Tampilkan postingan dengan label Inspirasi pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi pendidikan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Januari 2012

Menulis Akan Susah Tanpa Membaca

Kesulitan Menulis – Meskipun kita sudah terbiasa untuk menulis, kita akan tetap merasa kesulitan untuk menulis bila kita telah jarang untuk membaca. Membaca itu penting. Karena dengan membaca kita akan mendapatkan pengetahuan baru, ilmu baru, ide baru, kreasi baru, hingga cara pandang yang baru.

membacaMenulis dan membaca merupakan dua sisi berbeda yang saling berkaitan. Kita tidak akan bisa terus mengeluarkan sesuatu tanpa pernah memasukan sesuatu. Karena jika kita terus mengeluarkan sesuatu, lalu dari apa yang bisa kita keluarkan lagi jika kita tidak pernah memasukan sesuatu? Begitulah analoginya antara menulis dan membaca. Kita harus menyeimbangkan antara memasukan sesuatu dengan membaca dan mengeluarkan sesuatu dengan menulis.

Hasil menulis yang bagus memang sangat dipengaruhi oleh keterampilan kita dalam menulis. Akan tapi, hal itu tidak akan berjalan efektif jika kita tidak memiliki bahan yang cukup baik untuk diolah menjadi sebuah tulisan. Dengan membaca kita akan memiliki banyak bahan tulisan, ide, gagasan yang hendak dituangkan, dan kreatifitas yang ekspresif untuk ditumpahkan dalam sebuah tulisan. Gaya bahasa menulis kita pun akan terasa lebih nimkat untuk dibaca. Selain itu, tulisan kita juga akan padat dan kaya akan makna.

Menulis tanpa membaca sama saja omong kosong dan begitu juga sebaliknya. Kita yang hanya membaca saja tanpa menulis juga tidak akan pernah bisa mengembangkan kemampuan yang kita miliki. Bukankah kita itu harus mengikat ilmu dengan menulisnya?

Membaca dapat kita lakukan dengan beragam bentuk. Kita dapat membaca karena sengaja untuk mencari informasi tertentu, membaca karena iseng untuk mengurangi kejenuhan, hingga membaca karena sebagai hiburan untuk menyenangkan hati. Beragam bentuk membaca itu ditujukan untuk satu alasan yaitu untuk menambah wawasan yang bisa menambah kualitas menulis kita.

Semakin baik kualitas dan kuantitas kegiatan kita dalam membaca akan berakibat baik pada kegiatan menulis kita. Biasakan untuk membaca karena membaca tidak hanya bermanfaat untuk kegitan tulis menulis saja, tetapi bermanfaat bagi kemajuan taraf hidup kita secara keseluruhan.

Rabu, 23 Maret 2011

Faktor Kesuksesan Bangsa Jepang

Seperti yang kita ketahui saat ini jika jepang merupakan salah satu negara kuat di dunia. Di lihat dari segi manapun jepang adalah negara panutan dalam mencapai kesuksesan sebuah tujuan bernegara. Apa yang sebenarnya melatar belakangi semua itu? Jika dikaji lebih dalam, setidaknya ada beberapa sikap masyarakat jepang yang membuat negaranya begitu perkasa seperti saat ini, antar lain ;

Kerja keras.

Masyarakat di jepang memiliki etos kerja yang tinggi. Berangkat kantor pagi dan pulangnya malam adalah sebuah hal yang biasa di sana. Statistik menyebutkan jika jam kerja di jepang adalah paling tinggi sebesar 2450 jam/tahun dibandingkan negara maju lainnya. Seorang pekerja di jepang dapat menjalankan perkerjaan yang membutuhkan tenaga 5-6 orang. Wao..

Pulang kerja terlalu awal juga menjadi sebuah hal yang tabu dan memalukan di jepang. Karena pekerja yang demikian layaknya seorang pekerja yang sudah tidak lagi dibutuhkan oleh perusahaan. Sebagaian besar sumber menyatakan jika karena kerja keras inilah sebenarnya faktor utama kebangkitan dan keberhasilan bangsa jepang sekarang ini. Jadi, tidak mengherankan jika sampai sekarang di jepang ada fenomena karoshi (mati karena kerja keras).

Malu.

Budaya malu sudah ada sejak zaman samurai yang ditandai dengan harakiri karena kalah dalam pertempuran. Di zaman sekarang, budaya malu lebih ditunjukan dalam bentuk upaya mengundurkan diri bagi seorang pemimpin yang merasa dirinya gagal dalam menjalankan amanat tugas atau pekerjaan yang diembannya.

Mandiri.

Bangsa jepang adalah bangsa yang tidak cengeng. Buktinya adalah meski mereka bukan negara yang kaya akan SDA, tapi mereka selalu berupaya keras agar bisa hidup makmur dengan keterbatasan tersebut. Sikap mandiri ini sudah ditanamkan rakyat jepang sejak saat masih dalam masa kanak-kanak.

Pantang menyerah.

Bangsa jepang tidak mudah menyerah saat menghadapi masalah. Misalnya saat bencana melanda, mereka tidak pernah mengeluh meratapi nasibnya. Mereka tetap tegar dan bangkit dari kegagalan dan keterpurukan untuk kembali ke jalur kemenangan. Bahkan, teori yang merumuskan proses pembelajaran dari kegagalan ini berasal dari jepang bernama shippaigaku (ilmu kegagalan).

Gemar membaca.

Orang jepang sangat suka membaca. Hal ini bisa terlihat dari fenomena unik di mana setiap penumpang kereta di jepang apakah dia sedang duduk atau berdiri sekalipun pasti sebagian besar akan digunakan waktunya untuk membaca. Banyak buku-buku luar negeri yang langsung diterjemahkan ke bahasa jepang begitu buku tersebut di luncurkan. Tingginya minat baca masyarakat jepang ini juga didukung oleh upaya pemerintah yang berperan aktif dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat khususnya pelajar seperti dengan membuat desain tulisan di buku dengan semenarik mungkin agar nyaman dan menarik untuk dibaca.

Inovasi.

Bangsa jepang bukan lah bangsa penemu, tetapi mereka salalu berinovasi dalam membuat sebuah prosuk agar laku di pasaran. Kita lihat saja contohnya mobil. Meski penemu dan pemegang patennya bukan dari jepang, tapi bagaimana kenyataan pasar otomotif dunia saat ini? Hampir semua kelas penjualan pasar otomotif dikuasai oleh jepang bukan? Jepang dengan inovasinya mampu menciptakan sebuah mobil yang murah dan berkualitas tinggi hingga banyak diminati oleh konsumen.

Loyalitas.

Loyalitas atau kesetiaan ini banyak ditunjukan oleh pekerja di jepang. Banyak pekerja yang hanya berada di satu atau dua perusahaan saja sampai dirinya pensiun karena loyalitasnya. Hal ini tentu berdampak positif terhadap proses stabilitas dan fokus perkembangan dari perusahaan tersebut untuk bergerak maju.

Bergaya hidup hemat.

Meski perndapatan perkapita masyarakat jepang tinggi, tapi itu tidak membuat gaya hidup mereka menjadi glamor dan justru sebaliknya. Warga jepang lebih memilih menggunakan kendaraan umum untuk bepergian daripada kendaraan pribadi. Bukan karena alasan tidak bisa membeli, tapi dengan menggunakan kendaraan umum dinilai lebih hemat biaya daripada bepergian dengan kendaraan pribadi. Hidup hemat sangat bermanfaat, masih ingat bukan dengan pepatah hemat pangkal kaya?

Menjaga tradisi.

Jepang tidak pernah lupa dengan jati dirinya. Meski maju, tetapi jepang tetap memegang teguh nilai-nilai tradisi sampai sekarang ini. Contohnya adalah budaya minta maaf dan seorang istri yang telah bersuami biasanya tidak berkarir di luar rumah. Kesopanan dan kerendahan hati masyarakat jepang tetap terpelihara di tengah keberhasilan yang telah didapatkan.

Kerja sama kelompok.

Ada anekdot yang menyatakan, jika seorang profesor jepang tidak bisa mengalahkan profesor amerika. Tapi, 10 orang profesor amerika tidak bisa mengalahkan 10 orang profesor jepang yang bekerja sama. Dari anekdot ini sudah dapat kita ambil kesimpulan jika perkembangan jepang menjadi negara maju tidak luput dari usaha gotong royong seluruh komponen bangsanya. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh! Begitulah pepatah indonesia mengatakannya.

Pendidikan kerja sama ini juga sudah diaplikasikan sejak masa pendidikan di sekolah. Warga jepang tidak pernah menunjukan individualistisnya, tapi lebih menekankan pada pentingnya kolektifitas kerja. Saat mengerjakan sebuah tugas, biasanya murid sekolah lebih diarahkan untuk menyelesaikan secara berkelompok daripada secara individu.

Sungguh hal-hal di atas adalah sebuah pembelajaran yang wajib untuk kita teladani. Bangsa yang besar seperti bangsa jepang selalu menjalankan hal tersebut dengan kedisiplinan dan penuh konsistensi. Semoga contoh perbuatan baik tersebut dapat menginspirasi kita semua sebagai bangsa indonesia untuk dapat bergerak maju menuju keberhasilan di masa mendatang. Amin..
Semangat kawan-kawan!

Jumat, 19 November 2010

CARA BELAJAR EFEKTIF

belajar merupakan suatu kewajiban bagi kita semua.
sudah menjadi kewajiban kita sebagai umat manusia yang memang sejatinya tercipta sebagai pemimpin di muka bumi ini untuk belajar dari lahir sampai mati.

saat kita memasuki bangku pendidikan, belajar secara formal untuk menuntut ilmu merupakan sebuah rutinitas sehari-hari yang selalu kita jalani demi terwujudnya cita-cita di masa depan. akan tetapi, kadang kala kita lupa dengan kewajiban kita yang satu ini karena disibukan dengan aktivitas lain. dengan kata lain, kita sering kekurangan waktu untuk memaksimalkan proses belajar kita.
jika ini terjadi dalam kehidupan kita, ada baiknya kita pandai-pandai menyiasati waktu yang kita punya untuk belajar secara efektif.

belajar secara efektif merupakan sebuah metode belajar yang mengutamakan hasil yang akan dicapai dari proses belajar tersebut, serta ditunjang dengan proses pelaksanaan yang efisien.
beberapa keuntungan dari belajar efektif ini adalah kita akan lebih cepat mengerti tentang materi yang sedang kita pelajari. selain itu, kita juga dapat menghemat waktu untuk belajar sehingga dapat mengalokasikan kelebihan waktu tersebut untuk mengerjakan hal-hal lain yang juga bermanfaat. dan pada akhirnya kita tidak akan cepat merasa jenuh karena selalu berkutat dengan proses belajar menuntut ilmu.

adapun beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk menjalani proses belajar yang efektif antara lain;

1. awali proses belajar dengan niat yang tulus untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat.
2. berdoa agar diberikan kemudahan dalam menyerap ilmu saat belajar.
3. pilihlah cara belajar yang cocok menurut kalian, apakah lebih nyaman belajar sendiri atau belajar kelompok bersama teman.
4. buatlah suasana belajar senyaman mungkin, bisa dengan nyemil, mendengarkan musik, atau memilih keheningan suasana untuk memudahkan berkonsentrasi.
5. rasakan jika belajar adalah sebuah hal yang menyenangkan bagi kita.
6. saat mulai belajar, pahami kerangka umum dari meteri pelajaran tersebut.
7. selalu utamakan memegang konsep, bukan hanya belajar menghafal.
8. buatlah sebuah alur berpikir yang sistematis dari konsep yang telah kita pahami agar tidak mudah lupa dengan mengaitkan antara satu poin dengan poin-poin lainnya.
9. latihan soal agar pemahaman kita akan materi tersebut semakin terasah.
10. bayangkan penerapan ilmu tersebut dalam kehidupan kita sehari-hari.

itulah beberapa cara sederhana bagi kita untuk menciptakan suatu proses belajar yang efektif.
kita dapat pula menambahkan variasi tentang cara belajar kita selama hal yang kita lakukan tersebut dapat membuat kita semakin mudah mempelajari dan memahami sebuah materi pembelajaran.
selain itu, belajarlah pada saat-saat yang menyenangkan dan mendukung. lebih baik untuk belajar selama satu jam saat kondisi tubuh kita prima daripada belajar selama lima jam saat kondisi tubuh kita tidak fit.
yang terakhir adalah bagaimana kita dapat menjaga konsistensi kita dalam belajar. lebih baik jika kita belajar selama dua jam sehari daripada belajar selama delapan setiap tiga hari sekali.

PANDUAN MEMILIH SEKOLAH BERKUALITAS

pendidikan merupakan sebuah hal yang sangat penting bagi kita.
karena dengan pendidikanlah yang akan membuka pintu masa depan kita.
hal ini sejalan dengan salah satu tujuan nasional bangsa indonesia yaitu mencerdasakan kehidupan bangsa.

berkaitan dengan pendidikan tersebut, sekolah merupakan satu-satunya tempat formal untuk melakukan proses pendidikan.
selain sekolah, biasanya ada juga masyarakat yang memilih untuk melakukan proses belajar mengajarnya di rumah atau yang sering disebut sebagai home schooling.
jika kita termasuk kategori yang menggunakan sistem pendidikan reguler di mana melakukan proses belajar mengajar di sekolah, ada baiknya jika kita mencermati beberapa hal terlebih dahulu yang berkaitan dengan sekolah tersebut untuk menilai kualitas dari sekolah yang akan kita jadikan sebagai tempat belajar mengajar.
karena faktanya adalah sekolah yang berkualitas selalu menjadi incaran banyak murid baru agar mereka dapat bersekolah di sana mengingat manfaat yang akan mereka peroleh di bidang pendidikan dari sekolah tersebut.

beberapa hal yang perlu kita ketahui untuk menyimpulkan jika sekolah yang kita pilih merupakan sekolah yang berkualitas antara lain;

1. sekolah memiliki reputasi yang bagus di mata masyarakat.
2. memberikan kualitas pelayanan pendidikan yang berkualitas.
3. memiliki biaya pendidikan yang menguntungkan, artinya biaya yang dikeluarkan sesuai dengan kualitas pendidikan yang diterima.
4. mampu menciptakan lulusan yang berkualitas dari segi keilmuan dan keterampilan.
5. banyak lulusannya yang diterima di jenjang pendidikan selanjutnya yang favorit.
6. tidak adanya kkn dalam proses penerimaan murid baru.
7. banyak murid dari sekolah tersebut yang berprestasi baik akademik maupun nonakademik.
8. memiliki tenaga pengajar yang berkredibilitas tinggi dalam bidang ajarnya.
9. memiliki cukup kegiatan ekstra kulikuler yang berkualitas di samping kegiatan akademis.
10. telah diakui sebagai sekolah standar nasional atau bahkan sekolah berstandar internasional.
11. memiliki sarana dan prasarana yang berkualitas dalam menunjang proses belajar mengajar.
12. jika sekolah swasta, telah terakreditasi a.
13. memberikan program bantuan berupa keringanan maupun penghapusan biaya pendidikan bagi murid dengan keluarga tidak mampu.
14. mampu menciptakan suasana di lingkungan sekolah yang kompetitif bersaing untuk maju antarsesama murid, pengajar, maupun pengurus sekolah.
15. mamberikan perhatian yang lebih kepada murid yang memiliki masalah pribadi dengan membantu mencarikan jalan keluar melalui konsultasi dengan bimbingan konseling.

secara umum dengan kita menempuh pendidikan di sekolah yang berkualitas akan sedikit banyak mendorong kita untuk lebih maju. jika kita memiliki potensi akademik yang bagus dan belajar di sekolah yang berkualitas, hal ini dapat diumpamakan seperti " benih yang ditanam di lahan yang subur ". dan karena itulah dengan bersekolah di sekolah yang berkualitas akan sangat membantu dalam mengembangkan kualitas akademik dalam diri kita.
sehingga, teliti sebelum membeli sangat dianjurkan bagi kita dalam memilih tipe sekolah berkualitas idaman kita.