Sabtu, 02 Juni 2012

Fokus Menggapai Impian


Ketika kita berharap untuk mendapatkan sesuatu, kita pasti selalu membayangkan untuk mendapatkan suatu hal tersebut dalam kondisi yang maksimal. Misalnya kita berharap agar bisa sekolah di lembaga pendidikan yang terbaik, berharap untuk memiliki mobil termewah, hingga berharap untuk bisa masuk surga. Semuanya sah saja karena hal itu juga tidak terlepas dari naluri manusia untuk selalu mendapatkan yang lebih. Toh dalam berharap itu gratis dan tiada batasan. Jadi, kalau kita saja tidak berani berharap bagaimana kita bisa benar-benar mewujudkannya?

Masalah kemudian muncul ketika kita harus dihadapkan pada sisi realisasi. Setelah kita berharap, bisakah kita utuk mewujudkannya? Semua tergantung pada niat awal kita. Jika dari awal memang kita sudah bertekad bulat untuk meraihnya, maka untuk selanjutnya semua proses untuk meraih harapan itu akan menjadi mungkin meski harus melalui proses yang berliku.

Kita sudah memutuskan untuk meraih sesuatu. Tentu saja agar semua keputusan itu tidak hanya bersifat angan belaka, kita harus konsisten untuk sungguh-sungguh berusaha meraihnya. Kita harus fokus! Berjuang terus tanpa henti untuk meraihnya. Dalam proses mencapai harapan itu tentu ada hambatan yang menghadang. Tapi, kita tidak boleh cengeng. Semua harus kita hadapi karena itulah bayaran yang harus kita berikan untuk mendapatkan harapan yang kita inginkan.
Bukankah untuk mendapatkan sesuatu yang besar itu juga diperlukan pengorbanan yang besar?

Fokuslah terhadap apa yang ingin kita capai. Jangan sampai patah semangat menghentikan langkah kita. Sesungguhnya, perjuangan mencapai sesuatu itu dinyatakan selesai ketika kita sudah menyerah dan tidak ada lagi niat, bukan karena besarnya masalah yang menghadang. Fokuslah terhadap apa yang semestinya harus kita lakukan. Kerjakan dengan sebaik mungkin dan awalilah dengan sebuah niat yang tulus. Jika kita sudah fokus dan bersungguh-sungguh dalam berusaha menggapai harapan dan impian, maka semuanya akan kita dapatkan pada akhir waktunya nanti. Berusahalah dan berdoa.