Semua orang pasti mengenal batu permata dan debu. Batu permata begitu berharga, sedangkan debu tidak sama sekali. Postingan ini tidak akan membahas mengenai seperti apa itu batu permata dan seperti apa itu debu. Akan tetapi, postingan ini akan menggunakan keduanya sebagai analogi (perumpamaan) yang menggambarkan keadaan hidup manusia seperti kita sekarang ini.
Kita sebagai manusia hidup dalam keterbatasan. Dengan keterbatasan tersebut, kini dituntut untuk tetap berusaha sebaik mungkin untuk mendapatkan apa yang kita butuhkan dan kita inginkan. Semua manusia itu sama, baik usahanya maupun yang lainnya. Akan tetapi, apa sih yang membedakan di antara kita? Yup, karakter kita masing-masing lah yang membentuk sikap kita ini seperti apa. Sikap lah yang kemudian menjadi acuan apakah orang ini bisa dikatakan sebagai orang yang baik atau sebaliknya.
Sikap yang baik ditandai dengan banyak menolong, baik hati, ramah, tidak sombong, berperilaku adil, bijaksana, dan menampakan kebaikan-kebaikan umum lainnya. Bagaimana dengan sikap kita yang buruk? Iya, sebaliknya dari sikap baik itu lah kita bisa dikatakan memiliki sikap yang buruk.
Kedua sikap ini ternyata memiliki pengaruh yang besar dalam kehidupan kita di masyarakat. Kita yang memiliki sikap yang baik ibarat batu permata di tengah gundukan batu kerikil. Kita akan mulia. Kita akan dihargai. Kita akan memiliki kedudukan yang tinggi. Kedudukan apa? Bukankah kedudukan manusia di mata tuhan itu sama? Iya benar, tapi ruang lingkup semua ini adalah horizontal, berkaitan dengan sosial kemanusiaan. Bagaimana dengan kita yang memiliki sikap yang buruk? Sudah pasti! Kedudukan social kita akan rendah. Tidak dibutuhkan, bahkan diacuhkan masyarakat.
Seseorang yang bersikap baik akan selalu dicari oleh masyarakat. Kebaikannya seperti keindahan batu permata. Seseorang akan merasa terhormat bila berada di dekat orang yang baik, ibarat ia sedang menggunakan perhiasan batu permata bukan? Orang ini akan diharapkan kedatangannya, dan dirindukan saat kepergiaanya. Bagaimana dengan orang yang bersikap buruk? Jelas, kebalikan dari semua ini! Orang-orang begitu enggan untuk berada di dekatnya. Tidak ada orang yang mau mendekatinya. Ia layaknya sampah masyarakat! Ke mana pun ia mendekat, selalu membawa resah dan masalah. Ibarat debu, ke mana pun debu itu hinggap pasti akan menjadikan kotor bukan?
Jika memang dalam kehidupannya yang sekarang orang baik itu belum terkenal, pada kehidupan generasi selanjutnya namanya pasti akan dikenang sebagai seorang yang mulia. Ibarat batu permata, ia terkubur dalam tanah. Tidak ada orang yang tahu dan susah untuk ditemukan. Akan tetapi, saat ia ditemukan maka akan menjadi sebuah barang yang sangat berharga nilainya. Bagaimana dengan orang yang bersikap buruk? Jika orang ini dikenal pada zaman hidupnya, maka digenerasi mendatang pasti dia akan dikanal sebagai biangnya masalah. Bukankah debu itu jika lama kelamaan menempel dan sudah membekas banyak akan membuat yang ditempeli itu terkena masalah (menjadi kotor)?
Karena itu, betapa pentingnya bagi kita untuk bisa menjadi orang yang baik. Menjadi orang yang bermanfaat bagi sesamanya. Bagaimana caranya? Mulai lah untuk membuka pintu hati dan pintu pikiran kita. Yakin lah jika setiap manusia itu memiliki sikap dasar sebagai orang yang baik! Hanya saja mungkin karena berbagai faktor dari luar yang sudah membuat diri kita menjadi orang yang buruk. Jika keburukan kita sudah parah, maka cepat-cepat bertobat lah! Ibarat debu yang menempel pada batu permata, tobat itu akan membersihkan diri kita dari segala keburukan dan dosa yang kita terima. Ibarat air hujan yang menetes dan melunturkan debu yang menempel pada batu permata. Indah bukan?
Karena itu, mari lah kita menjadi pribadi yang baik dan bermanfaat. Tidak ada kata terlambat untuk berubah. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Menjadi orang biasa tanpa sering melakukan dosa itu sudah cukup baik. Akan tetapi, akan menjadi sangat baik jika kita menjadi orang yang memiliki sikap yang benar-benar baik!
Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan!
bukan kebetulan kita terlahir seperti ini dan dalam keadaan seperti ini..
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi islam. Tampilkan semua postingan
Jumat, 03 Juni 2011
Selasa, 23 November 2010
KIAT MENINGKATKAN AMALAN SEDEKAH
sedekah merupakan salah satu amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan bagi umat muslim mengingat besarnya manfaatnya.
jika kita mengetahui apa sebenarnya keajaiban yang ditimbulkan dibalik sedekah, pasti kita akan semakin terpacu untuk berlomba-lomba meningkatkan amalan sedekah kita.
sedekah adalah perbuatan yang mulia, karena selain memberikan manfaat kepada diri sendiri bentuk sedekah materiil juga akan memberikan manfaat yang besar bagi orang yang menerimanya.
lalu, bagaimana kiatnya agar kita senantiasa bersedekah bahkan kualitas sedekah kita semakin baik dari waktu ke waktu?
sederhana, tanamkanlah keyakinan, niat yang tulus, serta motivasi yang tinggi saat kita hendak bersedekah.
hal-hal yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan amalan sedekah kita antara lain;
1. tidak perlu menunggu ikhlas dan biasakan diri untuk bersedekah.
jika kita termasuk kategori orang-orang yang sulit untuk bersedekah, maka lakukanlah kebiasaan untuk bersedekah. tidak perlu diiringi dulu dengan niat yang ikhlas pada awal mulanya, tapi cukup lakukan saja kegiatan bersedekah ini sebagai rutinitas sehari-hari. jika kita tidak terbiasa untuk bersedekah dan cenderung menunggu sedekah sampai muncul keikhlasan, lalu kapan lagi kita akan bersedekah?
bukankah dalam shalat itu juga menganjurkan kita untuk shalat dengan khusyuk? lalu, apakah kita akan menunggu untuk tidak akan shalat sampai kita mampu shalat dengan khusuk? tentu tidak bukan? begitu pula dengan sedekah. yang pada awalnya kita merasa tidak ikhlas saat memberikannya, seiring berjalannya waktu juga kita akan terbiasa dan sedikit demi sedikit mulai bersikap ikhlas dalam bersedekah.
kalaupun kita tidak ikhlas, setidaknya dengan kita bersedekah masih dapat membantu menyenangkan orang lain yang membutuhkan bukan?
yang pertama kali kita butuhkan adalah melakukan sedekah itu sendiri dan tidak menunda-nunda melakukannya.
2. pikirkan tentang keajaiban yang akan muncul setelah kita bersedekah.
sedekah dapat memunculkan beragam keajaiban bagi kita yang menjalaninya. dalam Al qur'an dijelaskan jika sedekah itu dapat menambah kekayaan yang balasan sedekah itu diibaratkan seperti menanam benih yang akan tumbuh tujuh tangkai, dan masing-masing tangkai itu akan ditumbuhi seratus bulir benih baru. sungguh balasan materiil yang luar biasa besarnya bukan?
beberapa manfaat lain yang dapat dirasakan seperti sedekah dapat menghindarkan manusia dari kematiaan yang menyakitkan, mendapatkan perlindungan Allah dari marabahaya, serta mengubah takdir manusia.
saat kita mengetahui besarnya manfaat yang ditimbulkan dari sedekah, maka hal itu akan semakin menambah motivasi kita untuk terus dan semakin terus meningkatkan sedekah kita.
3. perbaiki niat kita dalam bersedekah.
saat kita telah terbiasa dengan bersedekah, hal yang perlu kita lakukan adalah memperbaiki niat kita dalam bersedekah tersebut. jangan sampai sedekah kita selamanya menjadi sia-sia hanya karena kita tidak memiliki niat yang ikhlas saat mengerjakannya. berikan sugesti jika uang yang telah kita sedekahkan anggap saja sebagai uang hilang yang akan diganti Allah dikemudian hari dengan jumlah yang sangat besar.
niat ini sangat penting karena semua amal kebaikan selalu dimulai dan dinilai dengan niat. shalat, zakat, puasa, dan amalan-amalan kebaikan lainnya tidak akan dianggap sah tanpa disertai niat yang benar semata-mata hanya untuk mengharapkan keridhaan Allah swt.
4. ajak orang lain untuk ikut bersedekah.
jika kita telah terbisa untuk bersedekah secara ikhlas, jangan ragu lagi untuk mengajak sesama muslim dalam mengerjakan sedekah. sedekah dapat diibaratkan sebagai sebuah amalan kebaikan yang memiliki nilai sosial tinggi, karena manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh diri kita sendiri tetapi juga orang sekitar yang menerima sedekah kita. semakin banyak kita bersedekah, maka manfaat sosial yang akan ditimbulkannya pun akan semakin besar. dengan demikian, ajaklah teman-teman disekitar kita untuk bersedekah agar tidak hanya diri kita saja yang merasakan nikmat tetapi juga orang lain, baik teman yang kita ajak sedekah tersebut maupun orang-orang yang menerima sedekah kita.
sehingga, hal tersebut juga sedikit banyak akan mempengaruhi kualitas kita dalam bersedekah. sedekah kita akan bertambah banyak dan niat kita dalam bersedekah pun akan semakin ikhlas.
5. anggap sedekah sebagai hal yang menyenangkan.
sesuatu yang dikerjakan atas dasar sebagai sebuah kebiasaan yang menyenangkan pasti akan selalu dikerjakan bahkan cenderung untuk mengalami peningkatan dalam intensitas pengerjaannya, begitu pula dengan bersedekah. semakin kita merasakan kesenangan dalam bersedekah, maka kuantitas dan kualitas sedekah kita pun akan semakin meningkat dengan sendirinya. jangan anggap sedekah sebagai sebuah beban yang memberatkan. jika kita memang tidak mampu untuk bersedekah secara materiil, kita juga masih dapat menjalankan sedekah dalam bentuk yang lainnya. seperti membaca tasbih, takbir, tahmid, tahlih, hingga berhubungan suami istri sampai mengerjalakan amar ma'ruf nahi mungkar.
jika bersedekah sudah menjadi rutinitas yang menyenangkan bagi kita, maka seterusnya sedekah pun akan menjadi bagian dari diri kita yang tak akan terpisahkan.
6. utamakan untuk bersedekah materiil.
meski sedekah itu wujudnya bermacam-macam, akan tetapi lebih baik bagi kita yang mampu untuk melakukan amalan sedekah materiil. dengan sedekah materiil tidak hanya bermanfaat bagi diri kita sendiri, tetapi juga orang yang menerima sedekah. bayangkan saja apa yang akan terjadi jika orang yang kelaparan hanya kita beri sedekah senyum? bahkan bayi yang baru lahir pun dapat melakukannya bukan? tentunya sedekah dalam bentuk materi lebih berarti karena dampaknya akan terasa kepada orang lain sehingga hal tersebut secara tidak langsung akan membawa kita pada sikap dermawan dan senantiasa berusaha untuk melakukan sedekah setiap saat.
7. sebisa mungkin alokasikan harta kita untuk bersedekah.
jika kita ingin masuk ke wc umum, kita diwajibkan untuk membayarkan sejumlah kepada pengelolanya. akan tetapi, pernahkah kita membandingkannya saat kita juga memasuki masjid? bahkan saat memasuki rumah Allah swt pun kita tidak memberikan sumbangan sedikitpun untuk masjid tersebut. jika kita mampu untuk mengalokasikan harta kita untuk kebutuhan duniawi, kenapa kita tidak bisa melakukan hal yang sama untuk sedekah? padahal di balik sedekah yang kita lakukan pasti tersembunyi beragam kejutan yang begitu besar bukan?
apabila kita mampu untuk menyisihkan sebagian harta kita untuk bersedekah tentu saja akan membuat kita menjadi lebih mudah dan lebih leluasa untuk bersedekah. kiat akan menjadi semakin sering bersedekah dan kita juga akan menjadi semakin banyak bersedekah.
jangan takut untuk bersedekah, karena sedekah tidak akan membuat kita menjadi miskin. bahkan sebaliknya harta kita akan dilipat gandakan berkali-kali lipat oleh Allah swt.
bersedekah selalu memberikan kenikmatan bagi orang yang melakukannya maupun kepada orang yang menerima sedekah. karena itu, berlomba-lombalah kita sebagai umat muslim dalam kebaikan untuk senantiasa bersedekah dan meningkatkan kualitas sedekah kita.
dengan niat yang tulus, Insya Allah sedekah kita akan selalu bermanfaat bagi hidup kita di dunia dan akhirat.
jika kita mengetahui apa sebenarnya keajaiban yang ditimbulkan dibalik sedekah, pasti kita akan semakin terpacu untuk berlomba-lomba meningkatkan amalan sedekah kita.
sedekah adalah perbuatan yang mulia, karena selain memberikan manfaat kepada diri sendiri bentuk sedekah materiil juga akan memberikan manfaat yang besar bagi orang yang menerimanya.
lalu, bagaimana kiatnya agar kita senantiasa bersedekah bahkan kualitas sedekah kita semakin baik dari waktu ke waktu?
sederhana, tanamkanlah keyakinan, niat yang tulus, serta motivasi yang tinggi saat kita hendak bersedekah.
hal-hal yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan amalan sedekah kita antara lain;
1. tidak perlu menunggu ikhlas dan biasakan diri untuk bersedekah.
jika kita termasuk kategori orang-orang yang sulit untuk bersedekah, maka lakukanlah kebiasaan untuk bersedekah. tidak perlu diiringi dulu dengan niat yang ikhlas pada awal mulanya, tapi cukup lakukan saja kegiatan bersedekah ini sebagai rutinitas sehari-hari. jika kita tidak terbiasa untuk bersedekah dan cenderung menunggu sedekah sampai muncul keikhlasan, lalu kapan lagi kita akan bersedekah?
bukankah dalam shalat itu juga menganjurkan kita untuk shalat dengan khusyuk? lalu, apakah kita akan menunggu untuk tidak akan shalat sampai kita mampu shalat dengan khusuk? tentu tidak bukan? begitu pula dengan sedekah. yang pada awalnya kita merasa tidak ikhlas saat memberikannya, seiring berjalannya waktu juga kita akan terbiasa dan sedikit demi sedikit mulai bersikap ikhlas dalam bersedekah.
kalaupun kita tidak ikhlas, setidaknya dengan kita bersedekah masih dapat membantu menyenangkan orang lain yang membutuhkan bukan?
yang pertama kali kita butuhkan adalah melakukan sedekah itu sendiri dan tidak menunda-nunda melakukannya.
2. pikirkan tentang keajaiban yang akan muncul setelah kita bersedekah.
sedekah dapat memunculkan beragam keajaiban bagi kita yang menjalaninya. dalam Al qur'an dijelaskan jika sedekah itu dapat menambah kekayaan yang balasan sedekah itu diibaratkan seperti menanam benih yang akan tumbuh tujuh tangkai, dan masing-masing tangkai itu akan ditumbuhi seratus bulir benih baru. sungguh balasan materiil yang luar biasa besarnya bukan?
beberapa manfaat lain yang dapat dirasakan seperti sedekah dapat menghindarkan manusia dari kematiaan yang menyakitkan, mendapatkan perlindungan Allah dari marabahaya, serta mengubah takdir manusia.
saat kita mengetahui besarnya manfaat yang ditimbulkan dari sedekah, maka hal itu akan semakin menambah motivasi kita untuk terus dan semakin terus meningkatkan sedekah kita.
3. perbaiki niat kita dalam bersedekah.
saat kita telah terbiasa dengan bersedekah, hal yang perlu kita lakukan adalah memperbaiki niat kita dalam bersedekah tersebut. jangan sampai sedekah kita selamanya menjadi sia-sia hanya karena kita tidak memiliki niat yang ikhlas saat mengerjakannya. berikan sugesti jika uang yang telah kita sedekahkan anggap saja sebagai uang hilang yang akan diganti Allah dikemudian hari dengan jumlah yang sangat besar.
niat ini sangat penting karena semua amal kebaikan selalu dimulai dan dinilai dengan niat. shalat, zakat, puasa, dan amalan-amalan kebaikan lainnya tidak akan dianggap sah tanpa disertai niat yang benar semata-mata hanya untuk mengharapkan keridhaan Allah swt.
4. ajak orang lain untuk ikut bersedekah.
jika kita telah terbisa untuk bersedekah secara ikhlas, jangan ragu lagi untuk mengajak sesama muslim dalam mengerjakan sedekah. sedekah dapat diibaratkan sebagai sebuah amalan kebaikan yang memiliki nilai sosial tinggi, karena manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh diri kita sendiri tetapi juga orang sekitar yang menerima sedekah kita. semakin banyak kita bersedekah, maka manfaat sosial yang akan ditimbulkannya pun akan semakin besar. dengan demikian, ajaklah teman-teman disekitar kita untuk bersedekah agar tidak hanya diri kita saja yang merasakan nikmat tetapi juga orang lain, baik teman yang kita ajak sedekah tersebut maupun orang-orang yang menerima sedekah kita.
sehingga, hal tersebut juga sedikit banyak akan mempengaruhi kualitas kita dalam bersedekah. sedekah kita akan bertambah banyak dan niat kita dalam bersedekah pun akan semakin ikhlas.
5. anggap sedekah sebagai hal yang menyenangkan.
sesuatu yang dikerjakan atas dasar sebagai sebuah kebiasaan yang menyenangkan pasti akan selalu dikerjakan bahkan cenderung untuk mengalami peningkatan dalam intensitas pengerjaannya, begitu pula dengan bersedekah. semakin kita merasakan kesenangan dalam bersedekah, maka kuantitas dan kualitas sedekah kita pun akan semakin meningkat dengan sendirinya. jangan anggap sedekah sebagai sebuah beban yang memberatkan. jika kita memang tidak mampu untuk bersedekah secara materiil, kita juga masih dapat menjalankan sedekah dalam bentuk yang lainnya. seperti membaca tasbih, takbir, tahmid, tahlih, hingga berhubungan suami istri sampai mengerjalakan amar ma'ruf nahi mungkar.
jika bersedekah sudah menjadi rutinitas yang menyenangkan bagi kita, maka seterusnya sedekah pun akan menjadi bagian dari diri kita yang tak akan terpisahkan.
6. utamakan untuk bersedekah materiil.
meski sedekah itu wujudnya bermacam-macam, akan tetapi lebih baik bagi kita yang mampu untuk melakukan amalan sedekah materiil. dengan sedekah materiil tidak hanya bermanfaat bagi diri kita sendiri, tetapi juga orang yang menerima sedekah. bayangkan saja apa yang akan terjadi jika orang yang kelaparan hanya kita beri sedekah senyum? bahkan bayi yang baru lahir pun dapat melakukannya bukan? tentunya sedekah dalam bentuk materi lebih berarti karena dampaknya akan terasa kepada orang lain sehingga hal tersebut secara tidak langsung akan membawa kita pada sikap dermawan dan senantiasa berusaha untuk melakukan sedekah setiap saat.
7. sebisa mungkin alokasikan harta kita untuk bersedekah.
jika kita ingin masuk ke wc umum, kita diwajibkan untuk membayarkan sejumlah kepada pengelolanya. akan tetapi, pernahkah kita membandingkannya saat kita juga memasuki masjid? bahkan saat memasuki rumah Allah swt pun kita tidak memberikan sumbangan sedikitpun untuk masjid tersebut. jika kita mampu untuk mengalokasikan harta kita untuk kebutuhan duniawi, kenapa kita tidak bisa melakukan hal yang sama untuk sedekah? padahal di balik sedekah yang kita lakukan pasti tersembunyi beragam kejutan yang begitu besar bukan?
apabila kita mampu untuk menyisihkan sebagian harta kita untuk bersedekah tentu saja akan membuat kita menjadi lebih mudah dan lebih leluasa untuk bersedekah. kiat akan menjadi semakin sering bersedekah dan kita juga akan menjadi semakin banyak bersedekah.
jangan takut untuk bersedekah, karena sedekah tidak akan membuat kita menjadi miskin. bahkan sebaliknya harta kita akan dilipat gandakan berkali-kali lipat oleh Allah swt.
bersedekah selalu memberikan kenikmatan bagi orang yang melakukannya maupun kepada orang yang menerima sedekah. karena itu, berlomba-lombalah kita sebagai umat muslim dalam kebaikan untuk senantiasa bersedekah dan meningkatkan kualitas sedekah kita.
dengan niat yang tulus, Insya Allah sedekah kita akan selalu bermanfaat bagi hidup kita di dunia dan akhirat.
KRITERIA SEDEKAH YANG DIANGGAP AFDHOL
sudah menjadi rahasia umum jika bersedekah mampu memberikan banyak manfaat bagi kita yang menjalaninya. menumbuhkan harta kekayaan, mendapatkan perlindungan Allah dari marabahaya, dan mampu mengubah takdir merupakan segelintir keajaiban yang ditimbulkan dari bersedekah.
meski dalam agama islam hukum bersedekah itu tidak diwajibkan, tetapi alangkah baiknya kita tetap mengerjakannya sebagai sebuah rutinitas yang bermanfaat. akan tetapi, dalam pelaksanaannya tidak semua sedekah yang kita kerjakan itu bernilai afdhol.
sebab, dalam sebuah hadits terdapat penjelasan nabi muhammad saw tentang aktivitas sedekah yang bernilai afdhol. perbedaan yang membuat munculnya ketidaksamaan apakah sedekah tersebut afdhol atau tidak terletak pada seberapa besar kondisi, motivasi, dan hambatan bagi orang tersebut untuk bersedekah. semakin besar hambatan atau tantangan baginya untuk bersedekah, maka akan semakin afdhol baginya saat mengeluarkan sedekah.
adapun kriteria untuk menggambarkan ciri-ciri orang yang paling afdhol dalam mengerjakan sedekah antara lain ;
1. dalam keadaan sehat dan sedang berambisi serta tamak dalam mengejar keuntungan duniawi.
saat seseorang dalam keadaan ingin menjadi kaya dan ingin menambah kekayaannya, biasanya diselingi dengan sikap tamak dalam mengejar kekayaan yang ingin dia dapatkan. di dalam diri orang seperti ini biasanya juga tertanam sikap untuk menunda-nunda sedekah. karena dia akan beranggapan daripada mengeluarkan sedekah yang kecil, akan lebih baik jika dia mengeluarkan sedekahnya langsung dalam jumlah yang signifikan saat sudah kaya nanti. jika memiliki kelebihan uang pasti sangat sedikit bahkan tidak ada minat baginya untuk bersedekah karena akan lebih diprioritaskan ke investasi untuk menumbuhkembangkan usahanya.
dalam kondisi yang seperti ini, tentu akan menjadi sangat afdhol apabila orang tersebut mau untuk mengeluarkan sedekahnya.
2. saat seseorang yang menjadi kaya.
seseorang yang ingin menjadi kaya dan sudah memiliki kekayaan, tidak lebih afdhol bagi dirinya saat mengeluarkan sedekah dibanding orang yang tamak dalam kekayaan. hal ini dikarenakan dia sadar dan meyakini jika kekayaan yang didapatkannya berasal dari Allah swt. karena itulah saat ia mempunyai harta yang berlebih, ia sadar jika sebagian harta yang dimilikinya merupakan hak dari orang-orang yang kurang mampu.
3. saat seseorang takut untuk jatuh miskin.
orang yang hidup berkecukupan pada umumnya pasti akan berpikir tentang bagaimana caranya agar ia dapat bertambah kaya. akan tetapi, terkadang ada juga orang yang bersedekah karena takut miskin. ia takut jika Allah akan murka karena ia bersikap pelit dan tidak peduli terhadap sesama. pada golongan seperti ini nilai sedekahnya menjadi kurang afdhol karena ia bersedekah atas paksaan keadaan.
4. seseorang yang hendak meninggal dunia.
sudah kita ketahui bersama jika Allah swt tidak akan menerima amalan kebaikan seseorang dalam berbentuk apapun saat nyawanya hendak dicabut dan sudah melewati batas tenggorokan. seseorang yang bersedekah ketika sudah dalam keadaan yang kritis dan sadar jika ajal akan segera menjemputnya, nilai sedekahnya akan kurang afdhol karena dalam melakukan hal tersebut didasarkan kepada hal yang memaksa. dia beranggapan jika harta yang sudah tidak berguna karena tidak akan dibawa mati tersebut lebih baik disedekahkan melalui wasiat kepada kerabat dekatnya untuk menambah amal kebaikannya.
hal tersebut ia lakukan karena terjepit oleh keadaan yang memaksanya.
secara umum orang yang memiliki kebebasan untuk mengeluarkan sedekah atau tidak melakukan sedekah memiliki nilai sedekah yang lebih afdhol apabila ia mengeluarkan sedekahnya daripada seseorang yang bersedekah karena kondisi yang memaksa. karena berkaitan dengan keikhlasan orang tersebut dalam mengeluarkan sedekahnya.
terlepas dari semua itu, sebaiknya jika kita bersedekah materiil tetap dengan niat yang tulus dan ikhlas untuk membantu sesama. hindarilah memikirkan kenikmatan yang akan kita peroleh karena itu akan mendorong diri kita untuk dapat bersikap lebih ikhlas.
karena apapun kondisi kita, baik itu kita melakukan sedekah dalam kondisi yang afdhol ataupun tidak kita akan tetap akan mendapatkan balasan dari Allah swt seperti apa yang telah dijanjikanNya.
sehingga pada akhirnya bersedekahlah karena sesungguhnya sedekah itu dapat memberikan beragam keajaiban dalam hidup kita baik di dunia maupun di akhirat.
meski dalam agama islam hukum bersedekah itu tidak diwajibkan, tetapi alangkah baiknya kita tetap mengerjakannya sebagai sebuah rutinitas yang bermanfaat. akan tetapi, dalam pelaksanaannya tidak semua sedekah yang kita kerjakan itu bernilai afdhol.
sebab, dalam sebuah hadits terdapat penjelasan nabi muhammad saw tentang aktivitas sedekah yang bernilai afdhol. perbedaan yang membuat munculnya ketidaksamaan apakah sedekah tersebut afdhol atau tidak terletak pada seberapa besar kondisi, motivasi, dan hambatan bagi orang tersebut untuk bersedekah. semakin besar hambatan atau tantangan baginya untuk bersedekah, maka akan semakin afdhol baginya saat mengeluarkan sedekah.
adapun kriteria untuk menggambarkan ciri-ciri orang yang paling afdhol dalam mengerjakan sedekah antara lain ;
1. dalam keadaan sehat dan sedang berambisi serta tamak dalam mengejar keuntungan duniawi.
saat seseorang dalam keadaan ingin menjadi kaya dan ingin menambah kekayaannya, biasanya diselingi dengan sikap tamak dalam mengejar kekayaan yang ingin dia dapatkan. di dalam diri orang seperti ini biasanya juga tertanam sikap untuk menunda-nunda sedekah. karena dia akan beranggapan daripada mengeluarkan sedekah yang kecil, akan lebih baik jika dia mengeluarkan sedekahnya langsung dalam jumlah yang signifikan saat sudah kaya nanti. jika memiliki kelebihan uang pasti sangat sedikit bahkan tidak ada minat baginya untuk bersedekah karena akan lebih diprioritaskan ke investasi untuk menumbuhkembangkan usahanya.
dalam kondisi yang seperti ini, tentu akan menjadi sangat afdhol apabila orang tersebut mau untuk mengeluarkan sedekahnya.
2. saat seseorang yang menjadi kaya.
seseorang yang ingin menjadi kaya dan sudah memiliki kekayaan, tidak lebih afdhol bagi dirinya saat mengeluarkan sedekah dibanding orang yang tamak dalam kekayaan. hal ini dikarenakan dia sadar dan meyakini jika kekayaan yang didapatkannya berasal dari Allah swt. karena itulah saat ia mempunyai harta yang berlebih, ia sadar jika sebagian harta yang dimilikinya merupakan hak dari orang-orang yang kurang mampu.
3. saat seseorang takut untuk jatuh miskin.
orang yang hidup berkecukupan pada umumnya pasti akan berpikir tentang bagaimana caranya agar ia dapat bertambah kaya. akan tetapi, terkadang ada juga orang yang bersedekah karena takut miskin. ia takut jika Allah akan murka karena ia bersikap pelit dan tidak peduli terhadap sesama. pada golongan seperti ini nilai sedekahnya menjadi kurang afdhol karena ia bersedekah atas paksaan keadaan.
4. seseorang yang hendak meninggal dunia.
sudah kita ketahui bersama jika Allah swt tidak akan menerima amalan kebaikan seseorang dalam berbentuk apapun saat nyawanya hendak dicabut dan sudah melewati batas tenggorokan. seseorang yang bersedekah ketika sudah dalam keadaan yang kritis dan sadar jika ajal akan segera menjemputnya, nilai sedekahnya akan kurang afdhol karena dalam melakukan hal tersebut didasarkan kepada hal yang memaksa. dia beranggapan jika harta yang sudah tidak berguna karena tidak akan dibawa mati tersebut lebih baik disedekahkan melalui wasiat kepada kerabat dekatnya untuk menambah amal kebaikannya.
hal tersebut ia lakukan karena terjepit oleh keadaan yang memaksanya.
secara umum orang yang memiliki kebebasan untuk mengeluarkan sedekah atau tidak melakukan sedekah memiliki nilai sedekah yang lebih afdhol apabila ia mengeluarkan sedekahnya daripada seseorang yang bersedekah karena kondisi yang memaksa. karena berkaitan dengan keikhlasan orang tersebut dalam mengeluarkan sedekahnya.
terlepas dari semua itu, sebaiknya jika kita bersedekah materiil tetap dengan niat yang tulus dan ikhlas untuk membantu sesama. hindarilah memikirkan kenikmatan yang akan kita peroleh karena itu akan mendorong diri kita untuk dapat bersikap lebih ikhlas.
karena apapun kondisi kita, baik itu kita melakukan sedekah dalam kondisi yang afdhol ataupun tidak kita akan tetap akan mendapatkan balasan dari Allah swt seperti apa yang telah dijanjikanNya.
sehingga pada akhirnya bersedekahlah karena sesungguhnya sedekah itu dapat memberikan beragam keajaiban dalam hidup kita baik di dunia maupun di akhirat.
KEAJAIBAN SEDEKAH
sedekah merupakan suatu tindakan mengeluarkan sebagian harta umat muslim untuk disumbangkan kepada orang lain yang membutuhkan sesuai dengan ajaran agama islam.
dalam bersedekah tidak dikenal adanya nisab atau suatu batasan nominal kekayaan harta pribadi untuk diwajibkan dikeluarkannya sedekah. sedekah tidak hanya diberikan untuk golongan-golongan tertentu, tetapi sedekah diberikan bebas untuk siapa saja yang membutuhkan.
selain dalam bentuk harta kekayaan, bersedekah juga dapat dilakukan dalam bentuk nonmateriil seperti dengan membaca tasbih, takbir, tahmid, tahlil, berhubungan suami istri, dan melakukan amar ma'ruf nahi mungkar.
saat kewajiban kita dalam menunaikan zakat telah terpenuhi, ada baiknya jika kita juga turut menyumbangkan sebagian harta kita untuk bersedekah.
mengapa bersedekah ini sangat dianjurkan?
karena pada dasarnya sedekah dapat memberikan manfaat yang begitu luar biasa bagi kita.
salah satu manfaat sedekah yang sering kita kenal adalah jika kita bersedekah dapat menambah harta kekayaan kita. hal tersebut memang benar adanya. karena pada dasarnya Allah swt akan menambahkan 100x lipat atas setiap harta yang kita sedekahkan pada orang lain. bahkan dalam surat al baqarah pun dijelaskan jika Alla swt akan menggantinya hingga 700x lipat.
imam ja'far ash shadiq juga menuturkan jika sedekah pada malam hari dapat memadamkan murka Allah, menghapus dosa-dosa besar, dan mempermudah perhitungan amal. sedangkan sedekah pada siang hari dapat menambah harta kekayaan dan menambah umur.
lalu, apa saja manfaat-manfaat yang ditimbulkan dari sedekah?
beberapa keajaiban lainnya yang dapat timbul dari bersedekah ini seperti ;
1. sedekah dapat menolak kematian yang buruk.
2. menumbuhkan harta kekayaan.
3. menjauhkan dari marabahaya.
4. meingkatkan kualitas keimanan seorang muslim.
5. mendapatkan pahala yang setara atau bahkan lebih besar daripada saat mengikuti perang uhud.
6. mendapatkan perlindungan dari Alla swt sepanjang hari.
7. merubah takdir kita.
8. menyucikan jiwa.
hal di atas adalah beberapa keajaiban yang ditimbulkan dari bersedekah.
jika kita yakin akan sepenuhnya balasan yang akan diberikan Allah atas sedekah yang kita lakukan, maka segeralah bersedekah untuk merasakan keajaibannya. mendapatkan rejeki yang tidak terduga-duga, mendapatkan kebahagiaan dalam hidup, dan senantiasa dalam perlindungan Allah swt.
sungguh sebuah hal yang tidak perlu diragukan lagi jika dengan bersedekah dapat memberikan beragam keajaiban bagi kita.
dalam bersedekah tidak dikenal adanya nisab atau suatu batasan nominal kekayaan harta pribadi untuk diwajibkan dikeluarkannya sedekah. sedekah tidak hanya diberikan untuk golongan-golongan tertentu, tetapi sedekah diberikan bebas untuk siapa saja yang membutuhkan.
selain dalam bentuk harta kekayaan, bersedekah juga dapat dilakukan dalam bentuk nonmateriil seperti dengan membaca tasbih, takbir, tahmid, tahlil, berhubungan suami istri, dan melakukan amar ma'ruf nahi mungkar.
saat kewajiban kita dalam menunaikan zakat telah terpenuhi, ada baiknya jika kita juga turut menyumbangkan sebagian harta kita untuk bersedekah.
mengapa bersedekah ini sangat dianjurkan?
karena pada dasarnya sedekah dapat memberikan manfaat yang begitu luar biasa bagi kita.
salah satu manfaat sedekah yang sering kita kenal adalah jika kita bersedekah dapat menambah harta kekayaan kita. hal tersebut memang benar adanya. karena pada dasarnya Allah swt akan menambahkan 100x lipat atas setiap harta yang kita sedekahkan pada orang lain. bahkan dalam surat al baqarah pun dijelaskan jika Alla swt akan menggantinya hingga 700x lipat.
imam ja'far ash shadiq juga menuturkan jika sedekah pada malam hari dapat memadamkan murka Allah, menghapus dosa-dosa besar, dan mempermudah perhitungan amal. sedangkan sedekah pada siang hari dapat menambah harta kekayaan dan menambah umur.
lalu, apa saja manfaat-manfaat yang ditimbulkan dari sedekah?
beberapa keajaiban lainnya yang dapat timbul dari bersedekah ini seperti ;
1. sedekah dapat menolak kematian yang buruk.
2. menumbuhkan harta kekayaan.
3. menjauhkan dari marabahaya.
4. meingkatkan kualitas keimanan seorang muslim.
5. mendapatkan pahala yang setara atau bahkan lebih besar daripada saat mengikuti perang uhud.
6. mendapatkan perlindungan dari Alla swt sepanjang hari.
7. merubah takdir kita.
8. menyucikan jiwa.
hal di atas adalah beberapa keajaiban yang ditimbulkan dari bersedekah.
jika kita yakin akan sepenuhnya balasan yang akan diberikan Allah atas sedekah yang kita lakukan, maka segeralah bersedekah untuk merasakan keajaibannya. mendapatkan rejeki yang tidak terduga-duga, mendapatkan kebahagiaan dalam hidup, dan senantiasa dalam perlindungan Allah swt.
sungguh sebuah hal yang tidak perlu diragukan lagi jika dengan bersedekah dapat memberikan beragam keajaiban bagi kita.
Kamis, 15 Juli 2010
IKATLAH ILMU DENGAN MENULISNYA
ilmu adalah sesuatu yang wajib untuk kita miliki.
dalam al qur'an pun telah diwajibkan bagi setiap muslim untuk menuntut ilmu.
ilmu memilki banyak peranan penting dalam kehidupan umat manusia.
ada istilah unik yang menyebutkan jika ;
dengan ilmu hidup jadi lebih mudah.
dengan seni hidup terasa indah.
dengan agama hidup semakin terarah.
dari pernyataan kata-kata tersebut tersurat jika ilmu terbukti mampu memberikan sumbangsih besar dalam kesuksesan hidup kita.
ilmu adalah bekal kehidupan kita di masa depan.
ilmu adalah jalan bagi kita untuk menuju kesuksesan.
ilmu adalah sebuah pegangan implikatif bagi kita.
mengingat peranan ilmu yang begitu penting bagi kita tersebut, kita dituntut untuk berlomba-lomba mencari ilmu sebanyak mungkin.
sabda rasulullah saw, " tuntutlah ilmu hingga ke negeri cina ".
telah jelas apa yang diamanatkan kepada kita terkait pencarian ilmu ini.
saat kita telah mendapatkan apa yang di sebut dengan ilmu, tidak ada salahnya jika kita turut berbagi dengan apa yang kita miliki.
masih ingat bukan, jika saat kita meninggal nanti terdapat tiga amalan yang tetap mengalir bagi kita dan salah satunya adalah ilmu yang bermanfaat ?
nah, untuk itulah pentingnya kita berbagi.
apa yang kita katakan akan menguap.
dan apa yang kita tuliskan akan mengendap.
mewariskan ilmu dengan melisankannya kepada orang lain terbukti kurang efisien karena sifat penyampaiannya yang hanya sementara.
akan tetapi, penyampaian ilmu dengan cara menuliskannya cenderung lebih efisien karena tulisan kita kita akan bertahan dalam waktu yang lama, tersebar ke banyak orang, serta terlihat lebih santun.
berbagi ilmu adalah hal yang menyenangkan. tidak hanya pahala yang menunggu kita di masa yang akan datang, dengan kita berbagi ilmu juga akan membuat kita semakin mengerti lebih jauh tentang ilmu apa yang telah kita bagikan tersebut. membuat ilmu yang kita miliki akan lebih berkembang menjadi banyak, serta yang pasti akan meningkatkan rasa kepedulian kita terhadap sesama.
menuliskan ilmu membuat ilmu itu menjadi kekal.
menuliskan ilmu menjadikan kehidupan ini terasa lebih berarti dan bermakna karenanya.
ikatlah ilmu dengan menulisnya, karena ilmu ada untuk dipelajari dan bukan untuk disia-siakan.
dalam al qur'an pun telah diwajibkan bagi setiap muslim untuk menuntut ilmu.
ilmu memilki banyak peranan penting dalam kehidupan umat manusia.
ada istilah unik yang menyebutkan jika ;
dengan ilmu hidup jadi lebih mudah.
dengan seni hidup terasa indah.
dengan agama hidup semakin terarah.
dari pernyataan kata-kata tersebut tersurat jika ilmu terbukti mampu memberikan sumbangsih besar dalam kesuksesan hidup kita.
ilmu adalah bekal kehidupan kita di masa depan.
ilmu adalah jalan bagi kita untuk menuju kesuksesan.
ilmu adalah sebuah pegangan implikatif bagi kita.
mengingat peranan ilmu yang begitu penting bagi kita tersebut, kita dituntut untuk berlomba-lomba mencari ilmu sebanyak mungkin.
sabda rasulullah saw, " tuntutlah ilmu hingga ke negeri cina ".
telah jelas apa yang diamanatkan kepada kita terkait pencarian ilmu ini.
saat kita telah mendapatkan apa yang di sebut dengan ilmu, tidak ada salahnya jika kita turut berbagi dengan apa yang kita miliki.
masih ingat bukan, jika saat kita meninggal nanti terdapat tiga amalan yang tetap mengalir bagi kita dan salah satunya adalah ilmu yang bermanfaat ?
nah, untuk itulah pentingnya kita berbagi.
apa yang kita katakan akan menguap.
dan apa yang kita tuliskan akan mengendap.
mewariskan ilmu dengan melisankannya kepada orang lain terbukti kurang efisien karena sifat penyampaiannya yang hanya sementara.
akan tetapi, penyampaian ilmu dengan cara menuliskannya cenderung lebih efisien karena tulisan kita kita akan bertahan dalam waktu yang lama, tersebar ke banyak orang, serta terlihat lebih santun.
berbagi ilmu adalah hal yang menyenangkan. tidak hanya pahala yang menunggu kita di masa yang akan datang, dengan kita berbagi ilmu juga akan membuat kita semakin mengerti lebih jauh tentang ilmu apa yang telah kita bagikan tersebut. membuat ilmu yang kita miliki akan lebih berkembang menjadi banyak, serta yang pasti akan meningkatkan rasa kepedulian kita terhadap sesama.
menuliskan ilmu membuat ilmu itu menjadi kekal.
menuliskan ilmu menjadikan kehidupan ini terasa lebih berarti dan bermakna karenanya.
ikatlah ilmu dengan menulisnya, karena ilmu ada untuk dipelajari dan bukan untuk disia-siakan.
Rabu, 06 Januari 2010
HIDUP ADALAH ANUGERAH
Hidup adalah anugerah dari yang maha kuasa.
Hidup yang membuat hidup kita terasa semakin hidup, adalah hidup yang selalu penuh akan rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan olehNya.
Hidup bukanlah musibah.
Saat kita merasakan kegalauan, menimpa kesulitan, dan selalu menemui kebuntuan, tetaplah berprasangka bahwa itu semua adalah bagian anugerah terindah dariNya.
Karena sesungguhnya hidup itu tidak sulit, asal kita tidak selalu berpikiran sempit.
Jalani hidup sebagai suatu anugerah terindah dariNya.
Dengan rasa ikhlas, tabah, dan penuh semangat, Insya Allah kita akan mampu melewati segala ujian darinya.
Karena sesungguhnya Allah SWT tidak pernah memberi cobaan untuk menguji keimanan dan ketakwaan hambanya hingga melewati batas kemampuannya.
Jadi, tetaplah optimis.
Hidup adalah milik kita.
Hidup hanyalah sekali.
Dan hidup tidak akan pernah berulang kembali.
Karena itu, manfaatkanlah hidup kita ini sebagai suatu karunia dariNya, mengisinya dengan segala amal shaleh yang bermanfaat bagi kebaikan dan keselamatan hidup kita di dunia dan di akhirat.
Wujudkanlah arti hidup dengan rasa syukur, karena hidup ini adalah sebuah anugerah yang paling mulia dari Allah SWT.
Hidup yang membuat hidup kita terasa semakin hidup, adalah hidup yang selalu penuh akan rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan olehNya.
Hidup bukanlah musibah.
Saat kita merasakan kegalauan, menimpa kesulitan, dan selalu menemui kebuntuan, tetaplah berprasangka bahwa itu semua adalah bagian anugerah terindah dariNya.
Karena sesungguhnya hidup itu tidak sulit, asal kita tidak selalu berpikiran sempit.
Jalani hidup sebagai suatu anugerah terindah dariNya.
Dengan rasa ikhlas, tabah, dan penuh semangat, Insya Allah kita akan mampu melewati segala ujian darinya.
Karena sesungguhnya Allah SWT tidak pernah memberi cobaan untuk menguji keimanan dan ketakwaan hambanya hingga melewati batas kemampuannya.
Jadi, tetaplah optimis.
Hidup adalah milik kita.
Hidup hanyalah sekali.
Dan hidup tidak akan pernah berulang kembali.
Karena itu, manfaatkanlah hidup kita ini sebagai suatu karunia dariNya, mengisinya dengan segala amal shaleh yang bermanfaat bagi kebaikan dan keselamatan hidup kita di dunia dan di akhirat.
Wujudkanlah arti hidup dengan rasa syukur, karena hidup ini adalah sebuah anugerah yang paling mulia dari Allah SWT.
Jumat, 25 Desember 2009
MELEPAS KEGELISAHAN JIWA
Kegelisahan merupakan gejolak ungkapan jiwa yang menurut sebagian orang sangat mengganggu diri mereka.
Kegelisahan disebabkan oleh beberapa faktor, seperti masalah, tugas, beban, sesal, dan sebagainya.
Ada beberapa cara yang dapat kita tempuh untuk menghilangkan rasa gelisah ini, seperti yang telah diajarkan dalam Islam bahwa gelisah dapat dihilangkan dengan cara meminum air yang telah dibacakan surat al falaq dan an naas.
Adapun prosesnya adalah sebagai berikut :
1. Siapkan satu gelas air minum.
2. Baca surat al falaq dan an naas masing-masing sebanyak 41 kali.
3. Setiap selesai membaca surat al falaq dan an naas sebanyak 1 kali, tiupkan pada permukaan air minum dalam gelas tersebut.
4. Lakukan setiap selesai shalat malam.
Kegelisahan disebabkan oleh beberapa faktor, seperti masalah, tugas, beban, sesal, dan sebagainya.
Ada beberapa cara yang dapat kita tempuh untuk menghilangkan rasa gelisah ini, seperti yang telah diajarkan dalam Islam bahwa gelisah dapat dihilangkan dengan cara meminum air yang telah dibacakan surat al falaq dan an naas.
Adapun prosesnya adalah sebagai berikut :
1. Siapkan satu gelas air minum.
2. Baca surat al falaq dan an naas masing-masing sebanyak 41 kali.
3. Setiap selesai membaca surat al falaq dan an naas sebanyak 1 kali, tiupkan pada permukaan air minum dalam gelas tersebut.
4. Lakukan setiap selesai shalat malam.
Sabtu, 28 November 2009
MUTIARA HATI
Hidup memang terasa indah bagi kita yang mampu menikmatinya.
Hidup juga terasa susah bagi kita yang selalu mempermasalahkannya.
Hidup manusia hanya sekali.
Karena itu, manfaatkanlah hidup yang terasa sempit ini dengan mengamalkan segala perbuatan yang baik dan diridhoi Allah SWT.
Hidup terasa indah jika kita mampu menyikapinya dengan semestinya.
Dengan hati yang bersih, kita akan selalu terbawa pada suasana hidup yang indah dan menyenangkan.
Memang tidaklah mudah untuk mewujudkan kondisi hidup yang seperti itu.
Mutiara hati, adalah perasaan idaman yang ingin dimiliki setiap insani.
Mutiara hati memberikan banyak sekali peranan dan manfaat bagi kita dalam menjalani hidup di dunia ini.
Dengan perasaan yang tulus, hati yang bersih, dan pikiran yang jernih, Insya Allah hidup kita akan selalu terasa indah dan menyenangkan serta selalu diridhoi Allah SWT dalam kebaikan.
Karena itu, persiapkanlah segalanya dengan indah seindah mutiara dalam hati, demi mencapai pencapaian hidup yang lebih berarti karena senantiasa dirahmati oleh illahi.
Hidup juga terasa susah bagi kita yang selalu mempermasalahkannya.
Hidup manusia hanya sekali.
Karena itu, manfaatkanlah hidup yang terasa sempit ini dengan mengamalkan segala perbuatan yang baik dan diridhoi Allah SWT.
Hidup terasa indah jika kita mampu menyikapinya dengan semestinya.
Dengan hati yang bersih, kita akan selalu terbawa pada suasana hidup yang indah dan menyenangkan.
Memang tidaklah mudah untuk mewujudkan kondisi hidup yang seperti itu.
Mutiara hati, adalah perasaan idaman yang ingin dimiliki setiap insani.
Mutiara hati memberikan banyak sekali peranan dan manfaat bagi kita dalam menjalani hidup di dunia ini.
Dengan perasaan yang tulus, hati yang bersih, dan pikiran yang jernih, Insya Allah hidup kita akan selalu terasa indah dan menyenangkan serta selalu diridhoi Allah SWT dalam kebaikan.
Karena itu, persiapkanlah segalanya dengan indah seindah mutiara dalam hati, demi mencapai pencapaian hidup yang lebih berarti karena senantiasa dirahmati oleh illahi.
Kamis, 26 November 2009
HARI RAYA IDUL ADHA
Idul Adha adalah salah satu hari raya umat muslim.
Idul Adha merupakan hari raya umat muslim yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijah, dan selalu diperingati dengan meriah oleh seluruh umat muslim di dunia.
Idul Adha memberikan gambaran kepada kita semua umat muslim akan pentingnya rasa berbagi dengan sesama. Hal ini ditunjukan dengan adanya proses penyembelihan hewan kurban pada setiap hari raya Idul Adha.
Dengan adanya proses penyembelihan hewan kurban ini, tentunya dapat meningkatkan rasa keimanan kita kepada Allah SWT serta rasa kepedulian kita kepada sesama yang ditunjukan dengan pembagian hasil penyembelihan hewan kurban.
Hari raya Idul Adha sendiri bermula ketika Nabi Ibrahim hendak menyembelih putera semata wayangnya Nabi Ismail. Proses ini bermula ketika Allah SWT menguji dengan mengutuskan lewat mimpi kepada Nabi Ibrahim untuk menyembelih puteranya. Hal ini membuat Nabi Ibrahim bingung, apakah ia memutuskan untuk menyembelih puteranya atau tidak.
Namun, karena tingginya rasa ketakwaan Nabi Ibrahim, maka beliau pun menjalankan perintah Allah SWT yang terasa sangat berat dengan penuh keikhlasan. Lalu, ketika Nabi Ibrahim hendak menyembelih Nabi Ismail, atas kuasa Allah SWT dengan hebatnya seketika Nabi Ismail digantikan posisinya oleh seekor domba.
Hal tersebut menunjukan adanya rasa ketakwaan yang begitu besar dari Nabi Ibrahim kepada Allah SWT. Dan dengan demikian, ada hikmah yang begitu besar untuk dapat kita ambil dari pelaksanaan hari raya Idul Adha ini.
Adapun hikmah tersebut adalah bahwa kita harus senantiasa menjaga rasa keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, serta menjaga rasa kebersamaan kita kepada sesama manusia.
Semoga dengan adanya pelaksanaan hari raya Idul Adha ini dapat memberikan hikmah yang begitu bermanfaat bagi kehidupan kita semua umat muslim yang dirahmati dan diridhoi Allah SWT.
Idul Adha merupakan hari raya umat muslim yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijah, dan selalu diperingati dengan meriah oleh seluruh umat muslim di dunia.
Idul Adha memberikan gambaran kepada kita semua umat muslim akan pentingnya rasa berbagi dengan sesama. Hal ini ditunjukan dengan adanya proses penyembelihan hewan kurban pada setiap hari raya Idul Adha.
Dengan adanya proses penyembelihan hewan kurban ini, tentunya dapat meningkatkan rasa keimanan kita kepada Allah SWT serta rasa kepedulian kita kepada sesama yang ditunjukan dengan pembagian hasil penyembelihan hewan kurban.
Hari raya Idul Adha sendiri bermula ketika Nabi Ibrahim hendak menyembelih putera semata wayangnya Nabi Ismail. Proses ini bermula ketika Allah SWT menguji dengan mengutuskan lewat mimpi kepada Nabi Ibrahim untuk menyembelih puteranya. Hal ini membuat Nabi Ibrahim bingung, apakah ia memutuskan untuk menyembelih puteranya atau tidak.
Namun, karena tingginya rasa ketakwaan Nabi Ibrahim, maka beliau pun menjalankan perintah Allah SWT yang terasa sangat berat dengan penuh keikhlasan. Lalu, ketika Nabi Ibrahim hendak menyembelih Nabi Ismail, atas kuasa Allah SWT dengan hebatnya seketika Nabi Ismail digantikan posisinya oleh seekor domba.
Hal tersebut menunjukan adanya rasa ketakwaan yang begitu besar dari Nabi Ibrahim kepada Allah SWT. Dan dengan demikian, ada hikmah yang begitu besar untuk dapat kita ambil dari pelaksanaan hari raya Idul Adha ini.
Adapun hikmah tersebut adalah bahwa kita harus senantiasa menjaga rasa keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, serta menjaga rasa kebersamaan kita kepada sesama manusia.
Semoga dengan adanya pelaksanaan hari raya Idul Adha ini dapat memberikan hikmah yang begitu bermanfaat bagi kehidupan kita semua umat muslim yang dirahmati dan diridhoi Allah SWT.
Selasa, 24 November 2009
MANFAAT MEMELIHARA SILATURAHMI
Silaturahmi merupakan suatu perbuatan yang mulia.
Selain dianjurkan dalam Islam, mempererat jalinan silaturahmi juga memiliki manfaat yang banyak sekali.
Seperti halnya kita menjaga rasa silaturahmi kita dengan keluarga, teman, hingga atasan dan bawahan kita.
Ada banyak sekali manfaat yang dapat kita ambil dalam memelihara silaturahmi ini, antara lain :
1. Mempererat ikatan rasa pertemanan.
2. Menumbuhkan kebaikan dalam diri kita.
3. Menyadari akan pentingnya rasa silaturahmi.
4. Menyadari akan pentingnya rasa untuk berbagi dan memberi.
5. Mendatangkan beribu rahmat Allah dalam hidup kita.
6. Membuat hidup di dunia ini terasa indah.
7. Mempermudah segala urusan dan permasalahan yang kita hadapi.
8. Menghindarkan diri kita dari segala sifat buruk yang dibenci oleh Allah SWT.
9. Menumbuhkan rasa kecintaan dan kasih sayang dalam diri kita terhadap sesama.
10. Mendapatkan pahala dan karunia yang setimpal atas jalinan silaturahmi kita dari Allah SWT.
Karena manfaat dari memelihara silaturahmi yang begitu besar ini, maka sebaiknya kita memulai membiasakan diri untuk dapat menghargai, menghormati, dan menjalin hubungan silaturahmi yang baik dengan orang lain dimulai dari sekarang.
Selain dianjurkan dalam Islam, mempererat jalinan silaturahmi juga memiliki manfaat yang banyak sekali.
Seperti halnya kita menjaga rasa silaturahmi kita dengan keluarga, teman, hingga atasan dan bawahan kita.
Ada banyak sekali manfaat yang dapat kita ambil dalam memelihara silaturahmi ini, antara lain :
1. Mempererat ikatan rasa pertemanan.
2. Menumbuhkan kebaikan dalam diri kita.
3. Menyadari akan pentingnya rasa silaturahmi.
4. Menyadari akan pentingnya rasa untuk berbagi dan memberi.
5. Mendatangkan beribu rahmat Allah dalam hidup kita.
6. Membuat hidup di dunia ini terasa indah.
7. Mempermudah segala urusan dan permasalahan yang kita hadapi.
8. Menghindarkan diri kita dari segala sifat buruk yang dibenci oleh Allah SWT.
9. Menumbuhkan rasa kecintaan dan kasih sayang dalam diri kita terhadap sesama.
10. Mendapatkan pahala dan karunia yang setimpal atas jalinan silaturahmi kita dari Allah SWT.
Karena manfaat dari memelihara silaturahmi yang begitu besar ini, maka sebaiknya kita memulai membiasakan diri untuk dapat menghargai, menghormati, dan menjalin hubungan silaturahmi yang baik dengan orang lain dimulai dari sekarang.
Senin, 23 November 2009
TABAH
Tabah.
Tabah merupakan suatu keadaan dimana kita telah menerima dan menyerahkan segala sesuatunya yang telah terjadi dan kemungkinan akan terjadi ataupun tidak kepada sang pencipta.
Tabah bukan berarti menyerah, melainkan upaya untuk menjaga semangat dalam menjalani dan menuju hidup yang lebih terarah.
Mengapa tabah diperlukan ?
Tabah memiliki peranan penting dalam kelangsungan hidup seseorang.
Hal ini biasanya terjadi pada seseorang yang mengalami kebuntuan permasalahan.
Dalam keadaan ini, seseorang memerlukan rasa tabah dan berserah diri yang tinggi agar terhindar dari rasa putus asa.
Selain itu, rasa tabah juga diperlukan sebagai penyearah hidup kita.
Kita harus yakin bahwa segala sesuatu yang telah terjadi sepenuhnya merupakan kehendak Allah SWT, dan hanya kepadaNya lah kita meminta pertolongan dan jalan keluar atas segala permasalahan yang menimpa hidup kita.
Hal ini sangat penting kita lakukan untuk menghindari sifat musyrik dalam menyekutukan Allah SWT.
Kita harus yakin dan optimis dalam menjalani hidup.
Sebab, dibalik kesusahan selalu ada kemudahan.
Yakinlah, dengan rasa tabah akan dapat membuat hidup kita lebih terarah dan jauh terasa lebih indah.
Tabah merupakan suatu keadaan dimana kita telah menerima dan menyerahkan segala sesuatunya yang telah terjadi dan kemungkinan akan terjadi ataupun tidak kepada sang pencipta.
Tabah bukan berarti menyerah, melainkan upaya untuk menjaga semangat dalam menjalani dan menuju hidup yang lebih terarah.
Mengapa tabah diperlukan ?
Tabah memiliki peranan penting dalam kelangsungan hidup seseorang.
Hal ini biasanya terjadi pada seseorang yang mengalami kebuntuan permasalahan.
Dalam keadaan ini, seseorang memerlukan rasa tabah dan berserah diri yang tinggi agar terhindar dari rasa putus asa.
Selain itu, rasa tabah juga diperlukan sebagai penyearah hidup kita.
Kita harus yakin bahwa segala sesuatu yang telah terjadi sepenuhnya merupakan kehendak Allah SWT, dan hanya kepadaNya lah kita meminta pertolongan dan jalan keluar atas segala permasalahan yang menimpa hidup kita.
Hal ini sangat penting kita lakukan untuk menghindari sifat musyrik dalam menyekutukan Allah SWT.
Kita harus yakin dan optimis dalam menjalani hidup.
Sebab, dibalik kesusahan selalu ada kemudahan.
Yakinlah, dengan rasa tabah akan dapat membuat hidup kita lebih terarah dan jauh terasa lebih indah.
Jumat, 20 November 2009
PERSPEKTIF ISLAM
Islam adalah agama yang mulia.
Dengan kemuliannya ini, Islam merupakan satu-satunya agama yang di akui Allah SWT pada akhir zaman kelak.
Islam menerangkan kepada setiap umat manusia, bahwa tiada tuhan selain Allah SWT dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah.
Islam juga memberitahukan kepada kita, betapa pentingnya menjaga sebuah akidah, ibadah, akhlak, dan muamalah.
Islam berasal dari kata aslama, yuslimu, islaman yang artinya tunduk, patuh, dan menyerah.
Secara istilah, Islam berarti apa yang diwahyukan Allah SWT di dalam Al-Quran dan apa yang terdapat di dalam sunnah rasul yang shahih, berupa perintah, larangan, dan petunjuk untuk kebaikan dan keselamatan hidup manusia di dunia dan akhirat.
Sehingga, di sini jelas diartikan bahwa ajaran Islam memberikan kita petunjuk bagi kita dalam menjalani hidup agar dapat selamat di dunia dan akhirat.
Ruang lingkup ajaran agama Islam meliputi aspek akidah, ibadah, akhlak, dan muamalah.
Sedangkan dalam ajaran agama Islam, seseorang dalam menjalani hidupnya bersumber pada dua hal, yaitu Al-Quran, As sunnah/Al Hadits, Ijma', Qiyas, dan maslahat mursalah.
Secara umum, Islam adalah agama yang sempurna.
Kesempurnaannya ditunjukan dengan ajarannya yang universal, rasional, dan orisinal sampai akhir zaman.
Islam adalah agama kita. Jadi, cintailah agama Islam melebihi cinta kita kepada yang lainnya.
Dengan kemuliannya ini, Islam merupakan satu-satunya agama yang di akui Allah SWT pada akhir zaman kelak.
Islam menerangkan kepada setiap umat manusia, bahwa tiada tuhan selain Allah SWT dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah.
Islam juga memberitahukan kepada kita, betapa pentingnya menjaga sebuah akidah, ibadah, akhlak, dan muamalah.
Islam berasal dari kata aslama, yuslimu, islaman yang artinya tunduk, patuh, dan menyerah.
Secara istilah, Islam berarti apa yang diwahyukan Allah SWT di dalam Al-Quran dan apa yang terdapat di dalam sunnah rasul yang shahih, berupa perintah, larangan, dan petunjuk untuk kebaikan dan keselamatan hidup manusia di dunia dan akhirat.
Sehingga, di sini jelas diartikan bahwa ajaran Islam memberikan kita petunjuk bagi kita dalam menjalani hidup agar dapat selamat di dunia dan akhirat.
Ruang lingkup ajaran agama Islam meliputi aspek akidah, ibadah, akhlak, dan muamalah.
Sedangkan dalam ajaran agama Islam, seseorang dalam menjalani hidupnya bersumber pada dua hal, yaitu Al-Quran, As sunnah/Al Hadits, Ijma', Qiyas, dan maslahat mursalah.
Secara umum, Islam adalah agama yang sempurna.
Kesempurnaannya ditunjukan dengan ajarannya yang universal, rasional, dan orisinal sampai akhir zaman.
Islam adalah agama kita. Jadi, cintailah agama Islam melebihi cinta kita kepada yang lainnya.
Kamis, 12 November 2009
ISLAM DAN PERKEMBANGANNYA DI ERA GLOBALISASI
Islam adalah agama yang paling sempurna.
Islam adalah sebuah agama yang mengajarkan kepada kita, bagaimana cara hidup yang baik dan benar demi tujuan akhir mencapai tujuan hidup yang mulia dan diridhoi oleh Allah SWT.
Berbicara tentang islam di era globalisasi seperti sekarang ini, agak membuat kita merasa heran dengan perbedaannya dengan islam di zaman dahulu.
Islam sekarang hanya di anggap sebelah mata.
Islam tidak lagi menjadi pedoman bagi seseorang dalam menjalani hidupnya di dunia.
Islam hanya dijadikan sampingan, sebagai pelengkap atas pemenuhan kebutuhan mereka yang telah meninggalkan nilai-nilai keislaman itu sendiri.
Fenomena buruk seperti inilah yang semestinya harus kita hindari.
Karena, kita harus ingat bahwa hidup kita di dunia ini hanya sementara.
Kita tentu akan dimintai pertanggung jawaban atas segala perbuatan kita selama hidup di dunia ini.
Untuk itu, setelah kita mengetahui semua ini kita semestinya lebih mawas diri, lebih berhati-hati, dan lebih mempersiapkan diri dalam mencapai akhir tujuan hidup yang mulia dan diridhoi oleh Allah SWT.
Islam adalah sebuah agama yang mengajarkan kepada kita, bagaimana cara hidup yang baik dan benar demi tujuan akhir mencapai tujuan hidup yang mulia dan diridhoi oleh Allah SWT.
Berbicara tentang islam di era globalisasi seperti sekarang ini, agak membuat kita merasa heran dengan perbedaannya dengan islam di zaman dahulu.
Islam sekarang hanya di anggap sebelah mata.
Islam tidak lagi menjadi pedoman bagi seseorang dalam menjalani hidupnya di dunia.
Islam hanya dijadikan sampingan, sebagai pelengkap atas pemenuhan kebutuhan mereka yang telah meninggalkan nilai-nilai keislaman itu sendiri.
Fenomena buruk seperti inilah yang semestinya harus kita hindari.
Karena, kita harus ingat bahwa hidup kita di dunia ini hanya sementara.
Kita tentu akan dimintai pertanggung jawaban atas segala perbuatan kita selama hidup di dunia ini.
Untuk itu, setelah kita mengetahui semua ini kita semestinya lebih mawas diri, lebih berhati-hati, dan lebih mempersiapkan diri dalam mencapai akhir tujuan hidup yang mulia dan diridhoi oleh Allah SWT.
Sabtu, 07 November 2009
POLIGAMI
Poligami merupakan suatu bentuk pernikahan dimana seseorang lelaki yang memutuskan untuk memiliki isteri lebih dari satu.
Poligami juga dapat diartikan penduaan cinta oleh lelaki.
Ditinjau dari berbagai sudut pandang, praktik poligami sepertinya lebih banyak mendatangkan keburukan daripada manfaatnya.
Ditinjau dari segi agama, praktik poligami sebenarnya diperbolehkan.Asal, suami telah mendapatkan izin dari pihak isteri dan harus memenuhi beberapa persyaratan lainnya.Adapun persyaratan tersebut meliputi :
1. Isteri yang tidak lagi mampu menjalankan peranannya sebagai seorang isteri yang baik sesuai dengan ajaran agama.
2. Isteri yang tidak dapat memberikan keturunan.
Meskipun melakukan poligami, hendaknya suami mampu memberikan rasa perhatian dan kasih sayangnya kepada para isteri mereka secara adil dan merata.Sehingga, tidak akan menimbulkan rasa kecemburuan serta pertentangan yang besar dalam keluarga tersebut.
Akan tetapi, sebisa mungkin seharusnya kita dapat lebih berfikir jernih dan bijaksana untuk dapat meninggalkan praktik poligami tersebut bagi diri kita.
Sebab, kita juga harus memperhatikan dampak yang akan ditimbulkan dari poligami itu sendiri.Seperti rasa kekecewaan isteri terhadap komitmen suami, pengakuan dari masyarakat yang buruk, serta sifat poligami itu sendiri yang mungkin dapat dicontoh oleh anak cucu kita.
Poligami juga dapat diartikan penduaan cinta oleh lelaki.
Ditinjau dari berbagai sudut pandang, praktik poligami sepertinya lebih banyak mendatangkan keburukan daripada manfaatnya.
Ditinjau dari segi agama, praktik poligami sebenarnya diperbolehkan.Asal, suami telah mendapatkan izin dari pihak isteri dan harus memenuhi beberapa persyaratan lainnya.Adapun persyaratan tersebut meliputi :
1. Isteri yang tidak lagi mampu menjalankan peranannya sebagai seorang isteri yang baik sesuai dengan ajaran agama.
2. Isteri yang tidak dapat memberikan keturunan.
Meskipun melakukan poligami, hendaknya suami mampu memberikan rasa perhatian dan kasih sayangnya kepada para isteri mereka secara adil dan merata.Sehingga, tidak akan menimbulkan rasa kecemburuan serta pertentangan yang besar dalam keluarga tersebut.
Akan tetapi, sebisa mungkin seharusnya kita dapat lebih berfikir jernih dan bijaksana untuk dapat meninggalkan praktik poligami tersebut bagi diri kita.
Sebab, kita juga harus memperhatikan dampak yang akan ditimbulkan dari poligami itu sendiri.Seperti rasa kekecewaan isteri terhadap komitmen suami, pengakuan dari masyarakat yang buruk, serta sifat poligami itu sendiri yang mungkin dapat dicontoh oleh anak cucu kita.
Minggu, 23 Agustus 2009
INSPIRASI RAMADHAN
Ramadhan yang penuh berkah menantikan amalan kebaikan yang begitu indah.
Bulan penuh ampunan bulan penuh pengharapan.
Saat kaki berpijak,menampakan asa penuh kebahagiaan.
Dunia terasa indah dengan beragam amalan kebaikan yang kita kerjakan.
Dunia terasa bahagia dengan beragam amalan kebaikan yang kita dapatkan.
Ramadhan menawarkan pesona keindahan bagi kita semua.
Ramadhan menawarkan kilauan kebahagiaan bagi kita semua.
Ramadhan menginspirasikan kita akan indahnya memaknai hidup membuat hidup lebih bermakna.
Dengan hati yang tulus,jiwa yang terjaga membuat kita merasa bahagia karena Ramadhan di hadapan kita.
Memejamkan mata merasakan hampa.
Menelisik kehampaan karena dosa yang telah teralihkan.
Ramadhan penuh inspirasi,kreasi,dan inovasi yang terus memaknai hidup ini terasa jauh lebih berarti.
Ramadhan di hati,memberi beragam inspirasi dalam memaknai hidup ini.
Bulan penuh ampunan bulan penuh pengharapan.
Saat kaki berpijak,menampakan asa penuh kebahagiaan.
Dunia terasa indah dengan beragam amalan kebaikan yang kita kerjakan.
Dunia terasa bahagia dengan beragam amalan kebaikan yang kita dapatkan.
Ramadhan menawarkan pesona keindahan bagi kita semua.
Ramadhan menawarkan kilauan kebahagiaan bagi kita semua.
Ramadhan menginspirasikan kita akan indahnya memaknai hidup membuat hidup lebih bermakna.
Dengan hati yang tulus,jiwa yang terjaga membuat kita merasa bahagia karena Ramadhan di hadapan kita.
Memejamkan mata merasakan hampa.
Menelisik kehampaan karena dosa yang telah teralihkan.
Ramadhan penuh inspirasi,kreasi,dan inovasi yang terus memaknai hidup ini terasa jauh lebih berarti.
Ramadhan di hati,memberi beragam inspirasi dalam memaknai hidup ini.
Sabtu, 22 Agustus 2009
RAMADHAN YANG DINANTI
Ramadhan adalah bulan mulia.
Ramadhan adalah bulan penuh berkah.
Dengan datangnya Bulan Ramadhan memberikan beragam karunia yang tak terkira bagi kita semua.
Ramadhan sebagai sumber inspirasi,kreasi,dan inovasi dalam meningkatkan kualitas hidup ini.
Ramadhan sebagai sarana evaluasi diri menuju insan yang dirahmati illahi.
Sebagai seorang umat muslim,kita tentu menjadikan kedatangan Bulan Ramadhan sebagai momen yang tepat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.
Ramadhan sebagai waktu yang dinanti membuat hidup kita terasa jauh lebih berarti.
Semuanya terasa indah saat Ramadhan menyapa kita.
Semuanya terasa bahagia saat Ramadhan menemani kita.
Bulan penuh pengampunan,bulan penuh harapan,bulan penuh kerahmatan,dan bulan penuh kemuliaan adalan Bulan Ramadhan yang selalu kita nantikan.
Ramadhan adalah bulan penuh berkah.
Dengan datangnya Bulan Ramadhan memberikan beragam karunia yang tak terkira bagi kita semua.
Ramadhan sebagai sumber inspirasi,kreasi,dan inovasi dalam meningkatkan kualitas hidup ini.
Ramadhan sebagai sarana evaluasi diri menuju insan yang dirahmati illahi.
Sebagai seorang umat muslim,kita tentu menjadikan kedatangan Bulan Ramadhan sebagai momen yang tepat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.
Ramadhan sebagai waktu yang dinanti membuat hidup kita terasa jauh lebih berarti.
Semuanya terasa indah saat Ramadhan menyapa kita.
Semuanya terasa bahagia saat Ramadhan menemani kita.
Bulan penuh pengampunan,bulan penuh harapan,bulan penuh kerahmatan,dan bulan penuh kemuliaan adalan Bulan Ramadhan yang selalu kita nantikan.
BERPUASA SEHAT
Ramadhan bulan penuh ampunan.
Ramadhan bulan penuh berkah bagi siapa saja umat muslim yang mampu memanfaatkan setiap detik waktu hidupnya untuk berbuat kebaikan dan beramal shaleh.
Menjalankan setiap perintahnya dan menjauhi segala larangannya adalah hal utama yang senantiasa kita kerjakan di bulan suci ini.Meskipun berpuasa kita tidak semestinya berlaku bermalas-malasan dengan beralasan lemas,lemah,letih,lesu,dan loyo dalam menjalankan aktivitas.
Lalu,apakah kita akan melewatkan momen Ramadhan yang penuh akan pahala yang berlimpah hanya dengan berdiam diri begitu saja ?
Sungguh termasuk golongan orang-orang merugi apabila kita berlaku seperti itu.
Berpuasa bukan membuat tubuh kita menjadi lemas dan malas dalam menjalankan aktivitas,melainkan berpuasa mampu membuat tubuh kita menjadi jauh lebih sehat.Hal ini terjadi karena beragam faktor yang menurut studi ilmiah telah dibuktikan kebenarannya.Selain itu,kita juga perlu menyiasati gaya hidup terutama pola makan kita agar mampu beraktivitas secara normal seperti biasanya saat Bulan Ramadhan.
Sehingga,dengan berpuasa tidak hanya rohani kita saja yang terpelihara kesehatannya,tetapi dengan berpuasa juga telah membuat jasmani kita jauh lebih sehat karenanya.
Berpuasa sehat,memberikan kita beragam manfaat.
Ramadhan bulan penuh berkah bagi siapa saja umat muslim yang mampu memanfaatkan setiap detik waktu hidupnya untuk berbuat kebaikan dan beramal shaleh.
Menjalankan setiap perintahnya dan menjauhi segala larangannya adalah hal utama yang senantiasa kita kerjakan di bulan suci ini.Meskipun berpuasa kita tidak semestinya berlaku bermalas-malasan dengan beralasan lemas,lemah,letih,lesu,dan loyo dalam menjalankan aktivitas.
Lalu,apakah kita akan melewatkan momen Ramadhan yang penuh akan pahala yang berlimpah hanya dengan berdiam diri begitu saja ?
Sungguh termasuk golongan orang-orang merugi apabila kita berlaku seperti itu.
Berpuasa bukan membuat tubuh kita menjadi lemas dan malas dalam menjalankan aktivitas,melainkan berpuasa mampu membuat tubuh kita menjadi jauh lebih sehat.Hal ini terjadi karena beragam faktor yang menurut studi ilmiah telah dibuktikan kebenarannya.Selain itu,kita juga perlu menyiasati gaya hidup terutama pola makan kita agar mampu beraktivitas secara normal seperti biasanya saat Bulan Ramadhan.
Sehingga,dengan berpuasa tidak hanya rohani kita saja yang terpelihara kesehatannya,tetapi dengan berpuasa juga telah membuat jasmani kita jauh lebih sehat karenanya.
Berpuasa sehat,memberikan kita beragam manfaat.
Jumat, 21 Agustus 2009
DUDUK SANTUN RASULULLAH
Rasulullah SAW adalah pribadi yang sangat mulia dan disegani oleh banyak orang bahkan musuhnya sekalipun.
Salah kemulian Rasulullah terlihat dari cara duduknya yang santun.
Ada beberapa cara duduk santun ala Rasulullah SAW yang selama ini kita kenal,seperti :
1.Duduk Bersila
Cara duduk seperti ini adalah yang sering digunakan oleh Rasulullah.Seperti saat selesai shalat,pengajian di masjid,dan saat pertemuan lainnya.
2.Duduk Al-Qurfusaa
Cara duduk seperti ini yaitu duduk di atas sebelah kaki,sedangkan kaki satunya ditegakan dan salah satu tangan diletakan di atas lutut tersebut sehingga antara paha dan perut berhimpitan.
3.Duduk Bertinggung
Cara duduknya adalah dengan duduk di atas kedua telapak kaki dan posisi punggung tegak tanpa bersandar.
Salah kemulian Rasulullah terlihat dari cara duduknya yang santun.
Ada beberapa cara duduk santun ala Rasulullah SAW yang selama ini kita kenal,seperti :
1.Duduk Bersila
Cara duduk seperti ini adalah yang sering digunakan oleh Rasulullah.Seperti saat selesai shalat,pengajian di masjid,dan saat pertemuan lainnya.
2.Duduk Al-Qurfusaa
Cara duduk seperti ini yaitu duduk di atas sebelah kaki,sedangkan kaki satunya ditegakan dan salah satu tangan diletakan di atas lutut tersebut sehingga antara paha dan perut berhimpitan.
3.Duduk Bertinggung
Cara duduknya adalah dengan duduk di atas kedua telapak kaki dan posisi punggung tegak tanpa bersandar.
RAMADHAN PENUH BERKAH
Ramadhan memang begitu indah.
Ramadhan memberi arti lebih kepada hidup ini.
Saat malam menjelang fajar,kita rasakan begitu nikmat rasa yang Allah berikan saat kita bersahur.
Saat petang menjelang malam,kita rasakan bahagia begitu indah ketika Allah memberikan kita nikmat berbuka.
Sungguh besar karunia yang telah Allah SWT berikan bagi hidup kita.
Dan sudah sepantasnya jika di Bulan Ramadhan bulan yang penuh berkah ini kita berlomba-lomba mencari karunia Allah sebanyak mungkin dengan melakukan beragam amalan kebaikan yang diridhoi Allah SWT.
Bertadarus,shalat malam,berkumpul dengan orang-orang shaleh,berpuasa sehari penuh,dan berdzikir merupakan sedikit dari banyaknya amalan kebaikan yang dapat kita lakukan di bulan suci ini.
Ramadhan yang penuh berkah adalah Ramadhan saat kita mampu menuntaskan setiap amanah dari Allah SWT.
Saling menyucikan hati,berbagi sesama insani,dan beribadah sepenuh hati adalah kunci kemenangan di Ramadhan ini.
Ramadhan memberi arti lebih kepada hidup ini.
Saat malam menjelang fajar,kita rasakan begitu nikmat rasa yang Allah berikan saat kita bersahur.
Saat petang menjelang malam,kita rasakan bahagia begitu indah ketika Allah memberikan kita nikmat berbuka.
Sungguh besar karunia yang telah Allah SWT berikan bagi hidup kita.
Dan sudah sepantasnya jika di Bulan Ramadhan bulan yang penuh berkah ini kita berlomba-lomba mencari karunia Allah sebanyak mungkin dengan melakukan beragam amalan kebaikan yang diridhoi Allah SWT.
Bertadarus,shalat malam,berkumpul dengan orang-orang shaleh,berpuasa sehari penuh,dan berdzikir merupakan sedikit dari banyaknya amalan kebaikan yang dapat kita lakukan di bulan suci ini.
Ramadhan yang penuh berkah adalah Ramadhan saat kita mampu menuntaskan setiap amanah dari Allah SWT.
Saling menyucikan hati,berbagi sesama insani,dan beribadah sepenuh hati adalah kunci kemenangan di Ramadhan ini.
Kamis, 20 Agustus 2009
RAMADHAN DI HATI
Bulan Ramadhan telah tiba.
Bulan dimana Allah SWT mencurahkan segala rahmat,hidayah,dan inayahnya kepada kita supaya lebih meningkatkan iman dan taqwa serta mendekatkan diri kepadaNya.
Menyambut bulan suci yang penuh berkah ini dengan segala rasa yang penuh kegembiraan merupakan sebuah kewajiban bagi kita umat muslim.
Sebagai telah dijanjikan Allah SWT,bahwa barang siapa yang dengan penuh suka cita menyambut kedatangan Bulan Ramadhan,niscaya diharamkan bagi dirinya untuk masuk neraka.
Ramadhan dengan segala kemuliaan dan kerahmatannya,memberikan kita beragam inspirasi untuk terus memperbaiki diri.
Hati yang kotor,jiwa yang rapuh seakan sirna dengan datangnya Bulan Ramadhan.
Saat gema Ramadhan telah merasuk menelisik kedalam hati kita,hendaklah kita manfaat suasana di bulan yang penuh berkah dan kekhusyukan ini dengan beragam aktivitas keagamaan yang semakin menjadikan diri kita lebih beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.
Ramadhan di hati,membuat hidup ini terasa jauh lebih berarti.
Bulan dimana Allah SWT mencurahkan segala rahmat,hidayah,dan inayahnya kepada kita supaya lebih meningkatkan iman dan taqwa serta mendekatkan diri kepadaNya.
Menyambut bulan suci yang penuh berkah ini dengan segala rasa yang penuh kegembiraan merupakan sebuah kewajiban bagi kita umat muslim.
Sebagai telah dijanjikan Allah SWT,bahwa barang siapa yang dengan penuh suka cita menyambut kedatangan Bulan Ramadhan,niscaya diharamkan bagi dirinya untuk masuk neraka.
Ramadhan dengan segala kemuliaan dan kerahmatannya,memberikan kita beragam inspirasi untuk terus memperbaiki diri.
Hati yang kotor,jiwa yang rapuh seakan sirna dengan datangnya Bulan Ramadhan.
Saat gema Ramadhan telah merasuk menelisik kedalam hati kita,hendaklah kita manfaat suasana di bulan yang penuh berkah dan kekhusyukan ini dengan beragam aktivitas keagamaan yang semakin menjadikan diri kita lebih beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.
Ramadhan di hati,membuat hidup ini terasa jauh lebih berarti.
Langganan:
Postingan (Atom)