisa membekalimu apa-apa? Tapi sebelum engkau pergi. Bapak mau menunjukkan sesuatu kepada kamu.” Si anak pun melihat bapaknya dengan penuh tanda tanya. ”Apakah itu, Bapak?”. Si Bapak tidak menjawab. Dia tersenyum dan berkata,”Mari ikut aku?”. Lalu dia pun berjalan. Diikuti oleh anaknya dari belakang dengan penuh tanda tanya.

Ternyata mereka pergi ke belakang halaman rumah. Disitu ada sebuah pohon tua yang sangat besar. Umurnya mungkin sudah ratusan tahun. Mereka pun sampai. Dan berdiri persis di depan pohon tua tersebut. Si bapakpun berkata,” Anakku coba kau perhatikan pohon tua ini?”. Si anak pun mulai memperhatikan pohon tua itu. Yang bisa dilihatnya hanya sebuah pohon tua tidak mempunyai arti. Batangnya pun sangat sulit dipeluk dengan mengandalkan seorang diri.

Butuh tiga sampai lima orang. Pohon ini pun tidak tahu termasuk jenis tanaman apa? Yang dia tahu pohon ini sudah ada sejak dia masih kecil. Bisa jadi sebelum dia lahir. ” Bapak, aku tidak melihat yang istimewa dari pohon ini”. Jawab si anak. Si bapak pun secara perlahan-lahan mulai mendekati pohon itu lebih dekat lagi. Dan tangannya pun menyentuh akar pohon tersebut. Lalu dia pun berkata,” Pohon itu begitu kokoh berdiri sampai dengan sekarang. Padahal kita tidak pernah merawatnya. Diapun tumbuh secara alamiah. Ketika hujan dia pun menjadi basah. Kemaraupun pun dia menjadi kekeringan. Tapi lewat proses kehujanan dan kekeringan membuat dia menjadi kokoh dan kuat.”

Si bapak memandang wajah anaknya dengan penuh arti. Sambil melanjutkan perkataannya,” Setiap kali kamu menghadapi persoalan ketika kamu di kota. Ingatlah pohon ini? Dia bisa melewati semuanya dengan baik. Walaupun kamu mengalami persoalan besar sekalipun. Itu semua menjadikan kamu lebih kuat dan tegar. Tidak terhempas oleh angin yang besar. Andalkan Sang Pencipta untuk membantu hidupmu. Bila engkau hanya mengandalkan dirimu sendiri dan orang lain itu hanya bersifat sementara. Kamu lebih banyak kecewa. Tapi bila engkau mengandalkan Sang Pencipta kamu tidak pernah kecewa.” Si bapak pun mengakhiri percakapan dengan si anaknya. Si anakpun mulai mengerti. Bahwa di kota nanti dia harus siap menghadapi setiap kesulitan. Dan hanya mengandalkan Sang Pencipta dia pasti berhasil meraih impiannya.

Pembaca yang budiman

Dalam kehidupan kita zaman sekarang ini. Kita selalu teransang untuk mencapai kesuksesan secara cepat. Istilah kerennya secara instan. Tanpa mau bersusah payah. Padahal kita semua tahu bahwa ada satu hukum alam yang tidak mungkin kita hindari yaitu hukum proses. Coba ingat ketika kita masih bayi. Kita pun mulai dari belajar merangkak. Lewat proses jatuh bangun beberapa kali.

Mungkin bisa juga ratusan kali. Kita baru bisa belajar berdiri. Setelah kedua kaki kita kokoh dan kuat. Barulah kita mulai melangkah. Mulai dari satu, dua, tiga sampai proses melangkah lancar. Barulah kita mulai bisa berjalan. Setelah kita lancar berjalan, maka kita berlari, memanjat, melompat dan semua aktivitas lainnya yang bisa kita lakukan. Apakah semuanya secara instan? Jawabnya pasti. TIDAK!. Semuanya lewat sebuah PROSES perjuangan.

Pertanyaan saya, bagaimana supaya kita bisa melewati proses kehidupan ini secara kuat dan kokoh? Tentu saja kita harus siap menghadapi setiap kesulitan yang datang. Bukan menghindarinya. Lihat saja batu karang yang keras. Bisa tembus lewat proses tetesan air secara terus menerus. Dengan diuji membuat mental kita menjadi kuat. Disinilah timbul kekuatan mental kita seperti keberanian, keuletan, kesetiaan, dll. Dan satu lagi yang membuat kita kuat adalah kita harus mempunyai MENTOR. Orang yang siap memberikan masukan bagi setiap kemajuan kita.

Mentor yang paling setia adalah orang tua kita. Merekalah pendorong buat kita lebih maju. Kita pun bisa memilih mentor, orang yang sudah mempunyai prestasi dan reputasi dibidang yang kita geluti. Tidak hanya memberikan kritikan. Tapi dia juga mampu membimbing kita menjadi sukses. Dan tak lupa sang mentor sejati adalah Sang Pencipta sendiri. Kita harus selalu mendengarkan nasehatnya. Melalui doa secara rutin. Tak lupa kita bersyukur atas permberiannya setiap hari.

Rabu, 20 April 2011

ibu kita kartini

ibu
melihat elok jejak kaki..
yang ditorehkan beliau di lamunan lampau
dengan bijak ..
dengan keteguhan...

Kartini..
pahlawan bagi sang dewi
bagi kaum Wanita
Emansipasi wanita

Bangganya mereka..
kaum wanita
berkaat beliau
kita menjadi sama dan satu jua

berkat beliau,..
kegigihan dan perjuangannya
kita bangga
dan kita kenang jasanya : )

Elizabeth Taylor die

Elizabeth
Elizabeth Taylor dies at Cedaris Sinai Hospital, LA, United States on Wednesday (03/23). Elizabeth Taylor has died at the age of 79 years, suffered from heart disease. Before he died, Taylor was hospitalized for six weeks. The situation is quite stable Taylor before his death, and even hope to be able to go home soon, but apparently not yet had time to go home, Taylor had to leave for good.


Elizabeth Taylor who has a real name Elizabeth Rosemond Taylor, was the second child pairs Warmbrodt Sara Viola (1895 - 1994) a U.S. citizen who lives in England with Francis Lenn Taylor (1897-1968). Taylor himself was born in Hampstead, London on February 27, 1932. His mother is an actress and Francis, the father is a distributor of art.


Elizabeth Taylor skyrocketed since his name became major actors in the movie Cleopatra in 1960's era. At that time, Taylor became an actress with the most expensive fee, amounting to 1 million U.S. dollars. In the movie Elizabeth Taylor's Cleopatra tersebutlah then met with Richard Burton, who then engaged love the location. They later married in 1964. Ten years of marriage, Taylor and Richard divorced.

Elizabeth Taylor as an actress famous for the sexy, glamorous, always the center of controversy and media attention. Ever get an Oscar twice. In 1960 the movie Butterfield and in 1966 in the film Who's Afraid of Virginia Woolf, both with the primary role of Elizabeth Taylor.

Selasa, 19 April 2011

membunuh malam

membunuhhanya derai air mata...
menuntunku di gelap malam
sendiri...
tanpa kawan..

isak tangisku..
terdengar dari relung hati..
hati yang luka
karena cinta...

cinta dirudung luka.
badai menerpa..
namun kuraih 1 hal
cinta itu buta

cinta sebenarnya..
adalah cinta pada yang ESA
cinta dengan ridho-Nya
menyembah ampunannya

Allah Maha Esa
kucari cinta-Mu..
dengan isak tangis ini
mengharap Mahabaah-Mu....

Senin, 18 April 2011

tangisan ibu pertiwi

tangisan
apa yang kalian lakukan ?
apakah kalian tahu betapa sakitnya ibu pertiwi ini ?
terhadap apa yang mereka lakukan
yang dilakukan tanpa beban

ibu pertiwi..
sedihnya kau
kurasa nian di hati
ku tahu, apa lara dan duka mu

bunda..
eksploitasi sepihak
tanpa timbal balik
tanpa kebijaksanaan

tahukah kau bunda..
anakmu ini
menangis di kala kau sedih
menangis di kala kau murka

bunda..
kau menangis
hartamu bukan tuk negeri ini
tuk negeri orang lainnya

maafkan kami bunda..
kuharap..
mereka dan kami sadar
betapa sedihnya engkau... : (

beban di pundak

beban

teman..
apakah kalian telah mnengok ke belakang ?
ke sejarah bangsa ini ?
dan apakah yang kalian dapatkan kawan ?

bangsa ini butuh kita
butuh semangat kita
butuh prestasi dan otak serta kerja keras kita
tuk mewujudkan asa satu bangsa

asa yang telah lama tenggelam
kan menjadi karam
kita adalah sosok bangsa
generasi muda Indonesia

beban yang ada di pundak kita
adalah beban satu bangsa
membangun Indonesia
mensejahterakan semua

gapailah kawan
karena kita bisa
kita pewujud asa bangsa
bangsa Bhineka Tunggal Ika

Bagus buat renungan (Baca saja klo ingin tahu)

Buat yang masih suka merenung 1001 pernyataan bijak yg mencegah resign serta jawaban ngasalnya. semoga dapat memprovokasi (klo ada yg mau nambahi silakan):
alkisah ada seorang engineer kenthir bernama prayitno,ST yg bekerja di pabrik manufaktur elektronik Jepang, ni orang baru aja lolos tes perusahaan BUMN yg mengelola gas alam (jelas gede duitnya) dan mau resign, berikut ini perdebatannya dengan manajernya kita singkat aja ya, sr asst Manajer dan Prayitno. 


Manager = edan kowe yo prayitno, lagi ES-2 dah mau resign, dimana morality kmu?

Prayitno = morality saya ikut berlari bersama morality perusahaan, yg nyuruh karyawannya lembur2 melebihi aturan pemerintah ampe sakit tapi tunjangan kesehatan gak full

Manager = sebenernya mau kmu apa? dimana2 kerja itu sama. Saya udah menjalani 2 company sebelum ini

Prayitno = karena kerja dimana2 itu sama, makanya saya gak ragu resign pak, wong sama aja kok, cuma rewardnya yg beda tho…. ya saya pilih yg rewardnya lebih

Manager = kenapa kmu gak mencoba profesional disini aja, klo alasannya reward, kan nanti karir serta salary kmu juga bakal naik klo kmu bertahan

Prayitno = kenapa saya harus nunggu, klo ada company yg nawarin itu skarang?

Manager   = tapi sayang sekali, saya pandang kmu yg paling berpotensi diantara yg lain

Prayitno  = bapak udah ngomong gitu ke semua engineer yg resign sebelum saya

Manager    = tidak, ini serius, kmu memiliki potensi besar, disini kmu bisa sukses! daripada kmu memulai lagi dari bawah di company lain yg blum ketauan ntar disana kmu bakal sukses ato gak

Prayitno = disini juga sama aja saya blum tau bakal sukses apa gak, wong namanya masa depan kok. Sama2 gak ketauan, tapi yg satu awalannya lebih baik, ya pilih yg lebih baik dunk……

Manager = maksud kmu lebih baik itu apa? money? uang itu bukan segala2nya

Prayitno = klo emang begitu ngapain company costdown gaji saya, apa artinya uang segitu untuk mempertahankan eksistensi engineer

Manager  = Kita kan tidak hanya mengejar uang. Klo orientasi kmu hanya uang, kmu hanya mengejar “live”. No difference with kambing, Bekerja hanya untuk bertahan hidup, Kmu itu engineer!!!! harus berorientasi pada yg lebih mulia, bekerja untuk berkarya, untuk mengembangkan diri

Prayitno  = saya pengennya seperti itu, makanya saya resign. Gimana saya mau lepas dari orientasi “live” klo tiap bulan saya harus pusing mikir bayaran kos, pulsa, makan, ngirim ortu, nabung buat merit. Naaaa skarang ada company yg nawarin itu, salary yg membuat saya tenang, tak berpikir lagi tentang “live exixtency”. So, boleh dunk saya ambil untuk menaikkan derajat pekerjaan saya

Manager = prayitno…. klo kmu ngejar yg lebih baik, gak akan abis2…. selalu ada yg lebih baik. saya sudah mengalaminya di 2 company terdahulu

Prayitno  = emang gak bakal abis pak…. karena itu, ngapain saya abisin disini? mending saya terus2an dapet yg lebih baik ampe brenti karena cape. lagian Bapak juga nyatanya bisa berhenti kan?

Manager  = Nyatanya itu si pak Bambang bisa sukses disini sampe level Director, itu karena dia sabar disini

Prayitno   = pantesan pak Bambang tampangnya kaya gitu. Dah nyingkirin brapa orang dia pak buat ke posisi itu? Iya jabatan si Director, tapi mobilnya sama ma manajer di company baru saya. mendingan saya jadi GM disana dunk daripada jadi director disini

Manager = inilah yg membuat bangsa kta gak maju2. Oportunis. Orang jepang maju karena loyal

Prayitno  = loyalitas tu kata2 pembenaran buat ngegaji orang dibawah level pendidikannya pak. Betul jepang itu maju. Tapi lihatlah, terjadi ketimpangan karir antara lelaki dan wanita. karena lelakinya gila kerja semua, mereka jarang menemui anaknya, akibatnya istri2 mereka harus mengimbanginya, ngalah keluar dari kerja buat nambal waktu bapak yg hilang untuk anak2nya karena bokapnya lebih cinta kerja daripada mereka. Tanya deh cewek jepang, lelaki jepang tu paling gak romantis. Ce bawa tas berat aja dicuekin

Manager = tapi dimana responsibility kmu?

Prayitno  = responsibility tu apa pak? perasaan dulu saya pernah punya, pas awal2 masuk disini, tapi kata2 itulah yg dijadikan pembenaran untuk menindas saya. Atas nama responsibility, saya mengorbankan kesehatan untuk ketepatan schedule launching produk yg jelas2 merupakan percepatan uang masuk ke kantong pemilik saham.

Betul, manusia harus punya responsibility. Apa responsibility paling utama? keluarga. Anak dan istri adalah amanah dari Yg Diatas.

Manager  = kmu kurang bersyukur, masih banyak orang yg susah dapet kerjaan

Prayitno = saya dah diterima Pak, itu rejeki dari Yg Diatas, Klo gak saya ambil, itu yg namanya gak bersyukur. Yg Diatas itu tau kebutuhan kta. Makanya Dia memberi saya kerjaan baru, mungkin karena kebutuhan saya meningkat. Selain itu, Yg Diatas juga memberi pekerjaan pada satu orang pengangguran yg akan menggantikan posisi saya disini setelah resign

Manager = EDAN KOWE PRAYITNOOOOO! !!!! nek ngono aku yo melu resign…… ….

Prayitno = raiso pak…. kowe wis tuwo. Cuma bisa ngelamar ke yg sesuai background. Cuma terbatas di sesama manufaktur elekronik hehehhee cacingan deh lo…..

INTINYA, SELALU ADA ALASAN LEBIH BAIK UNTUK RESIGN DARIPADA SETTLE
(ayo!!!!! tetap anti kemapanan All)

Minggu, 17 April 2011

Coba Renungkan

Dalam perjalanan kehidupan, sangat sering kita mengalami hal-hal yang tidak sesuai harapan kita. Seringkali kita mengalami hal-hal yang membawa kita kepada kegagalan dan keterpurukan.Kita juga sering tidak menyadari hal-hal yang sebenarnya penting, namun karena sifat egois dan kurangnya pengalaman, kita mengabaikannya.


Bagaimanapun masa lalu anda, itu hanya akan membawa kepada dua hal, yaitu kita lebih memaknai arti hidup, dan kita membutuhkan kekuatan serta visi baru yang lengkap untuk bangkit dan berlari lagi menghadapi masa depan dengan lebih bijaksana. Kegagalan di masa lalu hendaknya tidaklah membuat anda putus asa...

Kegagalan di masa lalu seharusnya menjadi batu loncatan di masa depan. Kegagalan di masa lalu seharusnya dan biasanya membawa kemenangan dan kebahagiaan besar di kemudian hari. Karena kegagalan memberikan pelajaran terbaik bagi hidup.

Orang yang gagal adalah orang yang tidak pernah mencoba. Satu-satunya orang yang tidak pernah melakukan kesalahan adalah orang yang tidak pernah berbuat apa-apa.

Kemenangan kita yang terbesar, bukan ketika kita tidak pernah jatuh, tetapi kita bangkit kembali setelah kita jatuh, dan KENYATAAN bahwa kita akan SELALU berhasil bangkit.

MARI BANGKIT LAGI MENCAPAI SEMUA IMPIAN TERBAIK ANDA
TIDAK PERNAH ada kata terlambat Kawanku..

Sabtu, 16 April 2011

menitih langkah harapku

menitih

ku akui..
langkah ini dan tapakan ini telah lelah
menanti semua harap yang asa
asa yang entah kemana

tapi..
semakin lama ku melangkah
semakin ku mengerti maksud dunia ini
semakin ku mengerti semua Esa mu ini

hanya Dia yang tahu
langkah kita akan tertuju kemana
hanya Dia yang tahu
Harap kita berjalan

hati yang mulai belajar
raga yang mulai mengenal
kan terus menuntun hidup ini
melangkah tuk harapan lebih pasti : )

Jumat, 15 April 2011

hingga mata tertutup

hingga

detik kian terus berlalu..
menapaki jejak hari demi hari
membuat raga ini semakin layu
menghadapi kerasnya hidup ini

manis pahitnya hidup ini
telah usang di makan tuanya jiwa ini
telah terasa bagai air yang mengalir
menuju batas dunia ini

oh tuhan
mungkinkah ini jalan terakhir
jalan yang akan kutempuh
jalan yang akan kutapak
hingga ku terlarut dalam simponi malaikat-Mu : )
membawa jiwa ini kedalam pelukkan surga-Mu

Kamis, 14 April 2011

Merencanakan Ekonomi cara Robert T. Kiyosaki

Pada tahun 1985, Robert T. Kiyosaki dan Kim, istrinya, tidak mempunyai tempat tinggal. Mereka tak punya pekerjaan dan hanya punya sedikit sisa tabungan. Kartu kredit mereka sudah melampaui batas pengambilan, dan mereka hidup di dalam sebuah Toyota cokelat usang dengan kursi reclining yang berfungsi sebagai tempat tidur. Kadang-kadang mereka melakukan pekerjaan serabutan dan mendapat beberapa dolar di sana sini.

Pada saat itu mereka diliputi keraguan yang dalam. Gagasan sebuah pekerjaan yang aman dan menjamin dengan slip gaji bulanan terasa sangat menggoda. Tapi karena keamanan kerja bukanlah yang mereka cari, mereka terus berjuang. Hidup dari hari ke hari, di tepi jurang kehancuran finansial.

 

Tahun itu, 1985, adalah tahun terburuk dalam hidup mereka, sekaligus yang terpanjang. Siapa pun yang mengatakan bahwa uang tidak penting sudah jelas tak pernah merasakan tidak punya uang dalam waktu lama. Mereka tahu, mereka selalu bisa mendapatkan pekerjaan bergaji tinggi yang aman dan menjamin. Mereka sama-sama lulusan perguruan tinggi dengan ketrampilan bekerja yang bagus dan etos kerja yang kuat. Tapi mereka tidak mencari keamanan pekerjaan. Mereka mencari kebebasan finansial.

Pada tahun 1989 mereka sudah menjadi jutawan. Meskipun tampak berhasil secara finansial di mata orang-orang, saat itu mereka tetap belum mencapai impian mereka. Mereka belum meraih kebebasan finansial yang sejati.  Masih diperlukan waktu sampai tahun 1994. Saat itulah mereka sudah tidak perlu lagi bekerja seumur hidup mereka. Mereka berdua sudah memperoleh kebebasan finansial. Robert berumur 47, Kim 37.

Sering sekali kita mendengar orang berkata, “Dibutuhkan uang untuk menghasilkan uang.

Robert tidak sependapat. Dari kondisi tuna wisma di tahun 1985 hingga menjadi jutawan di tahun 1989 dan kemudian mencapai kebebasan finansial di tahun 1994, mereka tidak membutuhkan uang. Mereka tidak mempunyai uang ketika memulainya, bahkan mereka memiliki utang.

Juga tidak dibutuhkan pendidikan formal yang tinggi. Robert punya ijazah perguruan tinggi, dan sejujurnya ia mengatakan bahwa mencapai kebebasan finansial tidak ada hubungannya dengan apa yang dipelajari di perguruan tinggi. Banyak orang sukses meninggalkan bangku sekolah tanpa memperoleh ijazah perguruan tinggi. Orang-orang seperti Thomas Edison, pendiri General Electric; Henry Ford, pendiri Ford Motor Co.; Bill Gates, pendiri Microsoft; Ted Turner, pendiri CNN; Michael Dell, pendiri Dell Computers; Steve Jobs, pendiri Apple Computer; dan Ralp Lauren, pendiri Polo. Pendidikan perguruan tinggi penting untuk profesi tradisional, tapi tidak bagi cara orang-orang ini mendapatkan kekayaan besar. Mereka mengembangkan bisnis mereka sendiri yang berhasil. Dan itulah yang dulu diupayakan Robert dan Kim dengan susah payah.


Jadi, apa yang dibutuhkan?


Mind Your Business with Financial Intelligence

Apakah Anda selama ini bekerja keras dan membuat orang lain kaya? Sejak kecil kebanyakan orang diprogram untuk mengurus bisnis orang lain dan membuat orang lain kaya. Hal ini diawali tanpa sadar dengan kata-kata nasihat sebagai berikut:
 

  1. “Kau harus bersekolah dan mendapat nilai bagus supaya bisa mempunyai pekerjaan yang aman dan menjamin dengan gaji tinggi serta tunjangan yang bagus.”
  2. “Kau harus bekerja keras supaya bisa membeli rumah impianmu, karena rumahmu adalah aset dan investasimu yang paling berharga.”
  3. “Hipotek menguntungkan kita karena pemerintah memberikan pemotongan pajak untuk pembayaran bunganya.”
  4. “Beli sekarang, bayar belakangan,” atau “Uang muka kecil, angsuran bulanan ringan,” atau “Silakan masuk dan menabung.”

 

Orang yang begitu saja mengikuti kata-kata nasihat itu sering menjadi:

 

  1. Pegawai, membuat atasan dan pemilik perusahaan kaya.
  2. Debitor, membuat bank dan kreditor kaya.
  3. Pembayar pajak, membuat pemerintah kaya.
  4. Konsumen, membuat banyak bisnis lain kaya.

 

Bukannya mencari jalur cepat finansial mereka sendiri, mereka membantu orang lain menemukan jalur cepat finansial mereka. Bukannya mengurus bisnis mereka sendiri, mereka bekerja keras seumur hidup mengurus bisnis orang lain.

CASHFLOW Quadrant


Menurut Robert Kiyosaki dalam bukunya “CASHFLOW Quadrant”, ada empat kuadran yang mungkin menjadi sumber penghasilan seseorang.

Diagram ini adalah CASHFLOW Quadrant.
Huruf dalam masing-masing kuadran mewakili:


E untuk employee (pegawai)
 
S untuk self-employed (pekerja lepas)
 
B untuk business owner (pemilik usaha)
 
I untuk investor (penanam modal)
 

CASHFLOW Quadrant mewakili berbagai metode yang berlainan untuk mendapatkan uang atau penghasilan. Sebagai contoh, seorang “E” mendapat uang dengan bekerja untuk orang lain atau perusahaan. Orang-orang “S” mendapat uang dengan bekerja untuk diri sendiri. Seorang “B” memiliki usaha yang menghasilkan uang, dan “I” mendapatkan uangnya dari berbagai investasi mereka – dengan kata lain, uang menghasilkan uang yang lebih banyak.

 

Seorang “E” (pegawai) bisa merupakan presiden direktur perusahaan atau tukang sapu perusahaan. Yang terpenting bukanlah apa yang mereka lakukan, tapi perjanjian mengikat yang mereka miliki dengan orang atau organisasi yang mempekerjakan mereka.

 

Dalam kelompok “S” (pekerja lepas) kita menemukan “profesional” berpendidikan tinggi yang menghabiskan waktu bertahun-tahun di bangku sekolah, seperti misalnya dokter, pengacara, dan akuntan. Juga dalam kelompok ini terdapat orang-orang yang mengambil jalur pendidikan di luar, atau di samping, aliran tradisional. Kelompok ini meliputi wiraniaga dan pemilik bisnis kecil seperti pemilik toko eceran, pemilik restoran, kontraktor, konsultan, ahli terapi, agen perjalanan, montir mobil, tukang ledeng, tukang kayu, pengkhotbah, tukang listrik, penata rambut, dan artis.

 

Seorang “B” nyaris merupakan lawan dari “S.”  Mereka senang mengitari diri mereka dengan orang-orang pandai dari keempat kategori. Tidak seperti “S” yang tak suka mendelegasikan pekerjaan (karena menganggap tidak ada yang bisa melakukannya dengan lebih baik), seorang “B” sejati suka mendelegasikan pekerjaan.

 

Perbedaan utama antara “S” dan “B” adalah, seorang “S” memiliki sebuah pekerjaan sedangkan seorang “B” memiliki sebuah sistem dan kemudian menyewa orang-orang yang berkompeten untuk menjalankan sistem itu. Atau dengan cara lain bisa dikatakan, dalam banyak kasus “S” adalah sistemnya. Itu sebabnya mereka tidak bisa pergi meninggalkan bisnisnya untuk waktu yang lama.

 

Sebaliknya, mereka yang merupakan “B” sejati bisa meninggalkan usaha mereka selama satu tahun atau lebih, dan pada saat kembali menemukan bisnis mereka lebih menguntungkan serta berjalan lebih baik dibanding ketika mereka tinggalkan. Dalam bisnis jenis “S” murni, jika sang “S” pergi selama satu tahun atau lebih, kemungkinan besar takkan ada bisnis yang tersisa ketika mereka kembali.
 

Pemilik bisnis “B” bisa berlibur selamanya karena mereka memiliki sebuah sistem, bukan sebuah pekerjaan. Jika “B” sedang berlibur, uangnya masih mengalir masuk. Sangat banyak orang yang bisa membuat burger lebih enak dari McDonald’s, tapi hanya McDonald’s yang mempunyai sistem yang telah menyajikan miliaran burger. Bill Gates dari Microsoft tidak membuat produk hebat. Ia membeli produk orang lain dan membangun sistem global yang canggih di sekitarnya.

 

“I” (investor) membuat uang dengan uang. Mereka tak perlu bekerja karena uang mereka bekerja untuk mereka. Kuadran “I” adalah arena bermain golongan kaya. Di kuadran manapun orang menghasilkan uang, jika berharap suatu hari akan kaya, mereka pada akhirnya harus memasuki kuadran “I”. Di dalam kuadran “I” inilah uang diubah menjadi kekayaan.

 

Itulah CASHFLOW Quadrant, yang sebenarnya hanya memaparkan perbedaan tentang cara memproleh penghasilan, entah itu sebagai “E” (pegawai), “S” (pekerja lepas), “B” (pemilik usaha), atau “I” (penanam modal).

 

Perbedaan pokok keempat kuadran itu terangkum di bawah ini:

 

E : Anda adalah pegawai yang bekerja untuk orang lain atau perusahaan.

S : Anda memiliki pekerjaan dan Anda terikat dengan pekerjaan itu.

B : Anda memiliki sistem dan orang lain bekerja untuk Anda.

I : Uang bekerja untuk Anda.


MEMILIH KUADRAN ANDA

 


Sebagian besar dari kita pernah mendengar bahwa rahasia memperoleh kekayaan besar adalah:


  1. OPT – Other People’s Time (Waktu Orang Lain).
  2. OPM – Other People’s Money (Uang Orang Lain).

 

OPT dan OPM ditemukan di sisi kanan Quadrant. Kebanyakan orang yang bekerja di sisi kiri Quadrant adalah OP (Other People) yang waktu dan uangnya dipergunakan oleh mereka yang berada di sisi kanan Quadrant. Di sisi kiri, para “E” dan “S” mungkin memiliki keamanan pekerjaan. Tapi, hanya dengan menjadi “B” atau “I” di sisi kanan Quadrant-lah Anda akan meraih kemanan dan kemudian kebebasan finansial.


 Dengan memilih bisnis jenis “B”, bukannya bisnis jenis “S”, Anda akan memperoleh keuntungan jangka panjang menggunakan “waktu orang lain”. Salah satu kelemahan menjadi “S” yang berhasil adalah: keberhasilan itu berarti harus bekerja lebih keras. Dengan kata lain, pekerjaan yang bagus menghasilkan kerja yang lebih keras dan jam kerja yang lebih panjang

Dalam merancang bisnis di sisi kanan Quadrant, sukses berarti meningkatkan sistem dan melibatkan lebih banyak orang. Dengan kata lain, kita bekerja lebih sedikit, menghasilkan uang lebih banyak, dan menikmati lebih banyak waktu luang.

 

Di seluruh Quadrant dibutuhkan kecerdasan finansial. Jika ingin beroperasi di sisi kanan Quadrant, yaitu sisi “B” dan “I”, Anda harus lebih pandai daripada jika memilih diam di sisi kiri Quadrant sebagai “E” dan “S”. Untuk menjadi “B” atau “I”, Anda harus bisa mengendalikan ke arah mana cash flow Anda mengalir.


 

KEKAYAAN DAN CASH FLOW

Robert Kiyosaki mendefinisikan kekayaan sebagai: “Jumlah hari di mana Anda bisa bertahan tanpa bekerja secara fisik (atau tanpa siapa pun dalam keluarga Anda bekerja secara fisik) dan tetap mempertahankan tingkat kehidupan Anda.”

Sebagai contoh: Jika pengeluaran Anda adalah Rp. 1.000.000,- per bulan, dan jika Anda memiliki tabungan sebesar Rp. 3.000.000,- maka kekayaan Anda adalah sekitar 3 bulan atau 90 hari. Kekayaan diukur dalam satuan waktu, bukan uang.

Jadi, yang penting bukanlah terutama tentang berapa banyak uang yang Anda hasilkan, tapi lebih mengenai berapa banyak uang yang Anda simpan, seberapa keras uang itu bekerja untuk Anda, dan berapa banyak generasi yang bisa Anda hidupi dengan uang itu. Itulah yang disebut kecerdasan finansial.

Beberapa tahun lalu, sebuah artikel menuliskan bahwa sebagian besar orang kaya menerima 70% penghasilan mereka dari investasi, atau dari kuadran “I”, dan kurang dari 30%-nya dari gaji, atau dari kuadran “E”. Dan jika bekerja sebagai “E”, maka kemungkinan besar mereka adalah pegawai perusahaan mereka sendiri.

Bagi kebanyakan orang lain, yaitu golongan miskin dan kelas menengah, setidaknya 80% penghasilan mereka berasal dari gaji di kuadran “E” atau “S” dan kurang dari 20% berasal dari investasi, atau dari kuadran “I”.

Banyak orang percaya bahwa hanya dengan menghasilkan lebih banyak uang, masalah finansial mereka akan selesai. Tapi, dalam banyak kasus, hal ini malah hanya menimbulkan masalah keuangan yang lebih besar. Alasan utama orang mempunyai masalah keuangan adalah karena mereka tidak pernah mendapat pelajaran tentang pengelolaan cash flow. Tanpa latihan ini mereka akhirnya mendapat masalah keuangan, lalu mereka bekerja lebih keras dengan keyakinan bahwa lebih banyak uang akan memecahkan masalah mereka.

Jadi, jika Anda ingin mengurus bisnis Anda sendiri, langkah berikut sebagai CEO bisnis hidup Anda adalah mengendalikan cash flow Anda. Jika Anda tidak melakukannya, menghasilkan lebih banyak uang takkan membuat Anda bertambah kaya… bahkan, lebih banyak uang membuat sebagian besar orang semakin miskin karena mereka sering pergi membelanjakannya dan semakin dalam terbenam utang setiap kali mendapat kenaikan gaji.

Seperti dinyatakan oleh Robert Kiyosaki dalam bukunya “Rich Dad Poor Dad,” ada tiga pola cash flow dasar. Satu untuk kelompok miskin, satu untuk kelompok kelas menengah, dan satu untuk kelompok kaya. Inilah pola cash flow untuk kelompok miskin:



Dan ini adalah pola cash flow kelas menengah:


Pola cash flow ini dianggap “normal” dan “inteligent” oleh masyarakat kita. Karena orang-orang yang mempunyai pola ini kemungkinan memiliki pekerjaan dengan bayaran tinggi, rumah bagus, mobil, dan kartu kredit.

Inilah yang disebut impian kelas pekerja.

Mempunyai pola cash flow kelas menengah memang normal di Era Industri, tapi hal itu bisa berbahaya di Era Informasi. Seiring dengan berkembangnya kecerdasan finansial, banyak  orang yang mulai menyadari kesulitan finansial yang sedang mereka alami, meskipun masyarakat menganggap mereka “normal secara finansial.”


Ketika pemahaman itu timbul, Anda harus mulai berpikir seperti orang kaya dan bukannya seperti pekerja keras kelas menengah. Dengan mengubah pola berpikir Anda seperti pola berpikir kelompok kaya, Anda akan mulai mencari pola cash flow seperti ini:
 

Inilah pola pemikiran mental yang diajarkan oleh Robert Kiyosaki.

Ia tidak menyarankan Anda menjadi kecanduan pekerjaan dengan bayaran tinggi, tapi agar Anda mengembangkan pola pemikiran yang hanya terpusat pada aset dan pemasukan dalam bentuk capital gain, deviden, pemasukan uang sewa, pemasukan residual bisnis, dan royalti atau passive income.


Bagi Anda yang ingin berhasil di Era Informasi, semakin cepat mulai mengembangkan kecerdasan finansial serta emosional untuk berpikir dalam pola ini, semakin cepat Anda akan merasa lebih aman secara finansial dan menemukan kebebasan finansial. Dalam dunia di mana terdapat semakin sedikit keamanan pekerjaan, pola cash flow ini terasa lebih masuk akal. Dan untuk mencapai pola ini Anda perlu melihat dunia dari sisi “B” dan “I”, tidak hanya dari kuadran “E” dan “S” saja.

Di Era Informasi, gagasan kerja keras tidak mempunya arti yang sama dengan Era Agraria dan Era Industri. Di Era Informasi, orang yang bekerja fisik paling keras akan dibayar paling sedikit. Jadi, ungkapan “pakai otak, jangan pakai otot” maksudnya bukan memakai otak di kuadran “E” dan “S”. Yang dimaksud adalah memakai otak di kuadran “B” dan “I”. Itulah pola berpikir Era Informasi, yang membuat kecerdasan finansial dan emosional sangat penting saat ini seperti halnya di masa depan.