bukan kebetulan kita terlahir seperti ini dan dalam keadaan seperti ini..
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi ku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi ku. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 02 Juni 2012
Fokus Menggapai Impian
Ketika kita berharap untuk mendapatkan sesuatu, kita pasti selalu membayangkan untuk mendapatkan suatu hal tersebut dalam kondisi yang maksimal. Misalnya kita berharap agar bisa sekolah di lembaga pendidikan yang terbaik, berharap untuk memiliki mobil termewah, hingga berharap untuk bisa masuk surga. Semuanya sah saja karena hal itu juga tidak terlepas dari naluri manusia untuk selalu mendapatkan yang lebih. Toh dalam berharap itu gratis dan tiada batasan. Jadi, kalau kita saja tidak berani berharap bagaimana kita bisa benar-benar mewujudkannya?
Masalah kemudian muncul ketika kita harus dihadapkan pada sisi realisasi. Setelah kita berharap, bisakah kita utuk mewujudkannya? Semua tergantung pada niat awal kita. Jika dari awal memang kita sudah bertekad bulat untuk meraihnya, maka untuk selanjutnya semua proses untuk meraih harapan itu akan menjadi mungkin meski harus melalui proses yang berliku.
Kita sudah memutuskan untuk meraih sesuatu. Tentu saja agar semua keputusan itu tidak hanya bersifat angan belaka, kita harus konsisten untuk sungguh-sungguh berusaha meraihnya. Kita harus fokus! Berjuang terus tanpa henti untuk meraihnya. Dalam proses mencapai harapan itu tentu ada hambatan yang menghadang. Tapi, kita tidak boleh cengeng. Semua harus kita hadapi karena itulah bayaran yang harus kita berikan untuk mendapatkan harapan yang kita inginkan.
Bukankah untuk mendapatkan sesuatu yang besar itu juga diperlukan pengorbanan yang besar?
Fokuslah terhadap apa yang ingin kita capai. Jangan sampai patah semangat menghentikan langkah kita. Sesungguhnya, perjuangan mencapai sesuatu itu dinyatakan selesai ketika kita sudah menyerah dan tidak ada lagi niat, bukan karena besarnya masalah yang menghadang. Fokuslah terhadap apa yang semestinya harus kita lakukan. Kerjakan dengan sebaik mungkin dan awalilah dengan sebuah niat yang tulus. Jika kita sudah fokus dan bersungguh-sungguh dalam berusaha menggapai harapan dan impian, maka semuanya akan kita dapatkan pada akhir waktunya nanti. Berusahalah dan berdoa.
Jumat, 16 Maret 2012
Pentingnya Sebuah Tujuan
Pentingnya Tujuan - Tujuan itu sangat penting dalam melakukan suatu hal. Kegiatan yang dilakukan tanpa tujuan akan menjadi sia-sia belaka karena kegiatan tersebut tidak memiliki arah dan titik akhir. Tujuan juga akan mempertegas mengenai apa saja hal atau kegiatan yang harus kita lakukan dan yang semestinya tidak kita lakukan dalam rangka mencapai tujuan tersebut.
Misalnya, ketika akan membuat sebuah bangun kita terlebih dahulu harus memiliki tujuan yang pasti. Kita harus yakin tujuan apa yang sebenarnya ingin kita capai dengan membuat bangunan tersebut. Tujuan yang ingin dicapai harus benar-benar penting dan kita butuhkan. Jangan sampai bangun tersebut dibuat hanya untuk melampiaskan tujuan sekunder atau tujuan yang tidak begitu penting.
Melakukan sebuah kegiatan tanpa tujuan yang jelas juga akan berdampak buruk bagi pencapaian tujuan yang tidak jelas tersebut. Selain boros karena pada dasarnya kita sudah melakukan hal yang sia-sia, akibat buruk lain yang akan kita rasakan dari melakukan hal tanpa tujuan yang jelas adalah munculnya kebosanan. Kita akan merasa bosan karena kita melakukan hal yang terus berulang tanpa ada peningkatan dan tanpa ada hasil nyata yang pasti.
Tujuan bisa diibaratkan sebagai sebuah pondasi dalam bangunan rumah. Jika tujuannya tidak jelas maka kegiatan tersebut akan berakhir sia-sia seperti bangunan rumah yang ambruk karena pondasinya yang tidak kokoh. Lalu, bagaimana caranya untuk mematenkan tujuan itu sendiri? Mudah, gunakan saja intuisi kita. Selain itu, tujuan yang baik akan muncul dari apa yang harus kita butuhkan karena tujuan itu merupakan sesuatu yang harus kita miliki.
Misalnya, ketika akan membuat sebuah bangun kita terlebih dahulu harus memiliki tujuan yang pasti. Kita harus yakin tujuan apa yang sebenarnya ingin kita capai dengan membuat bangunan tersebut. Tujuan yang ingin dicapai harus benar-benar penting dan kita butuhkan. Jangan sampai bangun tersebut dibuat hanya untuk melampiaskan tujuan sekunder atau tujuan yang tidak begitu penting.
Melakukan sebuah kegiatan tanpa tujuan yang jelas juga akan berdampak buruk bagi pencapaian tujuan yang tidak jelas tersebut. Selain boros karena pada dasarnya kita sudah melakukan hal yang sia-sia, akibat buruk lain yang akan kita rasakan dari melakukan hal tanpa tujuan yang jelas adalah munculnya kebosanan. Kita akan merasa bosan karena kita melakukan hal yang terus berulang tanpa ada peningkatan dan tanpa ada hasil nyata yang pasti.Tujuan bisa diibaratkan sebagai sebuah pondasi dalam bangunan rumah. Jika tujuannya tidak jelas maka kegiatan tersebut akan berakhir sia-sia seperti bangunan rumah yang ambruk karena pondasinya yang tidak kokoh. Lalu, bagaimana caranya untuk mematenkan tujuan itu sendiri? Mudah, gunakan saja intuisi kita. Selain itu, tujuan yang baik akan muncul dari apa yang harus kita butuhkan karena tujuan itu merupakan sesuatu yang harus kita miliki.
Dengan tujuan yang baik maka semua kegiatan yang kita lakukan dalam rangka mencapai tujuan tersebut akan terlaksana dengan baik. Semuanya menjadi terarah dan berakhir dengan baik sesuai yang kita inginkan.
Senin, 16 Mei 2011
Kelebihan Dan Kelemahan
Setiap manusia dilahirkan dengan kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Yang jelas, setiap manusia tidak mungkin memiliki kesamaan karena satu dan yang lainnya pasti lah berbeda.
Dalam menjalani kehidupan, kelebihan dan kelemahan seseorang ini akan berperan penting dalam menentukan keberhasilannya. Apakah kita dapat mendayagunakan kelebihan kita dengan baik atau justru kita terjebak dalam kelemahan kita.
Berbicara tentang kelebihan dan kelemahan, kira-kira kalian akan lebih memilih mana antara meningkatkan kelebihan kita atau mengoreksi kelemahan kita?
Yup, kalau menurut saya pribadi saya akan cenderung untuk memilih meningkatkan kelebihan daripada mengoreksi kelemahan. Mengapa?
Meningkatkan kelebihan kita akan membuat diri kita memiliki ciri khas tersendiri. Dengan begitu, kita akan lebih memiliki nilai yang sekaligus menjadikan kita sebagai pembeda dengan yang lain. Misalnya adalah kita pandai matematika, jago futsal, ahli computer, dsb. Tentunya akan lebih nikmat jika diri kita memiliki nilai meski pada bidang tertentu bukan?
Nah, hal ini berbeda dengan langkah kita yang memilih untuk memperbaiki kelemahan kita. Memang sih, upaya perbaikan itu penting. Tapi, perbaikan di sini dalam artian perombakan secara mendalam guna memperbaiki kelemahan kita sehingga memiliki kemampuan yang bagus. Itu yang kurang begitu baik. Mestinya kita perbaiki saja seperlunya, sisanya kita gunakan untuk mengembangkan kelebihan yang kita punya.
Mengapa hal ini begitu penting?
Yup, karena dengan kita memiliki kelebihan yang menonjol meski pada bidang tertentu akan membuat pembeda pada diri kita. Hal itu akan membuat diri kita memiliki nilai di atas rata-rata, bukan hanya rata-rata saja. Beda apabila kita hanya berkutat pada upaya perbaikan kelemahan. Yang akan kita dapatkan hanyalah kenaikan yang masih dalam rata-rata. So, diri kita pun tidak akan punya sebuah ciri pembeda dengan orang lain.
Temukan lah apa yang menjadi kelebihan dalam diri kita. Kemudian belajar dan berlatih lah untuk meningkatkan kelebihan yang kita punya. Tidak perlu risau apabila kita masih lemah pada bidang tertentu, karena kita masih bisa menggantikan diri kita dengan orang lain untuk menjalankan peran tersebut bukan? Misal kita lemah dalam matematika, kita masih bisa meminta bantuan pada orang lain untuk mengerjakannya bukan? Begitu lah jika kehidupan kita ini saling mengisi dan melengkapi kelebihan dan kelemahan masing-masing. Tetap fokus pada apa yang menjadi keunggulan kita. Tetap asah menjadi yang terbaik, dan rasakan manfaatnya!
Dalam menjalani kehidupan, kelebihan dan kelemahan seseorang ini akan berperan penting dalam menentukan keberhasilannya. Apakah kita dapat mendayagunakan kelebihan kita dengan baik atau justru kita terjebak dalam kelemahan kita.
Berbicara tentang kelebihan dan kelemahan, kira-kira kalian akan lebih memilih mana antara meningkatkan kelebihan kita atau mengoreksi kelemahan kita?
Yup, kalau menurut saya pribadi saya akan cenderung untuk memilih meningkatkan kelebihan daripada mengoreksi kelemahan. Mengapa?
Meningkatkan kelebihan kita akan membuat diri kita memiliki ciri khas tersendiri. Dengan begitu, kita akan lebih memiliki nilai yang sekaligus menjadikan kita sebagai pembeda dengan yang lain. Misalnya adalah kita pandai matematika, jago futsal, ahli computer, dsb. Tentunya akan lebih nikmat jika diri kita memiliki nilai meski pada bidang tertentu bukan?
Nah, hal ini berbeda dengan langkah kita yang memilih untuk memperbaiki kelemahan kita. Memang sih, upaya perbaikan itu penting. Tapi, perbaikan di sini dalam artian perombakan secara mendalam guna memperbaiki kelemahan kita sehingga memiliki kemampuan yang bagus. Itu yang kurang begitu baik. Mestinya kita perbaiki saja seperlunya, sisanya kita gunakan untuk mengembangkan kelebihan yang kita punya.
Mengapa hal ini begitu penting?
Yup, karena dengan kita memiliki kelebihan yang menonjol meski pada bidang tertentu akan membuat pembeda pada diri kita. Hal itu akan membuat diri kita memiliki nilai di atas rata-rata, bukan hanya rata-rata saja. Beda apabila kita hanya berkutat pada upaya perbaikan kelemahan. Yang akan kita dapatkan hanyalah kenaikan yang masih dalam rata-rata. So, diri kita pun tidak akan punya sebuah ciri pembeda dengan orang lain.
Temukan lah apa yang menjadi kelebihan dalam diri kita. Kemudian belajar dan berlatih lah untuk meningkatkan kelebihan yang kita punya. Tidak perlu risau apabila kita masih lemah pada bidang tertentu, karena kita masih bisa menggantikan diri kita dengan orang lain untuk menjalankan peran tersebut bukan? Misal kita lemah dalam matematika, kita masih bisa meminta bantuan pada orang lain untuk mengerjakannya bukan? Begitu lah jika kehidupan kita ini saling mengisi dan melengkapi kelebihan dan kelemahan masing-masing. Tetap fokus pada apa yang menjadi keunggulan kita. Tetap asah menjadi yang terbaik, dan rasakan manfaatnya!
Jumat, 13 Mei 2011
Diam Juga Pilihan
Kadang kala kita sering merasa kesal dengan sikap orang yang pendiam. Ekspresi diam memang multitafsir. Ada yang mengira diam itu sombong, tidak mau bergaul, cuek bebek, hingga cap sebagai sesuatu yang bodoh dan lemah.
Apakah diam itu salah?
Memang ada salahnya, tapi tidak sepenuhnya salah!
Diam itu juga bisa sebagai sebuah pilihan. Bagaimana bisa? Ya, kalau bukan sebagai alternatif pilihan, kenapa diam itu ada? Diam itu juga sebuah ekspresi tersembunyi bagi kita yang mampu memahami. Memang sulit melihat pesan yang ingin disampaikan dari ekspresi diam ini. Selain karena pesan yang bersifat tersirat, diam juga sudah memberikan kita efek negative sehingga kita pun akan terkesan “berat” untuk menelusurinya.
Pada kenyataan umum, diam diartikan sebagai sikap sombong. Apakah benar demikian? Tidak selalu benar! Diam bukan berarti sombong! Coba kita lihat apakah diamnya itu membawa rasa gelisah bagi kita yang memandang dan di dekatnya? Kalau tidak, berarti diamnya itu tidak sedang menampakan kesombongan!
Beberapa sifat yang bisa kita asumsikan dari ekspresi diam ini seperti ;
Dari pernyataan di atas dapat dilihat jika diam itu benar-benar multitafsir. Tidak ada yang tahu persis kenapa diam itu muncul. Meski kebanyakan beranggapan diam itu identik dengan kesombongan, tapi diam itu tidak selalu sombong.
Rambut boleh sama, tapi isi kepala tetap beda! 10 orang, ada 10 hati! So, setiap orang itu unik bukan dengan karakter dan kepribadiannya masing-masing? Sehingga, kita pun tidak dapat menjudge diam itu sebagai sebuah hal yang negatif! Diam sebagai hal yang buruk.
Positifkan hati dan pikiran jika di balik diam itu pasti ada pesan tersirat yang ingin disampaikan kepada kita.
Jika kita tidak jelas menentukan apa yang membuatnya diam, ada sebuah alasan jelas mengapa diam itu muncul. Ya, karena diam memang tercipta sebagai sebuah pilihan! Karena itu diam muncul sebagai alternatif untuk dipilih. So, diam juga pilihan.
Sadari lah jika diam disekitar kita itu juga membawa pesan yang bermakna. Tangkap pesan tersirat itu, dan apresiasi dengan melakukan timbal balik yang terbaik menurut kemampuan pribadi kita masing-masing.
Apakah diam itu salah?
Memang ada salahnya, tapi tidak sepenuhnya salah!
Diam itu juga bisa sebagai sebuah pilihan. Bagaimana bisa? Ya, kalau bukan sebagai alternatif pilihan, kenapa diam itu ada? Diam itu juga sebuah ekspresi tersembunyi bagi kita yang mampu memahami. Memang sulit melihat pesan yang ingin disampaikan dari ekspresi diam ini. Selain karena pesan yang bersifat tersirat, diam juga sudah memberikan kita efek negative sehingga kita pun akan terkesan “berat” untuk menelusurinya.
Pada kenyataan umum, diam diartikan sebagai sikap sombong. Apakah benar demikian? Tidak selalu benar! Diam bukan berarti sombong! Coba kita lihat apakah diamnya itu membawa rasa gelisah bagi kita yang memandang dan di dekatnya? Kalau tidak, berarti diamnya itu tidak sedang menampakan kesombongan!
Beberapa sifat yang bisa kita asumsikan dari ekspresi diam ini seperti ;
- Sombong.
- Tidak mengerti akan sesuatu.
- Sudah mengerti akan sesuatu.
- Cuek.
- Pemurung.
- Sedang dalam keadaan down.
- Mendapatkan perasaan yang sangat tidak nyaman.
- Mendapatkan perasaan yang sangat nyaman.
- Dsb.
Dari pernyataan di atas dapat dilihat jika diam itu benar-benar multitafsir. Tidak ada yang tahu persis kenapa diam itu muncul. Meski kebanyakan beranggapan diam itu identik dengan kesombongan, tapi diam itu tidak selalu sombong.
Rambut boleh sama, tapi isi kepala tetap beda! 10 orang, ada 10 hati! So, setiap orang itu unik bukan dengan karakter dan kepribadiannya masing-masing? Sehingga, kita pun tidak dapat menjudge diam itu sebagai sebuah hal yang negatif! Diam sebagai hal yang buruk.
Positifkan hati dan pikiran jika di balik diam itu pasti ada pesan tersirat yang ingin disampaikan kepada kita.
Jika kita tidak jelas menentukan apa yang membuatnya diam, ada sebuah alasan jelas mengapa diam itu muncul. Ya, karena diam memang tercipta sebagai sebuah pilihan! Karena itu diam muncul sebagai alternatif untuk dipilih. So, diam juga pilihan.
Sadari lah jika diam disekitar kita itu juga membawa pesan yang bermakna. Tangkap pesan tersirat itu, dan apresiasi dengan melakukan timbal balik yang terbaik menurut kemampuan pribadi kita masing-masing.
Senin, 09 Mei 2011
Belajar Dari Masa Lalu
Setiap orang pasti memiliki masa lalunya sendiri-sendiri. Entah baik atau buruk, masing-masing di antara kita pasti pernah melewatinya.
Pentingkah masa lalu bagi hidup kita?
Masa lalu memang sudah kita tinggalkan. Secara logis, masa lalu memang sudah tidak bersinggungan lagi dengan kita. Tapi, bagaimana perannya? Ada! Masa lalu juga memiliki peran yang penting dalam menentukan arah hidup kita. Masa lalu memiliki peran secara tidak langsung dalam memperbaiki kualitas hidup kita, entah itu lewat sikap maupun cara berpikir kita.
Misalnya begini, kita sedang membeli sebuah kipas angina yang memiliki harga murah tak logis seperti biasanya. Awalnya kita berpikir jika mungkin ini barang cuci gudang. Tapi, dengan intelektual kita yang memadai kita yakin ini bukan lah barang hasil cuci gudang dan pikiran kita mengarah pada barang murahan yang berkualitas busuk! Sudah tahu barangnya seperti itu, tapi kita tetap nekat membeli karena tergiur harga yang miring. Setelah terbeli dan dipakai selama dua minggu, kipas angina tersebut langsung meledak entah kenapa! Nah, ini kesalahan kita bukan? Apakah kita akan bilang “ya sudah lah, yang lalu biar berlalu” tanpa memikirkan sesuatu paling tidak sesuatu sebagai antisipasi untuk masa depannya?
Di sini lah peran masa lalu digunakan. Dengan berbekal pengalaman yang kita miliki tersebut, kita akan lebih jeli lagi dalam membeli dan tak akan mudah tergoda oleh iming-iming harga yang murah dan mengabaikan kualitas barang. Pengalaman dari masa lalu menjadi penting bukan? Ingat, pengalaman adalah guru yang paling berharga!
Apakah penerapannya seperti itu?
Kadang sebagian orang menyatakan masa lalunya tidak penting. Kita tentu sering mendengar ungkapan “mari kita buka lembarang baru”. Atau “ya sudah lah, yang lalu biar lah berlalu.” Iya kan?
Nah, dari statement itu saja sudah terlihat betapa kita tidak menghargai masa lalu yang telah kita lewati.
Apa yang seharusnya dilakukan?
Hargai lah masa lalu layaknya masa lalu telah menemani setiap langkah dalam hari-hari kita. Jangan melupakannya, mengesampingkannya, apalagi membuangnya. Seburuk apapun masa lalu kita, setiap kejadian pasti ada hikmahnya untuk kita pelajari dan kita terapkan ilmu serta manfaatnya di masa depan. Jika ada kenangan buruk, memang kita harus melupakannya agar tidak menguak lagi luka yang ada. Tapi, yang tidak boleh dilupakan adalah bahan pembelajarannya tentang apa yang harus kita lakukan agar kenangan buruk tersebut tidak terulang kembali. Jangan sampai kita jatuh pada lubang yang sama! Kita harus bisa melihat ke belakang sejanak untuk mengetahui latar belakang hidup kita. Dengan begitu, niscaya kita tidak akan menjadi orang yang lupa diri dalam menjalani hidup. Hidup kita akan selalu terkontrol dengan baik tanpa adanya pembelajaran masa lalu yang terlewatkan.
Selalu ingat dan yakini dalam hati, “jadikan lah masamu lalu sebagai cerminan untuk melangkah di masa depan!”. Dengan begitu, hidup yang kita lalui ini akan semakin terasa indah, terarah, dan jauh dari rasa gundah. Bersemangat kawan-kawan!
Pentingkah masa lalu bagi hidup kita?
Masa lalu memang sudah kita tinggalkan. Secara logis, masa lalu memang sudah tidak bersinggungan lagi dengan kita. Tapi, bagaimana perannya? Ada! Masa lalu juga memiliki peran yang penting dalam menentukan arah hidup kita. Masa lalu memiliki peran secara tidak langsung dalam memperbaiki kualitas hidup kita, entah itu lewat sikap maupun cara berpikir kita.
Misalnya begini, kita sedang membeli sebuah kipas angina yang memiliki harga murah tak logis seperti biasanya. Awalnya kita berpikir jika mungkin ini barang cuci gudang. Tapi, dengan intelektual kita yang memadai kita yakin ini bukan lah barang hasil cuci gudang dan pikiran kita mengarah pada barang murahan yang berkualitas busuk! Sudah tahu barangnya seperti itu, tapi kita tetap nekat membeli karena tergiur harga yang miring. Setelah terbeli dan dipakai selama dua minggu, kipas angina tersebut langsung meledak entah kenapa! Nah, ini kesalahan kita bukan? Apakah kita akan bilang “ya sudah lah, yang lalu biar berlalu” tanpa memikirkan sesuatu paling tidak sesuatu sebagai antisipasi untuk masa depannya?
Di sini lah peran masa lalu digunakan. Dengan berbekal pengalaman yang kita miliki tersebut, kita akan lebih jeli lagi dalam membeli dan tak akan mudah tergoda oleh iming-iming harga yang murah dan mengabaikan kualitas barang. Pengalaman dari masa lalu menjadi penting bukan? Ingat, pengalaman adalah guru yang paling berharga!
Apakah penerapannya seperti itu?
Kadang sebagian orang menyatakan masa lalunya tidak penting. Kita tentu sering mendengar ungkapan “mari kita buka lembarang baru”. Atau “ya sudah lah, yang lalu biar lah berlalu.” Iya kan?
Nah, dari statement itu saja sudah terlihat betapa kita tidak menghargai masa lalu yang telah kita lewati.
Jadikan lah masamu lalu sebagai cerminan untuk melangkah di masa depan.
Apa yang seharusnya dilakukan?
Hargai lah masa lalu layaknya masa lalu telah menemani setiap langkah dalam hari-hari kita. Jangan melupakannya, mengesampingkannya, apalagi membuangnya. Seburuk apapun masa lalu kita, setiap kejadian pasti ada hikmahnya untuk kita pelajari dan kita terapkan ilmu serta manfaatnya di masa depan. Jika ada kenangan buruk, memang kita harus melupakannya agar tidak menguak lagi luka yang ada. Tapi, yang tidak boleh dilupakan adalah bahan pembelajarannya tentang apa yang harus kita lakukan agar kenangan buruk tersebut tidak terulang kembali. Jangan sampai kita jatuh pada lubang yang sama! Kita harus bisa melihat ke belakang sejanak untuk mengetahui latar belakang hidup kita. Dengan begitu, niscaya kita tidak akan menjadi orang yang lupa diri dalam menjalani hidup. Hidup kita akan selalu terkontrol dengan baik tanpa adanya pembelajaran masa lalu yang terlewatkan.
Selalu ingat dan yakini dalam hati, “jadikan lah masamu lalu sebagai cerminan untuk melangkah di masa depan!”. Dengan begitu, hidup yang kita lalui ini akan semakin terasa indah, terarah, dan jauh dari rasa gundah. Bersemangat kawan-kawan!
Kamis, 14 April 2011
Hidup Adalah Pilihan
Hidup selalu penuh dengan kesenangan. Dalam menjalani hidup, manusia terkadang dibutakan oleh berbagai kesenangan yang membuatnya lupa akan sebuah pilihan. Yup, hidup adalah sebuah pilihan dan bukan sebuah keserakahan.
Saat kita dihadapkan pada beberapa pilihan kesenangan, kita cenderung bersikap serakah untuk mendapatkan semuanya. Padahal, saat keinginan tak sebanding dengan kemauan mengingat kapasitas kita sebagai manusia biasa, kita semestinya memilih di antara beberapa pilihan yang ada. Kita memilih yang terbaik menurut kita di antara beberapa pilihan yang ada.
Mengapa?
Bukankah kita juga hidup berdampingan dengan orang lain? Kenapa harus kita ambil semua dan tidak kita sisakan pada mereka-mereka yang ada di dekat kita? Dengan berbagi kesempatan untuk mendapatkan kesenangan akan memberikan kita banyak pelajaran tentang bagaimana arti keberhasilan yang sesungguhnya. Bukankah seorang yang sukses itu juga ingin agar kawan di dekatnya ikut sukses?
Kapasitas kita sebagai manusia biasa juga membatasi langkah kita untuk berbuat banyak meraih apa yang kita inginkan. Kita harus realistis, jika kemauan manusia yang besar tak sebanding dengan kemampuannya yang kecil. So, jangan lah muluk-muluk saat mengharapkan semua pilihan akan jatuh ke tangan kita!
Dan yang paling penting dengan sikap kita yang memilih di antara beberap pilihan adalah kita akan terhindar dari sikap serakah! Ingat, sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Maka sesuaikanlah kemauan kita dengan porsi kemampuan diri kita. Dan yang tak kalah pentingnya saat kita berani memilih dan merelakan pilihan lain di antara beberapa pilihan kenikmatan adalah kita akan semakin mengerti tentang arti pentingnya pilihan yang kita pilih. Kita sadar dan kita yakin jika pilihan kita itu lah pilihan yang terbaik menurut kita saat kita memilihnya. Maka, hal itu pun akan membawa kita pada kebahagiaan dan terjauhkan dari penyesalan.
So, berpikirlah untuk memilih di antara beberapa pilihan yang ada dalam hidup kita karena hidup adalah pilihan. Pilihlah yang terbaik menurut hati dan pikiran kita. Karena dengan begitu kita akan selalu merasa bahagia dan tak akan pernah menyesal dengan pilihan yang kita ambil. Jalani hidup dengan pilihan yang kita ambil tersebut dengan penuh keyakinan. Dan bersiap lah untuk selalu mendapatkan keberkahan, kemudahan, kebahagiaan, dan kesenangan dalam menjalani hidup kita. Sip?
Saat kita dihadapkan pada beberapa pilihan kesenangan, kita cenderung bersikap serakah untuk mendapatkan semuanya. Padahal, saat keinginan tak sebanding dengan kemauan mengingat kapasitas kita sebagai manusia biasa, kita semestinya memilih di antara beberapa pilihan yang ada. Kita memilih yang terbaik menurut kita di antara beberapa pilihan yang ada.
Mengapa?
Bukankah kita juga hidup berdampingan dengan orang lain? Kenapa harus kita ambil semua dan tidak kita sisakan pada mereka-mereka yang ada di dekat kita? Dengan berbagi kesempatan untuk mendapatkan kesenangan akan memberikan kita banyak pelajaran tentang bagaimana arti keberhasilan yang sesungguhnya. Bukankah seorang yang sukses itu juga ingin agar kawan di dekatnya ikut sukses?
Kapasitas kita sebagai manusia biasa juga membatasi langkah kita untuk berbuat banyak meraih apa yang kita inginkan. Kita harus realistis, jika kemauan manusia yang besar tak sebanding dengan kemampuannya yang kecil. So, jangan lah muluk-muluk saat mengharapkan semua pilihan akan jatuh ke tangan kita!
Dan yang paling penting dengan sikap kita yang memilih di antara beberap pilihan adalah kita akan terhindar dari sikap serakah! Ingat, sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Maka sesuaikanlah kemauan kita dengan porsi kemampuan diri kita. Dan yang tak kalah pentingnya saat kita berani memilih dan merelakan pilihan lain di antara beberapa pilihan kenikmatan adalah kita akan semakin mengerti tentang arti pentingnya pilihan yang kita pilih. Kita sadar dan kita yakin jika pilihan kita itu lah pilihan yang terbaik menurut kita saat kita memilihnya. Maka, hal itu pun akan membawa kita pada kebahagiaan dan terjauhkan dari penyesalan.
So, berpikirlah untuk memilih di antara beberapa pilihan yang ada dalam hidup kita karena hidup adalah pilihan. Pilihlah yang terbaik menurut hati dan pikiran kita. Karena dengan begitu kita akan selalu merasa bahagia dan tak akan pernah menyesal dengan pilihan yang kita ambil. Jalani hidup dengan pilihan yang kita ambil tersebut dengan penuh keyakinan. Dan bersiap lah untuk selalu mendapatkan keberkahan, kemudahan, kebahagiaan, dan kesenangan dalam menjalani hidup kita. Sip?
Senin, 04 April 2011
Semua Ada Hasilnya
Untuk mencapai hidup yang menyenangkan, pasti butuh usaha yang keras. Kadang kita dituntut untuk melakukan hal-hal yang mungkin sebelumnya terasa sulit bagi kita, tapi kita diharuskan untuk melakukannya. Memang pepatah hidup adalah perjuangan sepenuhnya benar. Kita tak boleh berdiam diri karena kita harus terus berusaha dan berupaya sebaik mungkin untuk meraih semua impian kita. Pertanyaannya adalah, apakah semua usaha kita itu akan ada balasannya?
Semua pasti akan ada hasilnya!
Apakah kita melakukan pekerjaan yang kecil atau bahkan besar sekalipun. Apakah pekerjaan baik atau buruk, semua pasti ada balasannya. Ada sebab, pasti ada akibat. Ada aksi, pasti juga akan ada reaksi.
Jangan pernah khawatir saat kita melakukan usaha untuk meraih sesuatu. Karena apapun usaha kita tersebut, pasti akan semakin mendekatkan kita pada impian yang ingin kita capai melalui usaha tersebut. Yang penting awali dengan niat yang baik, usaha dengan maksimal, dan yakinkan hati kalau kita optimis bisa mendapatkannya.
Jangan lupa juga untuk berdoa kepada Allah SWT agar semuanya berjalan dengan baik. Berharap lah untuk selalu dimudahkan oleh yang maha memudahkan atas setiap usaha kita. Jangan berdoa agar kita langsung mendapatkan apa yang kita inginkan, karena secara psikologis hal itu menunjukan kalau kita takut untuk gagal mendapatkan hasilnya. Tapi, berdoa lah agar kita diberikan keberhasilan dalam menjalankan usaha mencapai tujuan. Mengapa? Karena pada dasarnya hasil maksimal itu selalu mengikuti kesempurnaan usaha yang kita lakukan. Bukankah sebuah proses yang baik itu juga pasti menimbulkan hasil yang baik pula? Iya kan?
Jadi, jangan pernah ragu lagi dalam melakukan sesuatu. Semua usaha kita pasti akan ada hasilnya! Entah sekarang atau besok. Entah kita rasakan atau tidak. Entah besar atau kecil. Semua tergantung usaha kita dan usaha kita pasti ada hasilnya. Jangan ragu lagi untuk melangkah. Bersemangat, kuatkan niat, dan yakin lah jika usaha kita pasti bermanfaat!
Semua pasti akan ada hasilnya!
Apakah kita melakukan pekerjaan yang kecil atau bahkan besar sekalipun. Apakah pekerjaan baik atau buruk, semua pasti ada balasannya. Ada sebab, pasti ada akibat. Ada aksi, pasti juga akan ada reaksi.
Jangan pernah khawatir saat kita melakukan usaha untuk meraih sesuatu. Karena apapun usaha kita tersebut, pasti akan semakin mendekatkan kita pada impian yang ingin kita capai melalui usaha tersebut. Yang penting awali dengan niat yang baik, usaha dengan maksimal, dan yakinkan hati kalau kita optimis bisa mendapatkannya.
Jangan lupa juga untuk berdoa kepada Allah SWT agar semuanya berjalan dengan baik. Berharap lah untuk selalu dimudahkan oleh yang maha memudahkan atas setiap usaha kita. Jangan berdoa agar kita langsung mendapatkan apa yang kita inginkan, karena secara psikologis hal itu menunjukan kalau kita takut untuk gagal mendapatkan hasilnya. Tapi, berdoa lah agar kita diberikan keberhasilan dalam menjalankan usaha mencapai tujuan. Mengapa? Karena pada dasarnya hasil maksimal itu selalu mengikuti kesempurnaan usaha yang kita lakukan. Bukankah sebuah proses yang baik itu juga pasti menimbulkan hasil yang baik pula? Iya kan?
Jadi, jangan pernah ragu lagi dalam melakukan sesuatu. Semua usaha kita pasti akan ada hasilnya! Entah sekarang atau besok. Entah kita rasakan atau tidak. Entah besar atau kecil. Semua tergantung usaha kita dan usaha kita pasti ada hasilnya. Jangan ragu lagi untuk melangkah. Bersemangat, kuatkan niat, dan yakin lah jika usaha kita pasti bermanfaat!
Kamis, 17 Maret 2011
Konsistensi Memberi Arti
Hidup adalah perjuangan, begitu ungkapan yang kiranya pantas untuk didengungkan setiap orang sekarang ini. Yup, bagaimana tidak? Beragam persoalan, masalah, hambatan, rintangan, dan cobaan selalu datang silih berganti. Jika kita sebagai insan biasa tak memiliki kekuatan untuk menjalaninya, maka apa jadinya hidup kita nanti?
Dengan beragam kesulitan hidup tersebut tentunya membutuhkan solusi penyelesaian masalah yang tidak mudah. Semua kesulitan harus dilalui dengan proses yang berat dan lama. Dan karena itu lah banyak orang yang lebih memilih jalan pintas sebagai alternatif karena ketidaksanggupan mereka.
Sebenarnya untuk menghadapi semua itu relatif mudah. Kita cukup kuatkan niat dan berusaha semaksimal mungkin. Apakah cukup hanya sebatas itu? Tidak! Karena fakta lain berbicara jika orang yang tak tahan dalam melakukannya pasti juga akan tumbang di tengah jalan. Dalam artian jika seseorang tersebut tidak memiliki konsistensi dalam menjalankan kerjanya, maka dia akan gagal ditengah jalan.
Lalu, apa pemicunya?
Banyak, tapi yang paling nyata adalah dia tidak kunjung juga mendapatkan apa yang dia inginkan atau bahkan apa yang sangat dia butuhkan. Memang di sini dibutuhkan kesabaran dan niat yang lurus untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Konsistensi itu perlu!
Jangan hanya berpikir enaknya saja, tapi pikirkan juga kemungkinan-kemungkinan kesulitan yang akan kita hadapi. Kita tidak akan selamanya mendapatkan keberhasilan, tapi kita juga tak selamanya mendapatkan kegagalan. Jadi, artinya apa? Yup, hidup ini penuh misteri dan perjuangan untuk menjalankannya! Karena itu, dibutuhkan sikap konsistensi agar hidup kita berjalan dinamis. Imbangi juga dengan inovasi agar semuanya menunjukan adanya kemajuan kualitas dan kuantitas.
Bersemangatlah!
Jangan biarkan kebosanan menghancurkan langkah kita. Kuatkan niat dan perbaharui setiap konsistensi kita yang luntur. Ingat kawan, hidup itu perjuangan. Jadi, dibutuhkan usaha dan doa untuk menjalaninya guna mendapatkan keberhasilan hidup. Konsistensi itu penting!
Dengan beragam kesulitan hidup tersebut tentunya membutuhkan solusi penyelesaian masalah yang tidak mudah. Semua kesulitan harus dilalui dengan proses yang berat dan lama. Dan karena itu lah banyak orang yang lebih memilih jalan pintas sebagai alternatif karena ketidaksanggupan mereka.
Sebenarnya untuk menghadapi semua itu relatif mudah. Kita cukup kuatkan niat dan berusaha semaksimal mungkin. Apakah cukup hanya sebatas itu? Tidak! Karena fakta lain berbicara jika orang yang tak tahan dalam melakukannya pasti juga akan tumbang di tengah jalan. Dalam artian jika seseorang tersebut tidak memiliki konsistensi dalam menjalankan kerjanya, maka dia akan gagal ditengah jalan.
Lalu, apa pemicunya?
Banyak, tapi yang paling nyata adalah dia tidak kunjung juga mendapatkan apa yang dia inginkan atau bahkan apa yang sangat dia butuhkan. Memang di sini dibutuhkan kesabaran dan niat yang lurus untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Konsistensi itu perlu!
Jangan hanya berpikir enaknya saja, tapi pikirkan juga kemungkinan-kemungkinan kesulitan yang akan kita hadapi. Kita tidak akan selamanya mendapatkan keberhasilan, tapi kita juga tak selamanya mendapatkan kegagalan. Jadi, artinya apa? Yup, hidup ini penuh misteri dan perjuangan untuk menjalankannya! Karena itu, dibutuhkan sikap konsistensi agar hidup kita berjalan dinamis. Imbangi juga dengan inovasi agar semuanya menunjukan adanya kemajuan kualitas dan kuantitas.
Bersemangatlah!
Jangan biarkan kebosanan menghancurkan langkah kita. Kuatkan niat dan perbaharui setiap konsistensi kita yang luntur. Ingat kawan, hidup itu perjuangan. Jadi, dibutuhkan usaha dan doa untuk menjalaninya guna mendapatkan keberhasilan hidup. Konsistensi itu penting!
Kamis, 17 Februari 2011
Hidup Adalah Ekspresi
Hidup itu indah. Begitu ungkapan yang biasanya orang bilang. Bagian sebagian orang, hidup ini terlalu kecil untuk diagung-agungkan. Akan tetapi, bagi sebagian lainnya hidup ini teramat indah untuk disia-siakan. Yup, itulah realita manusia dalam menyikapi hidupnya.
Yang jelas, hidup ini benar-benar indah untuk kita semua. Karena Tuhan pun tidak akan memberikan kita anugerah kehidupan yang tak lengkap dengan segala keindahannya bukan?
Hidup ini penuh dengan ekspresi. Kita bernyanyi, tertawa merasakan bahagianya hidup di dunia.
Sempat terlintas dibenakku kenapa masih saja ada orang yang mengutuk kejamnya dunia ditengah kemungkinan indahnya kebahagiaan kehidupan yang kita nantinya juga bisa untuk kita rasakan? Yup, sekali lagi inilah ekspresi hidup. Hidup itu penuh ekspresi.
Kita pasti bingung, bagaimana mengartikan ekspresi hidup kita ini. Mudah ko’, cukup pejamkan mata, rasakanlah apa yang kita rasakan dalam hati dan pikirkanlah apa yang sedang ada dipikiran kita. Jika sudah, maka ekspresikanlah. Entah itu menulis, bernyanyi, menari, berlari, semua hal tentunya yang ingin kita ungkapkan dari diri kita. Nah, begitulah cara kita mengekspresikan hidup. Mudah bukan?
Jika kita adalah orang yang cukup bijak menyikapi hidup, pertama pahami dan hargailah diri kita sendiri. Sadar atau tidak, diri kita itu juga butuh akan sebuah pengakuan, penghormatan, dan penghargaan. Luapkan atau ekspresikan apapun segala kebaikan yang ada dalam diri kita. Dengan demikian, diri kita akan menjadi lebih mudah dan ringan untuk menjalani hidup. Hidup tanpa beban, karena semua hal telah kita ekspresikan. Perasaan kita lega, pikiran kita pun akhirnya menjadi tenang.
Tertarik mencobanya?
Lakukanlah sekarang!
Selamat berekspresi kawanku semua . .
Yang jelas, hidup ini benar-benar indah untuk kita semua. Karena Tuhan pun tidak akan memberikan kita anugerah kehidupan yang tak lengkap dengan segala keindahannya bukan?
Hidup ini penuh dengan ekspresi. Kita bernyanyi, tertawa merasakan bahagianya hidup di dunia.
Sempat terlintas dibenakku kenapa masih saja ada orang yang mengutuk kejamnya dunia ditengah kemungkinan indahnya kebahagiaan kehidupan yang kita nantinya juga bisa untuk kita rasakan? Yup, sekali lagi inilah ekspresi hidup. Hidup itu penuh ekspresi.
Kita pasti bingung, bagaimana mengartikan ekspresi hidup kita ini. Mudah ko’, cukup pejamkan mata, rasakanlah apa yang kita rasakan dalam hati dan pikirkanlah apa yang sedang ada dipikiran kita. Jika sudah, maka ekspresikanlah. Entah itu menulis, bernyanyi, menari, berlari, semua hal tentunya yang ingin kita ungkapkan dari diri kita. Nah, begitulah cara kita mengekspresikan hidup. Mudah bukan?
Jika kita adalah orang yang cukup bijak menyikapi hidup, pertama pahami dan hargailah diri kita sendiri. Sadar atau tidak, diri kita itu juga butuh akan sebuah pengakuan, penghormatan, dan penghargaan. Luapkan atau ekspresikan apapun segala kebaikan yang ada dalam diri kita. Dengan demikian, diri kita akan menjadi lebih mudah dan ringan untuk menjalani hidup. Hidup tanpa beban, karena semua hal telah kita ekspresikan. Perasaan kita lega, pikiran kita pun akhirnya menjadi tenang.
Tertarik mencobanya?
Lakukanlah sekarang!
Selamat berekspresi kawanku semua . .
Jumat, 04 Februari 2011
3 Langkah Mudah Agar Kita Merasakan Bahagia
Bahagia. Ya, itulah kata yang sangat sering kita ucapkan dalam hidup kita. Semua orang ingin mendapatkannya tanpa terkecuali siapapun. Tua, muda, kaya, miskin, semua ingin merasakan perasaan bahagia dalam hidupnya. Permasalahannya sekarang adalah apakah semua orang itu pasti akan merasakan bahagia dalam hidupnya? Tidak..! Mengapa? Karena ini sangat bergantung dari bagaimana diri kita untuk menyikapinya.
Lalu, apa sebenarnya arti bahagia itu sendiri?
Andrew Matthes dalam bukunya Being HAppy: A Hand book to Greater Confidence and Security, menjelaskan bahwa yang menentukan kebahagiaan kita bukanlah apa yang terjadi pada kita, melainkan bagaimana reaksi kita terhadap hal-hal yang terjadi pada kehidupan kita. Kita juga bertanggung atas kebahagiaan itu sendiri. Untuk bahagia, kata Andrew, Fokuskan pikiran kita pada pikiran-pikiran bahagia. Kita adalah pengendali pikiran kita sendiri.
Kebahagiaan Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan yang ditandai dengan kesenangan, cinta, kepuasan, kenikmatan, atau kegembiraan. Berbagai pendekatan filsafat, agama, psikologi, dan biologi telah dilakukan untuk mendefinisikan kebahagiaan dan menentukan sumbernya.
Yup, itulah bahagia.
Masalah selanjutnya adalah bagaimana sikap yang perlu kita terapkan agar bahagia dapat kita raih dalam hidup kita? Mudah saja, ikuti tiga petunjuk praktisnya di bawah ini..
Berikan sikap untuk mudah memaafkan
Memaafkan seseorang memang tak semudah yang kita bayangkan. Jika perasaan kita telah dipenuhi dendam, jangankan untuk memaafkan, menengok masalah tersebut saja kadang sudah cukup untuk membuat diri kita berapi-api. Jika memang demikian, cobalah untuk kendalikan diri kita. Banyak hal yang bisa kita lakukan agar perasaan marah tersebut hilang dengan sendirinya. Bisa dengan duduk, berwudhu, hingga shalat untuk menenangkan jiwa.
Apa sih manfaatnya jika kita memiliki jiwa yang lapang untuk bisa memaafkan kesalahan orang lain dalam hidup kita? Banyak! Dan yang berkaitan dengan kebahagiaan kita ini adalah seolah-olah hidup kita ini akan terasa ringan tanpa beban. Bandingkan jika diri kita ini hidup dengan perasaan dendam dan penuh kemarahan jika ada seseorang yang bersalah kepada diri kita? Apanya yang bisa dinikmati dari indahnya dunia ini? Yang ada dalam hari-hari kita ini hanyalah rasa dendam, benci, dan perasaaan tak tenang serta gelisah yang akan selalu membebani kita. Dampaknya? Ya, begitulah. Hidup kacau, badan sakit karena perasaan kita sendiri, dan hidup pun tidak terarah seperti apa yang kita targetkan karena kita selalu berkutat dengan perasaan dendam kita sendiri.
Dengan hidup yang tanpa beban karena dapat dengan mudah memaafkan, hidup kita pun akan terasa lebih bahagia. Apa buktinya? Tidak ada lagi rasa benci dan dendam dalam hati, sehingga akan membuat hati kita akan terasa lebih suci dari dosa. Jika kita mudah memaafkan, bukankah kita akan lebih banyak teman dalam hidup kita. Tahu sendiri kan bagaimana enaknya memiliki banyak teman yang akan senantiasa menawarkan bantuannya saat kita dalam kesusahan?
Lagi pula secara kodratnya manusia memang tempatnya salah, jadi kenapa harus kita simpan dalam-dalam kesalahan mereka tanpa memaafkannya? Bukankah kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT? Jika Allah SWT saja mau untuk memaafkan dosa dan kesalahan umatnya, kenapa kita tidak?
Tingkatkan rasa syukur kita
Bersyukur adalah perbutan yang mulia. Secara gampangnya, syukur ini ibarat kita menghargai anugerah apapun yang telah diberikan seseorang yang dalam hal ini adalah Allah SWT kepada kita.seperti yang telah dijanjikanNya, dengan kita banyak kita bersyukur atas apapun yang kita miliki sekarang ini, niscaya kenikmatan yang telah kita miliki akan semakin ditambah, ditambah, dan akan terus ditambahkan olehNya. Pandai-pandailah untuk bersyukur agar hidup kita ini selalu penuh keberkahan dan selalu dilipatgandakan setiap kenikmatan yang kita punya.
Lalu, apa hubungannya jika kita kaitkan rasa syukur kita ini kepada perasaan bahagia yang akan kita terima dalam menjalani hidup ini?
Dengan kita banyak bersyukur, kita akan lebih menghargai apapun yang kita miliki. Sehingga, meski itu baik, sedang, bahkan buruk pun sebuah hal yang kita miliki akan tetap kita syukuri dan akan selalu menentramkan hati kita. Apakah mungkin demikian? Ya, mengapa tidak? Cobalah sekali waktu kita rasakan bagaimana bedanya antara saat kita pandai sekali untuk mensyukuri nikmat yang kita peroleh dengan bersikap acuh terhadap nikmat yang kita peroleh tersebut. Tentu akan ada bedanya bukan..?
Paling tidak adalah perasaan lega yang akan menghiasi hati kita. Nah, berawal dari sinilah kebahagiaan ini akan muncul. Setelah kita merasa hidup yang penuh kelegaan, tanpa tekanan, dan serasa bebas, apalagi yang kita rasakan? Tentunya adalah kita akan lebih mudah dalam menangkap kebahagiaan. Semuanya akan terasa indah.
Jangan perbesar sesuatu yang semestinya kecil
Apa itu maksudnya? Jika kita memiliki sebuah masalah, katakanlah sebuah masalah sepele yang kerap kali menimpa kita, jangan dengan hanya emosi yang tak terkendali kita lantas menjadikannya sebagai sebuah permasalahan yang besar. Hindari berperilaku bodoh seperti ini. Mengapa? Jelaslah, ini hanya tindakan bodoh yang tidak akan pernah ada manfaatnya. Bayangkan saja betapa repotnya hidup kita jika harus dipenuhi oleh masalah-masalaha yang bahkan mungkin semestinya tidak perlu dipermasalahkan!
Dengan kita senantiasa menjaga sikap, mengendalikan perasaan dan pikiran, kita akan lebih mudah dalam mengatur suasana hidup kita. Kita akan lebih mudah dalam mengidentifikasikan masalah-masalah yang butuh penyelesaian serius dan masalah yang tidak butuh penyelesaian berlarut-larut bahkan hingga dibesar-besarkan. Jika kita mampu mengendalikan masalah tersebut agar tetap berada dalam jalur penyelesaiannya, bukan tidak mungkin jika hidup kita akan semakin terasa lebih mudah karena tidak akan pernah ada beban berat yang kita rasakan. Bagaimana imbasnya jika hal iu terjadi?
Ya, kehidupan yang membahagiakanlah yang akan kita dapat. Hidup yang penuh kemudahan dan hidup yang penuh keindahan karena minimnya masalah.
Sungguh membuat hidup kita menjadi lebih bahagia itu sangat mudah bukan? Yang terpenting adalah adanya kemauan yang kuat dari dalam diri kita untuk berubah. Seimbangkan antara pikiran dan perasaan untuk memulainya, karena pada awal mencobanya biasanya hal ini akan cukup berat karena pengaruh kebiasaan dulu kita yang belum hilang. Hanya orang-orang yang yakin akan bisa melakukannya lah yang akan bisa menerapkan semua ini demi kehidupannya yang akan semakin bahagia.
Ingat, kebahagiaan itu muncul dari dalam hati. Bukan karena keadaan!
Bukan karena paksaan, tapi hatilah yang akan menilainya. Semua yang berawal dari hati, niscaya kembalinya akan ke hati juga. Begitu pula kebahagiaan yang kita rasakan, jika kita mulai dari hati maka kebahagiaan hidup kita tersebut akan kembali ke hati kita.
Bersemangat..!!
Lalu, apa sebenarnya arti bahagia itu sendiri?
Andrew Matthes dalam bukunya Being HAppy: A Hand book to Greater Confidence and Security, menjelaskan bahwa yang menentukan kebahagiaan kita bukanlah apa yang terjadi pada kita, melainkan bagaimana reaksi kita terhadap hal-hal yang terjadi pada kehidupan kita. Kita juga bertanggung atas kebahagiaan itu sendiri. Untuk bahagia, kata Andrew, Fokuskan pikiran kita pada pikiran-pikiran bahagia. Kita adalah pengendali pikiran kita sendiri.
Kebahagiaan Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan yang ditandai dengan kesenangan, cinta, kepuasan, kenikmatan, atau kegembiraan. Berbagai pendekatan filsafat, agama, psikologi, dan biologi telah dilakukan untuk mendefinisikan kebahagiaan dan menentukan sumbernya.
Yup, itulah bahagia.
Masalah selanjutnya adalah bagaimana sikap yang perlu kita terapkan agar bahagia dapat kita raih dalam hidup kita? Mudah saja, ikuti tiga petunjuk praktisnya di bawah ini..
Berikan sikap untuk mudah memaafkan
Memaafkan seseorang memang tak semudah yang kita bayangkan. Jika perasaan kita telah dipenuhi dendam, jangankan untuk memaafkan, menengok masalah tersebut saja kadang sudah cukup untuk membuat diri kita berapi-api. Jika memang demikian, cobalah untuk kendalikan diri kita. Banyak hal yang bisa kita lakukan agar perasaan marah tersebut hilang dengan sendirinya. Bisa dengan duduk, berwudhu, hingga shalat untuk menenangkan jiwa.
Apa sih manfaatnya jika kita memiliki jiwa yang lapang untuk bisa memaafkan kesalahan orang lain dalam hidup kita? Banyak! Dan yang berkaitan dengan kebahagiaan kita ini adalah seolah-olah hidup kita ini akan terasa ringan tanpa beban. Bandingkan jika diri kita ini hidup dengan perasaan dendam dan penuh kemarahan jika ada seseorang yang bersalah kepada diri kita? Apanya yang bisa dinikmati dari indahnya dunia ini? Yang ada dalam hari-hari kita ini hanyalah rasa dendam, benci, dan perasaaan tak tenang serta gelisah yang akan selalu membebani kita. Dampaknya? Ya, begitulah. Hidup kacau, badan sakit karena perasaan kita sendiri, dan hidup pun tidak terarah seperti apa yang kita targetkan karena kita selalu berkutat dengan perasaan dendam kita sendiri.
Dengan hidup yang tanpa beban karena dapat dengan mudah memaafkan, hidup kita pun akan terasa lebih bahagia. Apa buktinya? Tidak ada lagi rasa benci dan dendam dalam hati, sehingga akan membuat hati kita akan terasa lebih suci dari dosa. Jika kita mudah memaafkan, bukankah kita akan lebih banyak teman dalam hidup kita. Tahu sendiri kan bagaimana enaknya memiliki banyak teman yang akan senantiasa menawarkan bantuannya saat kita dalam kesusahan?
Lagi pula secara kodratnya manusia memang tempatnya salah, jadi kenapa harus kita simpan dalam-dalam kesalahan mereka tanpa memaafkannya? Bukankah kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT? Jika Allah SWT saja mau untuk memaafkan dosa dan kesalahan umatnya, kenapa kita tidak?
Tingkatkan rasa syukur kita
Bersyukur adalah perbutan yang mulia. Secara gampangnya, syukur ini ibarat kita menghargai anugerah apapun yang telah diberikan seseorang yang dalam hal ini adalah Allah SWT kepada kita.seperti yang telah dijanjikanNya, dengan kita banyak kita bersyukur atas apapun yang kita miliki sekarang ini, niscaya kenikmatan yang telah kita miliki akan semakin ditambah, ditambah, dan akan terus ditambahkan olehNya. Pandai-pandailah untuk bersyukur agar hidup kita ini selalu penuh keberkahan dan selalu dilipatgandakan setiap kenikmatan yang kita punya.
Lalu, apa hubungannya jika kita kaitkan rasa syukur kita ini kepada perasaan bahagia yang akan kita terima dalam menjalani hidup ini?
Dengan kita banyak bersyukur, kita akan lebih menghargai apapun yang kita miliki. Sehingga, meski itu baik, sedang, bahkan buruk pun sebuah hal yang kita miliki akan tetap kita syukuri dan akan selalu menentramkan hati kita. Apakah mungkin demikian? Ya, mengapa tidak? Cobalah sekali waktu kita rasakan bagaimana bedanya antara saat kita pandai sekali untuk mensyukuri nikmat yang kita peroleh dengan bersikap acuh terhadap nikmat yang kita peroleh tersebut. Tentu akan ada bedanya bukan..?
Paling tidak adalah perasaan lega yang akan menghiasi hati kita. Nah, berawal dari sinilah kebahagiaan ini akan muncul. Setelah kita merasa hidup yang penuh kelegaan, tanpa tekanan, dan serasa bebas, apalagi yang kita rasakan? Tentunya adalah kita akan lebih mudah dalam menangkap kebahagiaan. Semuanya akan terasa indah.
Jangan perbesar sesuatu yang semestinya kecil
Apa itu maksudnya? Jika kita memiliki sebuah masalah, katakanlah sebuah masalah sepele yang kerap kali menimpa kita, jangan dengan hanya emosi yang tak terkendali kita lantas menjadikannya sebagai sebuah permasalahan yang besar. Hindari berperilaku bodoh seperti ini. Mengapa? Jelaslah, ini hanya tindakan bodoh yang tidak akan pernah ada manfaatnya. Bayangkan saja betapa repotnya hidup kita jika harus dipenuhi oleh masalah-masalaha yang bahkan mungkin semestinya tidak perlu dipermasalahkan!
Dengan kita senantiasa menjaga sikap, mengendalikan perasaan dan pikiran, kita akan lebih mudah dalam mengatur suasana hidup kita. Kita akan lebih mudah dalam mengidentifikasikan masalah-masalah yang butuh penyelesaian serius dan masalah yang tidak butuh penyelesaian berlarut-larut bahkan hingga dibesar-besarkan. Jika kita mampu mengendalikan masalah tersebut agar tetap berada dalam jalur penyelesaiannya, bukan tidak mungkin jika hidup kita akan semakin terasa lebih mudah karena tidak akan pernah ada beban berat yang kita rasakan. Bagaimana imbasnya jika hal iu terjadi?
Ya, kehidupan yang membahagiakanlah yang akan kita dapat. Hidup yang penuh kemudahan dan hidup yang penuh keindahan karena minimnya masalah.
Sungguh membuat hidup kita menjadi lebih bahagia itu sangat mudah bukan? Yang terpenting adalah adanya kemauan yang kuat dari dalam diri kita untuk berubah. Seimbangkan antara pikiran dan perasaan untuk memulainya, karena pada awal mencobanya biasanya hal ini akan cukup berat karena pengaruh kebiasaan dulu kita yang belum hilang. Hanya orang-orang yang yakin akan bisa melakukannya lah yang akan bisa menerapkan semua ini demi kehidupannya yang akan semakin bahagia.
Ingat, kebahagiaan itu muncul dari dalam hati. Bukan karena keadaan!
Bukan karena paksaan, tapi hatilah yang akan menilainya. Semua yang berawal dari hati, niscaya kembalinya akan ke hati juga. Begitu pula kebahagiaan yang kita rasakan, jika kita mulai dari hati maka kebahagiaan hidup kita tersebut akan kembali ke hati kita.
Bersemangat..!!
Selasa, 01 Februari 2011
MENJADI PRIBADI YANG TANGGUH
Seperti yang telah kita ketahui bersama jika hidup ini penuh dengan liku-liku. Kadang baik, kadang juga buruk. Tak ada satupun yang mampu memberikan kita kepastian untuk apa yang akan kita capai di masa depan. Untuk itu, dalam menjalani hidup ini kita diperlukan sebuah sikap untuk terus berjuang tanpa kenal lelah dan pantang menyerah.
Pernahkah kalian merasakan adanya sedikit hambatan atau bahkan rintangan yang begitu berat menghadang di dalam perjalanan hidup kalian? Pernahkah kalian mampu untuk melewatinya?
Ya, itulah cobaan hidup. Suka atau tidak suka memang kenyataannya jika hidup inilah yang memang sebenar-benarnya tempat berkumpulnya masalah.
Tenang..
Tarik nafas, dan hembuskan perlahan sembari merenungi sejauh mana posisi kita dalam hidup ini. Apakah dalam kondisi bahagia atau banyak derita?
Dengan munculnya beragam masalah dalam hidup ini dapat membuat diri kita menjadi tegar dalam menjalani hidup. Ingat, jiwa yang ditempa dengan cobaan yang keras akan menghasilkan pribadi-pribadi yang tangguh. Analogikan saja dengan kita yang memantulkan sebuah bola ke tanah. Semakin keras kita menjatuhkannya, maka akan semakin tinggi bola itu terpental ke atas. Hal ini juga berlaku bagi diri kita yang di hajar dengan cobaan yang bertubi-tubi. Tapi jika kita mau dan mampu untuk bertahan, maka diri kita akan menjadi sebuah pribadi yang kuat, tangguh, dan dapat diandalkan.
Berpikirlah positif untuk maju, jangan cepat mengeluh dan menyalahkan apapun tanpa pernah kita mengoreksi apa saja kelemahan yang ada pada diri kita sendiri. Menarik bukan? Tapi apakah pada kenyataannya semenarik ini..?
Tentu tidak kawan. Banyak masalah yang kadang terasa begitu sulit kita rasakan. Begitu pahit dan begitu berat untuk kita selesaikan. Lalu apa yang bisa kita lakukan? Percayalah jika dengan kita berusaha dan berdoa dengan sungguh-sungguh, maka permasalahan sebesar apapun akan dapat dengan mudah untuk kita selesaikan. Berilah diri kita motivasi jika kita juga yakin untuk dapat melaksanakannya. Yakinlah jika Tuhan YME tidak akan memberikan cobaan yang melebihi kemampuan umatnya.
Jadilah pribadi yang tangguh. Karena dengan demikian, tidak hanya diri kita sendiri yang akan menerima manfaatnya, tetapi juga orang lain. Kita akan dapat membantu meringankan beban orang lain dengan kemampuan yang kita miliki. Sungguh sebuah hal yang sangat bermanfaat bukan jika kita memiliki sebuah pribadi yang tangguh dan dapat diandalkan?
Yukk,, mari kita bersama-sama meningkatkan kualitas hidup kita dengan menjadi pribadi yang lebih baik!
Semangat..!!
Pernahkah kalian merasakan adanya sedikit hambatan atau bahkan rintangan yang begitu berat menghadang di dalam perjalanan hidup kalian? Pernahkah kalian mampu untuk melewatinya?
Ya, itulah cobaan hidup. Suka atau tidak suka memang kenyataannya jika hidup inilah yang memang sebenar-benarnya tempat berkumpulnya masalah.
Tenang..
Tarik nafas, dan hembuskan perlahan sembari merenungi sejauh mana posisi kita dalam hidup ini. Apakah dalam kondisi bahagia atau banyak derita?
Dengan munculnya beragam masalah dalam hidup ini dapat membuat diri kita menjadi tegar dalam menjalani hidup. Ingat, jiwa yang ditempa dengan cobaan yang keras akan menghasilkan pribadi-pribadi yang tangguh. Analogikan saja dengan kita yang memantulkan sebuah bola ke tanah. Semakin keras kita menjatuhkannya, maka akan semakin tinggi bola itu terpental ke atas. Hal ini juga berlaku bagi diri kita yang di hajar dengan cobaan yang bertubi-tubi. Tapi jika kita mau dan mampu untuk bertahan, maka diri kita akan menjadi sebuah pribadi yang kuat, tangguh, dan dapat diandalkan.
Berpikirlah positif untuk maju, jangan cepat mengeluh dan menyalahkan apapun tanpa pernah kita mengoreksi apa saja kelemahan yang ada pada diri kita sendiri. Menarik bukan? Tapi apakah pada kenyataannya semenarik ini..?
Tentu tidak kawan. Banyak masalah yang kadang terasa begitu sulit kita rasakan. Begitu pahit dan begitu berat untuk kita selesaikan. Lalu apa yang bisa kita lakukan? Percayalah jika dengan kita berusaha dan berdoa dengan sungguh-sungguh, maka permasalahan sebesar apapun akan dapat dengan mudah untuk kita selesaikan. Berilah diri kita motivasi jika kita juga yakin untuk dapat melaksanakannya. Yakinlah jika Tuhan YME tidak akan memberikan cobaan yang melebihi kemampuan umatnya.
Jadilah pribadi yang tangguh. Karena dengan demikian, tidak hanya diri kita sendiri yang akan menerima manfaatnya, tetapi juga orang lain. Kita akan dapat membantu meringankan beban orang lain dengan kemampuan yang kita miliki. Sungguh sebuah hal yang sangat bermanfaat bukan jika kita memiliki sebuah pribadi yang tangguh dan dapat diandalkan?
Yukk,, mari kita bersama-sama meningkatkan kualitas hidup kita dengan menjadi pribadi yang lebih baik!
Semangat..!!
Selasa, 25 Januari 2011
Semangat Muda
Hidup penuh perjuangan.
Itulah ungkapan yang selalu kita dengarkan dari masyarakat yang sedang di mabuk semangat menjalani hidup ini. Kenyataannya memanglah demikian. Banyak di antara kita yang sudah mengetahui kenikmatan hidup ini akan berlomba-lomba untuk terus berusaha dan berdoa menjadi yang terbaik dengan terus bersemangat.
Pernahkah kalian mendengarkan ungkapan chairil anwar yang sangat terkenal berbunyi, “ sekali berarti setelah itu mati “. Ungkapan tersebut mengan dung makna yang sangat dalam bila kita kaji lebih dalam. Apa makna yang terkandung di dalamnya? Kita sebagai seorang manusia di tuntut untuk bersikap dan berusaha semaksimal mungkin untuk menunjukan eksistensi kita sebagai seorang pemimpin dunia sesuai dengan kodrat kita. Untuk melakukannya, tidak hanya dengan dibayangkan saja. Akan tetapi harus juga menyentuh pada sebuah realisasi nyata dengan usaha dan doa. Berkaitan dengan hal ini, ada baiknya jika kita bersemangat, berbuat yang terbaik semampu kita seakan-akan jika inilah akhir dari hidup kita dan tidak ada lagi kesempatan hari esok. Dengan begitu, tentu kita akan lebih terpacu untuk dapat melakukan sesuatu yang sangat terbaik karena dorongan jika inilah kesempatan puncak dan tak ada lagi bagian berikutnya.
Seperti itulah semangat muda. Semangat yang selalu membara menggebu-gebu menonjolkan keseriusan, ambisi, dan antusiasme yang besar untuk dapat mencapai hasil yang terbaik. Inilah semangat yang membara dan tak akan pernah padam oleh apapun. Pernahkah kita merasakan semangat yang demikian ini?
Usia boleh menua, tapi jiwa tetap muda!
Gunakanlah motto tersebut untuk membangkitkan gairah hidup kita yang sudah termakan usia. Sekali lagi, lakukan yang terbaik seakan kita hanya diberi kesempatan hidup hanya untuk hari ini. Gunakan waktu sebaik mungkin, manfaatkan tenaga semaksimal mungkin, dan terapkanlah kreatifitas untuk membangun impian kita dengan semangat muda yang selalu membara.
Teruslah berlari untuk mengejar semua mimpi.
Dengan semangat, apapun akan berujung nyata.
Dengan semangat, apapun akan berakhir bahagia.
Tetap berlari, terus melangkah penuh semangat hidup!
Itulah ungkapan yang selalu kita dengarkan dari masyarakat yang sedang di mabuk semangat menjalani hidup ini. Kenyataannya memanglah demikian. Banyak di antara kita yang sudah mengetahui kenikmatan hidup ini akan berlomba-lomba untuk terus berusaha dan berdoa menjadi yang terbaik dengan terus bersemangat.
Pernahkah kalian mendengarkan ungkapan chairil anwar yang sangat terkenal berbunyi, “ sekali berarti setelah itu mati “. Ungkapan tersebut mengan dung makna yang sangat dalam bila kita kaji lebih dalam. Apa makna yang terkandung di dalamnya? Kita sebagai seorang manusia di tuntut untuk bersikap dan berusaha semaksimal mungkin untuk menunjukan eksistensi kita sebagai seorang pemimpin dunia sesuai dengan kodrat kita. Untuk melakukannya, tidak hanya dengan dibayangkan saja. Akan tetapi harus juga menyentuh pada sebuah realisasi nyata dengan usaha dan doa. Berkaitan dengan hal ini, ada baiknya jika kita bersemangat, berbuat yang terbaik semampu kita seakan-akan jika inilah akhir dari hidup kita dan tidak ada lagi kesempatan hari esok. Dengan begitu, tentu kita akan lebih terpacu untuk dapat melakukan sesuatu yang sangat terbaik karena dorongan jika inilah kesempatan puncak dan tak ada lagi bagian berikutnya.
Seperti itulah semangat muda. Semangat yang selalu membara menggebu-gebu menonjolkan keseriusan, ambisi, dan antusiasme yang besar untuk dapat mencapai hasil yang terbaik. Inilah semangat yang membara dan tak akan pernah padam oleh apapun. Pernahkah kita merasakan semangat yang demikian ini?
Usia boleh menua, tapi jiwa tetap muda!
Gunakanlah motto tersebut untuk membangkitkan gairah hidup kita yang sudah termakan usia. Sekali lagi, lakukan yang terbaik seakan kita hanya diberi kesempatan hidup hanya untuk hari ini. Gunakan waktu sebaik mungkin, manfaatkan tenaga semaksimal mungkin, dan terapkanlah kreatifitas untuk membangun impian kita dengan semangat muda yang selalu membara.
Teruslah berlari untuk mengejar semua mimpi.
Dengan semangat, apapun akan berujung nyata.
Dengan semangat, apapun akan berakhir bahagia.
Tetap berlari, terus melangkah penuh semangat hidup!
Rabu, 19 Januari 2011
MENGATASI MASALAH
Hidup ini penuh liku-liku, begitu yang biasanya diungkapkan banyak orang.
Jika kita cermati lebih mendalam, hal itu memang ada benarnya. Mengapa demikian?
Sebab hidup tak selamanya sejalan dengan apa yang kita harapkan.
Saat kita berada pada kondisi dimana tidak ada lagi masalah yang kita hadapi, hidup kita memang terasa benar-benar nyaman dan membahagiakan. Akan tetapi, jika hidup kita sedang ditimpa sebuah masalah, hidup kita pun akan berubah berkebalikan menjadi hidup yang terkesan menyusahkan dan menjengkelkan.
Saat menghadapi masalah, sikap yang harus kita tekan kan adalah bersabar. Ssabar merupakan satu-satu prioritas sikap yang harus kita dahulukan guna mendapatkan sebuah kondisi diri yang tetap stabil. Setelah tenang karena bersabar, apa yang dapat kita lakukan selanjutnya? Kuatkan hati dan pikiran kita untuk tetap tegar menghadapi masalah. Masalah adalah sebuah cobaan bagi kita, untuk menguji seberapa besar iman dalam hati kita, itulah yang dikatakan agama kepada kita. Tetaplah optimis melangkah ke depan. Yakinlah jika tidak akan mungkin ada sebuah masalah yang lebih besar darpada besarnya keagungan tuhan yme.
Apakah cukup sampai di situ usaha kita? Tidak.
Pikirkan apa yang membuat kita terjatuh ke dalam permasalahan tersebut. Setelah tahu, pahami dan gunakan potensi pikiran yang kita punya agar dapat membuat diri kita untuk tidak lagi terjatuh dalam permasalahan yang sama. Sungguh sebuah hal yang bodoh bukan jika kita terus menerus terjatuh dalam lubang yang sama tanpa pernah bisa mempelajarinya?
Setelah koreksi diri pribadi selesai, kini adalah saatnya bagi kita untuk bangkit!
Kita adalah makhluk paling sempurna di antara semua makhluk yang tercipta. Sejatinya kita sebagai manusia merupakan sang pemimpin di dunia ini. Jika kita ingin menjadi orang sebesar itu, apakah mungkin bisa terjadi jika kita sudah terhenti dengan masalah seperti ini?
Kendalikan segala emosi, tanamkan keyakinan hati, dan kuatkan diri untuk menutaskan masalah yang dihadapi. Jangan pernah ragu untuk melangkah maju, karena sesungguhnya ada kesuksesan besar yang menanti keberhasilan kita di depan sana. Sekali lagi, gunakan potensi diri untuk mengatasi setiap permasalahan yang ada.
Jika kita telah berhasil menghadapi sebuah masalah, bukan berarti kita telah sepenuhnya menang. Sebab, hisup ini penuh perjuangan yang tak akan pernah lepas dari masalah. Ke depannya, kita pun mungkin akan menemui masalah yang sama jika kita tidak berhati-hati dan pasti akan menemui masalah yang baru. Tetaplah waspada, gunakan keyakinan dan kesabaran untuk menghadapi setiap masalah yang datang.
Percayalah, jika tidak akan ada sebuah masalah yang tak terselesaikan. Dan percayalah jika setiap masalah kita sesulit apapun akan selalu dimudahkan oleh yang maha memudahkan.
Jika kita cermati lebih mendalam, hal itu memang ada benarnya. Mengapa demikian?
Sebab hidup tak selamanya sejalan dengan apa yang kita harapkan.
Saat kita berada pada kondisi dimana tidak ada lagi masalah yang kita hadapi, hidup kita memang terasa benar-benar nyaman dan membahagiakan. Akan tetapi, jika hidup kita sedang ditimpa sebuah masalah, hidup kita pun akan berubah berkebalikan menjadi hidup yang terkesan menyusahkan dan menjengkelkan.
Saat menghadapi masalah, sikap yang harus kita tekan kan adalah bersabar. Ssabar merupakan satu-satu prioritas sikap yang harus kita dahulukan guna mendapatkan sebuah kondisi diri yang tetap stabil. Setelah tenang karena bersabar, apa yang dapat kita lakukan selanjutnya? Kuatkan hati dan pikiran kita untuk tetap tegar menghadapi masalah. Masalah adalah sebuah cobaan bagi kita, untuk menguji seberapa besar iman dalam hati kita, itulah yang dikatakan agama kepada kita. Tetaplah optimis melangkah ke depan. Yakinlah jika tidak akan mungkin ada sebuah masalah yang lebih besar darpada besarnya keagungan tuhan yme.
Apakah cukup sampai di situ usaha kita? Tidak.
Pikirkan apa yang membuat kita terjatuh ke dalam permasalahan tersebut. Setelah tahu, pahami dan gunakan potensi pikiran yang kita punya agar dapat membuat diri kita untuk tidak lagi terjatuh dalam permasalahan yang sama. Sungguh sebuah hal yang bodoh bukan jika kita terus menerus terjatuh dalam lubang yang sama tanpa pernah bisa mempelajarinya?
Setelah koreksi diri pribadi selesai, kini adalah saatnya bagi kita untuk bangkit!
Kita adalah makhluk paling sempurna di antara semua makhluk yang tercipta. Sejatinya kita sebagai manusia merupakan sang pemimpin di dunia ini. Jika kita ingin menjadi orang sebesar itu, apakah mungkin bisa terjadi jika kita sudah terhenti dengan masalah seperti ini?
Kendalikan segala emosi, tanamkan keyakinan hati, dan kuatkan diri untuk menutaskan masalah yang dihadapi. Jangan pernah ragu untuk melangkah maju, karena sesungguhnya ada kesuksesan besar yang menanti keberhasilan kita di depan sana. Sekali lagi, gunakan potensi diri untuk mengatasi setiap permasalahan yang ada.
Jika kita telah berhasil menghadapi sebuah masalah, bukan berarti kita telah sepenuhnya menang. Sebab, hisup ini penuh perjuangan yang tak akan pernah lepas dari masalah. Ke depannya, kita pun mungkin akan menemui masalah yang sama jika kita tidak berhati-hati dan pasti akan menemui masalah yang baru. Tetaplah waspada, gunakan keyakinan dan kesabaran untuk menghadapi setiap masalah yang datang.
Percayalah, jika tidak akan ada sebuah masalah yang tak terselesaikan. Dan percayalah jika setiap masalah kita sesulit apapun akan selalu dimudahkan oleh yang maha memudahkan.
Jumat, 17 Desember 2010
INDAHNYA KEBERSAMAAN
Manusia adalah makhluk sosial yang sejatinya selalu memiliki ketergantungan dengan manusia lain. Manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan dari orang lain.
Susah, senang, gembira, bahagia adalah bentuk rasa yang didapat manusia dalam hubungannya dengan manusia lain. Sejatinya manusia selalu memiliki kesempatan untuk meraih kebahagiaan dengan bantuan dari orang lain.
Manusia hidup di dunia untuk saling mengenal dan berpasang-pasangan. Memang tidak mudah menyatukan karakter manusia yang begitu beragam perbedaannya. Egoisme atau sikap individualistis merupakan alasan utama mengapa manusia sukar sekali sekali untuk berkumpul dan bersatu dalam keharmonisan kebersamaan. Perbedaan sudut pandang dan pemikiran merupakan sebuah hal yang wajar dan lumrah terjadi. Kita sebagai manusia tidak dapat mengambing hitamkan hal tersebut sebagai faktor perpecahan di antara kita bukan?
Cobalah tengok jika Anggrek dan inangnya pun dapat hidup berdampingan dengan perbedaan karakter dasar yang menonjol. Hal tersebut semestinya dapat kita jadikan sebagai sebuah analogi yang mencerahkan jika hidup kita ini harus dapat selalu saling mengisi dan melengkapi segala kelebihan dan kekurangan di antara kita.
Bukankah hidup yang indah, nyaman, dan tentram penuh keharmonisan dengan sesama merupakan sesuatu yang indah?
Untuk itu, marilah kita mulai mencoba berbenah diri. Bukalah kembali cara pandang kita terhadap orang lain agar kita dapat bersikap lebih dewasa dalam menerima, menghargai, dan menghormati segala perbedaan yang ada. Ajaklah diri untuk berbagi. Kuatkan niat hati untuk terus merendahkan hati karena semua akan terasa indah dan membahagiakan jika kita mampu bersama-sama untuk hidup berdampingan penuh keharmonisan.
Susah, senang, gembira, bahagia adalah bentuk rasa yang didapat manusia dalam hubungannya dengan manusia lain. Sejatinya manusia selalu memiliki kesempatan untuk meraih kebahagiaan dengan bantuan dari orang lain.
Manusia hidup di dunia untuk saling mengenal dan berpasang-pasangan. Memang tidak mudah menyatukan karakter manusia yang begitu beragam perbedaannya. Egoisme atau sikap individualistis merupakan alasan utama mengapa manusia sukar sekali sekali untuk berkumpul dan bersatu dalam keharmonisan kebersamaan. Perbedaan sudut pandang dan pemikiran merupakan sebuah hal yang wajar dan lumrah terjadi. Kita sebagai manusia tidak dapat mengambing hitamkan hal tersebut sebagai faktor perpecahan di antara kita bukan?
Cobalah tengok jika Anggrek dan inangnya pun dapat hidup berdampingan dengan perbedaan karakter dasar yang menonjol. Hal tersebut semestinya dapat kita jadikan sebagai sebuah analogi yang mencerahkan jika hidup kita ini harus dapat selalu saling mengisi dan melengkapi segala kelebihan dan kekurangan di antara kita.
Bukankah hidup yang indah, nyaman, dan tentram penuh keharmonisan dengan sesama merupakan sesuatu yang indah?
Untuk itu, marilah kita mulai mencoba berbenah diri. Bukalah kembali cara pandang kita terhadap orang lain agar kita dapat bersikap lebih dewasa dalam menerima, menghargai, dan menghormati segala perbedaan yang ada. Ajaklah diri untuk berbagi. Kuatkan niat hati untuk terus merendahkan hati karena semua akan terasa indah dan membahagiakan jika kita mampu bersama-sama untuk hidup berdampingan penuh keharmonisan.
Kamis, 02 Desember 2010
INSPIRASI
inspirasi adalah sebuah gambaran yang diberkan kepada kita sebagai ilustrasi untuk mengembangkan gagasan, ide, dan pemikiran menjadi sebuah kreasi dan inovasi yang berwujud nyata.
dalam menjalani hidup, seorang manusia sangat membutuhkan inspirasi.
inspirasi biasanya muncul tanpa pernah kita duga-duga sebelumnya. walau kita sedang membutuhkan inspirasi pada suatu waktu, tetapi belum tentu inspirasi tersebut akan datang pada waktu itu juga.
lebih baik bagi kita untuk menunggu inspirasi itu datang dengan sendirinya daripada memaksakan inspirasi muncul dihadapan kita.
mengapa?
karena ini tentu akan bepengaruh terhadap kualitas inspirasi yang nantinya akan kita dapatkan. inspirasi yang kita dapatkan karena mengalir datang dengan sendirinya akan memiliki kualitas yang baik karena terkesan lebih alami atau natural. sedangkan inspirasi yang datang karena keterpaksaan justru akan memiliki nilai yang kurang bagus dan memuaskan. karena yakinlah, apapun itu jika berawal dari keterpaksaan pasti hasilnya tidak akan baik dan tidak akan pernah bertahan lama. hal ini sedikit banyak dipengaruhi oleh selera hati kita yang berbeda dengan apa yang telah kita dapat melalui jalan keterpaksaan tersebut, termasuk inspirasi.
akan tetapi, bagi kita yang memang sedang sangat membutuhkan inspirasi dan berharap inspirasi itu muncul pada saat itu juga, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk memancing inspirasi itu datang pada kita. terlepas dari hasilnya nanti memuaskan atau tidak, tetapi inspirasi yang datang dari hasil seperti ini sedikit lebih baik daripada kita sendiri yang merekayasa memaksakan kedatangan sebuah inspirasi tanpa melalui suatu langkah apapun.
pejamkan mata, kita perlu mengkondisikan diri kita pada sebuah keadaan yang tenang tanpa galau, hening, sepi, dan penuh suasana konsentrasi. rasakan jika ada ilham yang mengalir masuk ke dalam hati dan pikiran kita. perlahan-perlahan dan tetap perlahan tapi pasti mulai masuk memasuki hati dan pikiran kita.
saat inspirasi ini mulai masuk, gunakanlah penalaran dan perasaan kita untuk menilai apakah ini sebuah inspirasi langkah maju yang kita butuhkan atau tidak. lakukan terus sampai kita menemukan inspirasi seperti apa yang ingin kita temukan.
inspirasi ini sangat penting bagi hidup kita. karena hidup yang kurang inspiratif juga tidak akan mampu menggerakan roda perputaran hidup diri sendiri dan orang lain.
ingat, hidup ini harus selalu bergerak maju bukan?
lalu, apa yang harus kita butuhkan untuk menggerakannya?
ya, inspirasi adalah salah satunya.
hidup kita akan terus bergerak maju dengan kombinasi inspirasi ditambah motivasi dalam diri kita. secara mudahnya, inspirasi dapat kita analogikan sebagai gambaran penunjuk arah jalan hidup kita dan semacam stimulus untuk mengkreasikan langkah maju kita. sementara motivasi itu sendiri sebagai bahan bakar kita untuk bergerak maju.
jadi, mulailah untuk mencapai hidup yang selalu penuh inspirasi. memilki hidup yang sangat inspiratif itu sangat menyenangkan dan mambahagiakan, apalagi kita juga dapat menginspirasi dan memotivasi teman kita untuk bersama-sama melangkah maju.
sungguh hidup yang sangat indah bukan?
meski inspirasi tak selalu datang menghampiri kita, tapi pastikanlah jika diri kita telah siap menampung beragam inspirasi hidup untuk dapat terus bergerak melangkah maju. menatap masa depan dan tetap menjadikan masa lalu sebagai cerminan untuk melangkah.
tetap semangat, terus berlari, dan wujudkanlah semua mimpi dengan hidup yang penuh inspirasi dan motivasi.
dalam menjalani hidup, seorang manusia sangat membutuhkan inspirasi.
inspirasi biasanya muncul tanpa pernah kita duga-duga sebelumnya. walau kita sedang membutuhkan inspirasi pada suatu waktu, tetapi belum tentu inspirasi tersebut akan datang pada waktu itu juga.
lebih baik bagi kita untuk menunggu inspirasi itu datang dengan sendirinya daripada memaksakan inspirasi muncul dihadapan kita.
mengapa?
karena ini tentu akan bepengaruh terhadap kualitas inspirasi yang nantinya akan kita dapatkan. inspirasi yang kita dapatkan karena mengalir datang dengan sendirinya akan memiliki kualitas yang baik karena terkesan lebih alami atau natural. sedangkan inspirasi yang datang karena keterpaksaan justru akan memiliki nilai yang kurang bagus dan memuaskan. karena yakinlah, apapun itu jika berawal dari keterpaksaan pasti hasilnya tidak akan baik dan tidak akan pernah bertahan lama. hal ini sedikit banyak dipengaruhi oleh selera hati kita yang berbeda dengan apa yang telah kita dapat melalui jalan keterpaksaan tersebut, termasuk inspirasi.
akan tetapi, bagi kita yang memang sedang sangat membutuhkan inspirasi dan berharap inspirasi itu muncul pada saat itu juga, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk memancing inspirasi itu datang pada kita. terlepas dari hasilnya nanti memuaskan atau tidak, tetapi inspirasi yang datang dari hasil seperti ini sedikit lebih baik daripada kita sendiri yang merekayasa memaksakan kedatangan sebuah inspirasi tanpa melalui suatu langkah apapun.
pejamkan mata, kita perlu mengkondisikan diri kita pada sebuah keadaan yang tenang tanpa galau, hening, sepi, dan penuh suasana konsentrasi. rasakan jika ada ilham yang mengalir masuk ke dalam hati dan pikiran kita. perlahan-perlahan dan tetap perlahan tapi pasti mulai masuk memasuki hati dan pikiran kita.
saat inspirasi ini mulai masuk, gunakanlah penalaran dan perasaan kita untuk menilai apakah ini sebuah inspirasi langkah maju yang kita butuhkan atau tidak. lakukan terus sampai kita menemukan inspirasi seperti apa yang ingin kita temukan.
inspirasi ini sangat penting bagi hidup kita. karena hidup yang kurang inspiratif juga tidak akan mampu menggerakan roda perputaran hidup diri sendiri dan orang lain.
ingat, hidup ini harus selalu bergerak maju bukan?
lalu, apa yang harus kita butuhkan untuk menggerakannya?
ya, inspirasi adalah salah satunya.
hidup kita akan terus bergerak maju dengan kombinasi inspirasi ditambah motivasi dalam diri kita. secara mudahnya, inspirasi dapat kita analogikan sebagai gambaran penunjuk arah jalan hidup kita dan semacam stimulus untuk mengkreasikan langkah maju kita. sementara motivasi itu sendiri sebagai bahan bakar kita untuk bergerak maju.
jadi, mulailah untuk mencapai hidup yang selalu penuh inspirasi. memilki hidup yang sangat inspiratif itu sangat menyenangkan dan mambahagiakan, apalagi kita juga dapat menginspirasi dan memotivasi teman kita untuk bersama-sama melangkah maju.
sungguh hidup yang sangat indah bukan?
meski inspirasi tak selalu datang menghampiri kita, tapi pastikanlah jika diri kita telah siap menampung beragam inspirasi hidup untuk dapat terus bergerak melangkah maju. menatap masa depan dan tetap menjadikan masa lalu sebagai cerminan untuk melangkah.
tetap semangat, terus berlari, dan wujudkanlah semua mimpi dengan hidup yang penuh inspirasi dan motivasi.
BERKEMBANG DALAM KETERBATASAN
hidup adalah anugrah yang diberikan kepada kita sebagai umat manusia. hidup ini indah, tergantung dari sisi mana kita memandangnya dan tergantung bagaimana cara kita menyikapinya.
kebanyakan di antara kita selalu mengeluh tentang setiap permasalahan hidup yang sedang dihadapi. kurang inilah, kurang itulah, harusnya beginilah, harusnya begitulah, ada-ada saja alasan bagi kita untuk selalu memandang hidup ini sebagai sesuatu yang rendah dan kurang memuaskan. padahal dibalik semua itu, hidup kita ini sesungguhnya selalu memberikan kita keindahan yang tak ternilai harganya. teramat disayangkan jika kita harus terus-menerus untuk mengeluh dalam menjalani hidup.
mulailah merubah cara pandang kita dalam menjalani hidup ini. biasakan untuk tidak mengeluh dan senantiasa tanamkanlah dalam diri kita untuk bersikap penuh optimisme.
dari awal diciptakan, kita telah dikaruniai dengan berbagai keistimewaan dibandingkan makhluk ciptaan tuhan yang lain dan di antaranya adalah karunia berupa akal pikiran yang sehat. dengan kenyataan seperti itu, bukankah kita seharusnya sangat mudah untuk menjalani hidup?
bukankah kita dapat memanfaatkan potensi yang kita miliki tersebut sebagai solusi pemecahan atas segala permasalahan yang kita hadapi dalam hidup ini? akal pemikiran yang sehat merupakan modal utama yang paling berharga untuk mengentaskan semua permasalahan yang ada bukan?
jika kita memang terlanjur hidup dalam keterbatasan, itu bukanlah akhir dari segalanya. hidup ini tidak sesempit daun kelor. dalam satu masalah selalu muncul beribu solusi permasalahan. dengan semangat dan motivasi yang tinggi kita pun dapat merubahnya menjadi sesuatu yang lebih indah. gunakan potensi apa yang sudah kita miliki sekarang ini dan jangan pernah ragu untuk melangkah maju.
jadikan apa yang menjadi keterbatasan kita sebagai sebuah cambuk bagi kita untuk terus bergerak mewujudkan semua harapan kita. terus bergerak, bergerak, dan selalu bergerak maju. jadikan masa lalu keterpurukan kita sebagai cerminan untuk melangkah di masa depan.
tanamkan dalam pikiran kita jika apa yang telah kita lakukan tidak akan ada yang sia-sia karena semuanya pasti akan memberikan hasil bagi usaha kita. dan yakinlah jika di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin untuk terjadi. teruslah berusaha dan berkarya dengan penuh kedisiplinan dan ketekunan hidup.
ingatlah, bahwa batu yang keras sekalipun akan menjadi bolong jika airnya rajin menetes bukan?
berusahalah dengan ketekunan itu agar apa yang menjadi masalah dalam keterbatasan hidup kita ini dapat terpecahkan. dan yang perlu diingat adalah bersabarlah, karena semua yang kita harapkan ini tentu membutuhkan sebuah proses dan tidak ada yang berlangsung instan dan seketika terjadi.
gunakan keyakinan dalam hati kita jika kita akan mampu untuk mendobrak keberhasilan dunia. kita adalah manusia yang terlahir sempurna dibanding makhluk ciptaan tuhan lainnya.
karena itu, berlarilah sekencang mungkin mencapai apa yang selama ini kita impikan. jangan takut untuk terjatuh, karena sekali kita terjatuh sama halnya kita mendapat seribu kali pembelajaran perjuangan untuk terus berlari melangkah pasti di masa depan.
bersemangatlah, berusahalah, dan pada akhirnya berkembanglah dalam keterbatasan ruang dan waktu dalam hidup kita.
kebanyakan di antara kita selalu mengeluh tentang setiap permasalahan hidup yang sedang dihadapi. kurang inilah, kurang itulah, harusnya beginilah, harusnya begitulah, ada-ada saja alasan bagi kita untuk selalu memandang hidup ini sebagai sesuatu yang rendah dan kurang memuaskan. padahal dibalik semua itu, hidup kita ini sesungguhnya selalu memberikan kita keindahan yang tak ternilai harganya. teramat disayangkan jika kita harus terus-menerus untuk mengeluh dalam menjalani hidup.
mulailah merubah cara pandang kita dalam menjalani hidup ini. biasakan untuk tidak mengeluh dan senantiasa tanamkanlah dalam diri kita untuk bersikap penuh optimisme.
dari awal diciptakan, kita telah dikaruniai dengan berbagai keistimewaan dibandingkan makhluk ciptaan tuhan yang lain dan di antaranya adalah karunia berupa akal pikiran yang sehat. dengan kenyataan seperti itu, bukankah kita seharusnya sangat mudah untuk menjalani hidup?
bukankah kita dapat memanfaatkan potensi yang kita miliki tersebut sebagai solusi pemecahan atas segala permasalahan yang kita hadapi dalam hidup ini? akal pemikiran yang sehat merupakan modal utama yang paling berharga untuk mengentaskan semua permasalahan yang ada bukan?
jika kita memang terlanjur hidup dalam keterbatasan, itu bukanlah akhir dari segalanya. hidup ini tidak sesempit daun kelor. dalam satu masalah selalu muncul beribu solusi permasalahan. dengan semangat dan motivasi yang tinggi kita pun dapat merubahnya menjadi sesuatu yang lebih indah. gunakan potensi apa yang sudah kita miliki sekarang ini dan jangan pernah ragu untuk melangkah maju.
jadikan apa yang menjadi keterbatasan kita sebagai sebuah cambuk bagi kita untuk terus bergerak mewujudkan semua harapan kita. terus bergerak, bergerak, dan selalu bergerak maju. jadikan masa lalu keterpurukan kita sebagai cerminan untuk melangkah di masa depan.
tanamkan dalam pikiran kita jika apa yang telah kita lakukan tidak akan ada yang sia-sia karena semuanya pasti akan memberikan hasil bagi usaha kita. dan yakinlah jika di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin untuk terjadi. teruslah berusaha dan berkarya dengan penuh kedisiplinan dan ketekunan hidup.
ingatlah, bahwa batu yang keras sekalipun akan menjadi bolong jika airnya rajin menetes bukan?
berusahalah dengan ketekunan itu agar apa yang menjadi masalah dalam keterbatasan hidup kita ini dapat terpecahkan. dan yang perlu diingat adalah bersabarlah, karena semua yang kita harapkan ini tentu membutuhkan sebuah proses dan tidak ada yang berlangsung instan dan seketika terjadi.
gunakan keyakinan dalam hati kita jika kita akan mampu untuk mendobrak keberhasilan dunia. kita adalah manusia yang terlahir sempurna dibanding makhluk ciptaan tuhan lainnya.
karena itu, berlarilah sekencang mungkin mencapai apa yang selama ini kita impikan. jangan takut untuk terjatuh, karena sekali kita terjatuh sama halnya kita mendapat seribu kali pembelajaran perjuangan untuk terus berlari melangkah pasti di masa depan.
bersemangatlah, berusahalah, dan pada akhirnya berkembanglah dalam keterbatasan ruang dan waktu dalam hidup kita.
Senin, 29 November 2010
SOMBONG MEMBAWA KEHANCURAN
manusia tercipta sebagai seorang pemimpin di dunia ini.
dengan berbekal semua akal pikiran yang cerdas, manusia dituntut untuk dapat memanfaatkan potensi yang ada pada diri mereka itu untuk kebaikan. menciptakan inovasi dan kreasi yang tiada henti adalah segelintir bentuk kewajiban manusia yang hidup di dunia ini.
dalam perkembangannya, manusia telah berhasil berevolusi menjadi semakin baik dari masa ke masa. dimulai dari masa jahiliyah (kebodohan) yang tidak tahu apa-apa sampai manusia yang hidup pada zaman globalisasi dengan dukungan teknologi yang serba canggih seperti sekarang ini.
secara umum semua ini memang telah berjalan baik sesuai apa yang kita harapkan bersama. akan tetapi, sadarkah jika kita tengah diintai oleh bahaya penyakit hati yang senantiasa muncul menyertai langkah kesuksesan kita?
ya, itulah sombong.
sombong adalah penyakit hati yang paling sering menjangkiti hati manusia.
sombong dengan harta pribadinya, kekuasaannya, kecerdasannya, serta kemampuan lainnya.
sebenarnya kita tidak perlu untuk menampakan sikap sombong ini dalam diri kita. bahkan pada dasarnya manusia itu tidak berhak sama sekali atas sikap sombong yang melekat pada dirinya. yang berhak atas sikap sombong itu hanyalah tuhan yme. yang menciptakan alam semesta beserta seluruh isinya, yang menciptakan manusia dan memberikan akal pemikiran kepadanya. manusia itu bukan apa-apa di mata tuhan.
apa yang dapat kita sombongkan dari diri kita?
uang? harta benda? kekayaan? kedudukan? jabatan? kebaikan?
semuanya akan menjadi tidak berarti ketika keberhasilan kita itu tersisipi sikap sombong.
sombong sangat berbahaya bagi dir manusia.
karena dengan sikap sombong ini kita akan menjadi pribadi yang mudah meremehkan dan memandang rendah sesuatu. kita akan cenderung merasa paling di atas segalanya, padahal kenyataannya tidak sama sekali. dengan sombong, kita akan merasa semena-mena kepada orang lain, bersikap sok tahu, dan yang paling fatal adalah tidak adanya motivasi dalam diri untuk berupaya mengembangkan kemampuan yang telah ada. kita hanya cenderung untuk bertahan tanpa berupaya meraih kemajuan. kita seperti telah terhenti pada satu titik yang membuat kita berhenti melangkah.
sikap inilah yang muncul karena sombong.
sombong merupakan sikap yang sangat berbahaya bukan? tidak hanya pada diri sendiri, sikap sombong ini juga akan berdampak buruk pada orang lain di sekitar kita.
untuk itu, marilah kita senantiasa mawas diri. hindari segala hal yang mampu membawa diri kita pada kesombongan, karena seseungguhnya sikap sombong itu tidak akan membawa manfaat apa-apa bagi hidup kita bahkan sebaliknya.
biasakan diri untuk selalu bersikap rendah hati, hargai perbedaan, hormati orang lain, dan senantiasa berorientasi dalam kemajuan untuk masa depan. serta hindarikan diri dari hal-hal buruk yang mampu menimbulkan kesombongan.
dengan demikian, perlahan kita akan lebih waspada terhadap kemunculan sikap sombong ini dan kita pun akan tahu apa yang nantinya harus kita lakukan agar diri kita senantiasa terbebas dari kesombongan hidup demi mewujudkan kehidupan manusia yang lebih baik di masa depan.
dengan berbekal semua akal pikiran yang cerdas, manusia dituntut untuk dapat memanfaatkan potensi yang ada pada diri mereka itu untuk kebaikan. menciptakan inovasi dan kreasi yang tiada henti adalah segelintir bentuk kewajiban manusia yang hidup di dunia ini.
dalam perkembangannya, manusia telah berhasil berevolusi menjadi semakin baik dari masa ke masa. dimulai dari masa jahiliyah (kebodohan) yang tidak tahu apa-apa sampai manusia yang hidup pada zaman globalisasi dengan dukungan teknologi yang serba canggih seperti sekarang ini.
secara umum semua ini memang telah berjalan baik sesuai apa yang kita harapkan bersama. akan tetapi, sadarkah jika kita tengah diintai oleh bahaya penyakit hati yang senantiasa muncul menyertai langkah kesuksesan kita?
ya, itulah sombong.
sombong adalah penyakit hati yang paling sering menjangkiti hati manusia.
sombong dengan harta pribadinya, kekuasaannya, kecerdasannya, serta kemampuan lainnya.
sebenarnya kita tidak perlu untuk menampakan sikap sombong ini dalam diri kita. bahkan pada dasarnya manusia itu tidak berhak sama sekali atas sikap sombong yang melekat pada dirinya. yang berhak atas sikap sombong itu hanyalah tuhan yme. yang menciptakan alam semesta beserta seluruh isinya, yang menciptakan manusia dan memberikan akal pemikiran kepadanya. manusia itu bukan apa-apa di mata tuhan.
apa yang dapat kita sombongkan dari diri kita?
uang? harta benda? kekayaan? kedudukan? jabatan? kebaikan?
semuanya akan menjadi tidak berarti ketika keberhasilan kita itu tersisipi sikap sombong.
sombong sangat berbahaya bagi dir manusia.
karena dengan sikap sombong ini kita akan menjadi pribadi yang mudah meremehkan dan memandang rendah sesuatu. kita akan cenderung merasa paling di atas segalanya, padahal kenyataannya tidak sama sekali. dengan sombong, kita akan merasa semena-mena kepada orang lain, bersikap sok tahu, dan yang paling fatal adalah tidak adanya motivasi dalam diri untuk berupaya mengembangkan kemampuan yang telah ada. kita hanya cenderung untuk bertahan tanpa berupaya meraih kemajuan. kita seperti telah terhenti pada satu titik yang membuat kita berhenti melangkah.
sikap inilah yang muncul karena sombong.
sombong merupakan sikap yang sangat berbahaya bukan? tidak hanya pada diri sendiri, sikap sombong ini juga akan berdampak buruk pada orang lain di sekitar kita.
untuk itu, marilah kita senantiasa mawas diri. hindari segala hal yang mampu membawa diri kita pada kesombongan, karena seseungguhnya sikap sombong itu tidak akan membawa manfaat apa-apa bagi hidup kita bahkan sebaliknya.
biasakan diri untuk selalu bersikap rendah hati, hargai perbedaan, hormati orang lain, dan senantiasa berorientasi dalam kemajuan untuk masa depan. serta hindarikan diri dari hal-hal buruk yang mampu menimbulkan kesombongan.
dengan demikian, perlahan kita akan lebih waspada terhadap kemunculan sikap sombong ini dan kita pun akan tahu apa yang nantinya harus kita lakukan agar diri kita senantiasa terbebas dari kesombongan hidup demi mewujudkan kehidupan manusia yang lebih baik di masa depan.
Sabtu, 30 Oktober 2010
MENGALAH UNTUK MENANG
hidup ini penuh dengan tantangan.
setiap detik dalam kita menjalani hidup pastilah tidak akan terlepas dari masalah yang menyertainya.
memang menjadi sebuah hal yang biasa, tetapi menjadi hal yang akan sangat sulit jika kita tidak terbiasa untuk menyikapinya.
saat kita dirundung sebuah masalah, adakalnya kita merasa semangat atau bahkan kejenuhan dalam diri kita untuk menyelesaikan masalah tersebut. intinya adalah semua pembawaan tersebut atau mood yang muncul itu berawal dari dalam diri kita. yang perlu kita lakukan hanyalah bagaimana kita dapat memposisikan diri kita sebagai pemenang dalam menyelesaikan masalah yang muncul dalam hidup kita.
awalnya memang sulit menjalaninya mengingat kita yang tidak terbiasa karenanya. akan tetapi jika kita mau berusaha untuk membiasakannya, sepertinya tidak ada hal yang tidak mungkin untuk kita jalani.
apakah dengan memposisikan diri kita sebagai pemenang dalam menyelesaikan masalah adalah kunci kemenangan kita dalam menyelesaikan masalah ?
jawabannya adalah tidak.
poin pentingnya justru terletak pada proses pelaksanaannya.
dalam menjalani penyelesaian sebuah masalah kita dituntut untuk bersikap sabar, cermat, dan sigap dalam menganalisis dan mencari jawaban atas penyelesaian masalah kita.
intinya adalah semua itu bermuara pada sikap kita yang dituntut guna mengalah untuk menang.
bukan menjadi sebuah kekhawatiran jika kita harus kalah dengan masalah-masalah kita pada awal-awalnya. bukan karena belum siap atau karena hal-hal yang menunjukan kita lemah karena masalah kita tersebut, melainkan lebih karena kita sengaja sedikit mengalah dengan masalah kita.
mengapa haruslah demikian ?
alasannya cukup sederhana, yaitu agar kita terhindar dari kemunculan masalah-masalah baru yang lebih besar.
hal ini mungkin saja terjadi mengingat kadang kala kita menemui sebuah masalah yang bersifa sistemik dimana masalah tersebut saling berkaitan dengan masalah-masalah yang lain.
contoh sederhananya adalah jika kita dihina oleh seseorang.
masalahnya di sini adalah saat kita dihina orang, kita tentu akan merasa sangat terendahkan harga diri kita bukan ?
lalu, bagaimana cara menyelesaikannya ?
berpikirlah jika kita adalah pemenang dalam kemunculan masalah ini. lakukan penyelesaian masalah layaknya seorang pemenang mencari kunci kemenangannya. temukan jawaban-jawaban logis mengapa kita sampai dihina oleh orang tersebut.
selain itu, penting juga bagi kita guna bersikap mengalah untuk menang. kita tidak perlu membalas secara langsung perlakuan orang tersebut. yang perlu kita lakukan adalah memaafkannya serta mendoakannya. bagaimana jadinya jika kita terbawa arus emosi dengan melakukan tindakan pembalasan secara langsung kepada orang tersebut ? tentunya akan dapat memunculkan masalah yang baru bukan ?
nah, untuk itu mengalah lah untuk menang.
gunakanlah potensi apa saja yang kita miliki untuk menyelesaikan masalah kita, meski kita harus rela untuk mengalah di depan untuk mendapatkan kemenangannya di akhir tujuan.
sesungguhnya bukan kemenangan sesaat yang kita cari, melainkan kemenangan sejati yang dapat menuntaskan sebuah permasalahan yang sedang kita hadapi.
setiap detik dalam kita menjalani hidup pastilah tidak akan terlepas dari masalah yang menyertainya.
memang menjadi sebuah hal yang biasa, tetapi menjadi hal yang akan sangat sulit jika kita tidak terbiasa untuk menyikapinya.
saat kita dirundung sebuah masalah, adakalnya kita merasa semangat atau bahkan kejenuhan dalam diri kita untuk menyelesaikan masalah tersebut. intinya adalah semua pembawaan tersebut atau mood yang muncul itu berawal dari dalam diri kita. yang perlu kita lakukan hanyalah bagaimana kita dapat memposisikan diri kita sebagai pemenang dalam menyelesaikan masalah yang muncul dalam hidup kita.
awalnya memang sulit menjalaninya mengingat kita yang tidak terbiasa karenanya. akan tetapi jika kita mau berusaha untuk membiasakannya, sepertinya tidak ada hal yang tidak mungkin untuk kita jalani.
apakah dengan memposisikan diri kita sebagai pemenang dalam menyelesaikan masalah adalah kunci kemenangan kita dalam menyelesaikan masalah ?
jawabannya adalah tidak.
poin pentingnya justru terletak pada proses pelaksanaannya.
dalam menjalani penyelesaian sebuah masalah kita dituntut untuk bersikap sabar, cermat, dan sigap dalam menganalisis dan mencari jawaban atas penyelesaian masalah kita.
intinya adalah semua itu bermuara pada sikap kita yang dituntut guna mengalah untuk menang.
bukan menjadi sebuah kekhawatiran jika kita harus kalah dengan masalah-masalah kita pada awal-awalnya. bukan karena belum siap atau karena hal-hal yang menunjukan kita lemah karena masalah kita tersebut, melainkan lebih karena kita sengaja sedikit mengalah dengan masalah kita.
mengapa haruslah demikian ?
alasannya cukup sederhana, yaitu agar kita terhindar dari kemunculan masalah-masalah baru yang lebih besar.
hal ini mungkin saja terjadi mengingat kadang kala kita menemui sebuah masalah yang bersifa sistemik dimana masalah tersebut saling berkaitan dengan masalah-masalah yang lain.
contoh sederhananya adalah jika kita dihina oleh seseorang.
masalahnya di sini adalah saat kita dihina orang, kita tentu akan merasa sangat terendahkan harga diri kita bukan ?
lalu, bagaimana cara menyelesaikannya ?
berpikirlah jika kita adalah pemenang dalam kemunculan masalah ini. lakukan penyelesaian masalah layaknya seorang pemenang mencari kunci kemenangannya. temukan jawaban-jawaban logis mengapa kita sampai dihina oleh orang tersebut.
selain itu, penting juga bagi kita guna bersikap mengalah untuk menang. kita tidak perlu membalas secara langsung perlakuan orang tersebut. yang perlu kita lakukan adalah memaafkannya serta mendoakannya. bagaimana jadinya jika kita terbawa arus emosi dengan melakukan tindakan pembalasan secara langsung kepada orang tersebut ? tentunya akan dapat memunculkan masalah yang baru bukan ?
nah, untuk itu mengalah lah untuk menang.
gunakanlah potensi apa saja yang kita miliki untuk menyelesaikan masalah kita, meski kita harus rela untuk mengalah di depan untuk mendapatkan kemenangannya di akhir tujuan.
sesungguhnya bukan kemenangan sesaat yang kita cari, melainkan kemenangan sejati yang dapat menuntaskan sebuah permasalahan yang sedang kita hadapi.
Rabu, 23 Juni 2010
JALAN PINTAS SELALU DIANGGAP PANTAS
hidup adalah perjuangan.
itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan kondisi kehidupan manusia di dunia ini.
ketika seseorang mulai berani untuk menampakan visi keinginannya, mereka sering dihadapkan pada sebuah permasalahan di mana mereka harus selalu dipacu untuk melakukan berbagai cara untuk mewujudkannya.
beragam cara ditempuh untuk menggapai keinginannya. mulai cara yang benar hingga cara yang keji sekalipun.
jika ada di antara kita yang tiba-tiba berada pada kondisi yang demikian, apakah yang akan dilakukan ?
tentu saja menggunakan segala potensi terbaik yang ada dalam diri kita di imbangi dengan pelaksanaan yang baik untuk mewujudkan segala keinginan, harapan, dan cita-cita kita bukan ?
lalu apakah kenyataannya sekarang ?
jangankan menggunakan cara yang baik, menggunakan kemampuan sendiri untuk menampilkan segala keinginan kita pun kita tidak pernah.
kita selalu di manjakan dengan cara-cara pintas yang terkesan tanpa proses yang matang dalam meraih keinginan kita.
tanpa proses dan hanya berorientasi pada hasil akhir.
itulah kenyataan yang muncul pada mayoritas di antara kita.
kita selalu menggunakan jalan pintas agar lebih cepat dan lebih mudah menggapai keinginan kita.
kita selalu beranggapan jika jalan pintas pun selalu di anggap pantas.
untuk mempercepat pencapaian hasil memang benar, tetapi apakah hasil yang kita inginkan juga semaksimal dengan hasil apa yang awalnya kita harapkan untuk kita capai ?
tentu tidak !
nah, untuk itu intinya adalah di setiap melakukan rangkaian kegiatan untuk mewujudkan harapan kita, hendaklah harus dilakukan dengan melewati tahapan-tahapan yang sistematis, terstruktur rapi, dan terencana dengan baik.
jangan hanya berorientasi hanya pada hasil. karena hasil bukanlah akhir dari segalanya, melainkan proses itu sendirilah yang menentukan keberhasilan pencapaian hasil yang kita inginkan.
hasil yang baik tidak selalu diikuti oleh proses yang baik. akan tetapi, sebuah proses mencapai hasil yang baik akan selalu diikuti oleh hasil yang baik pula.
jalan pintas yang selalu dianggap pantas tidak lagi berarti saat kita memilki waktu yang panjang untuk menyempurnakan harapan kita.
akan tetapi, ada kalanya pula kita memerlukan jalan pintas yang kenyataannya selalu dianggap pantas untuk menggapai hasil instan yang ingin kita capai.
itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan kondisi kehidupan manusia di dunia ini.
ketika seseorang mulai berani untuk menampakan visi keinginannya, mereka sering dihadapkan pada sebuah permasalahan di mana mereka harus selalu dipacu untuk melakukan berbagai cara untuk mewujudkannya.
beragam cara ditempuh untuk menggapai keinginannya. mulai cara yang benar hingga cara yang keji sekalipun.
jika ada di antara kita yang tiba-tiba berada pada kondisi yang demikian, apakah yang akan dilakukan ?
tentu saja menggunakan segala potensi terbaik yang ada dalam diri kita di imbangi dengan pelaksanaan yang baik untuk mewujudkan segala keinginan, harapan, dan cita-cita kita bukan ?
lalu apakah kenyataannya sekarang ?
jangankan menggunakan cara yang baik, menggunakan kemampuan sendiri untuk menampilkan segala keinginan kita pun kita tidak pernah.
kita selalu di manjakan dengan cara-cara pintas yang terkesan tanpa proses yang matang dalam meraih keinginan kita.
tanpa proses dan hanya berorientasi pada hasil akhir.
itulah kenyataan yang muncul pada mayoritas di antara kita.
kita selalu menggunakan jalan pintas agar lebih cepat dan lebih mudah menggapai keinginan kita.
kita selalu beranggapan jika jalan pintas pun selalu di anggap pantas.
untuk mempercepat pencapaian hasil memang benar, tetapi apakah hasil yang kita inginkan juga semaksimal dengan hasil apa yang awalnya kita harapkan untuk kita capai ?
tentu tidak !
nah, untuk itu intinya adalah di setiap melakukan rangkaian kegiatan untuk mewujudkan harapan kita, hendaklah harus dilakukan dengan melewati tahapan-tahapan yang sistematis, terstruktur rapi, dan terencana dengan baik.
jangan hanya berorientasi hanya pada hasil. karena hasil bukanlah akhir dari segalanya, melainkan proses itu sendirilah yang menentukan keberhasilan pencapaian hasil yang kita inginkan.
hasil yang baik tidak selalu diikuti oleh proses yang baik. akan tetapi, sebuah proses mencapai hasil yang baik akan selalu diikuti oleh hasil yang baik pula.
jalan pintas yang selalu dianggap pantas tidak lagi berarti saat kita memilki waktu yang panjang untuk menyempurnakan harapan kita.
akan tetapi, ada kalanya pula kita memerlukan jalan pintas yang kenyataannya selalu dianggap pantas untuk menggapai hasil instan yang ingin kita capai.
Selasa, 22 Juni 2010
BERHENTI UNTUK BERHENTI
hidup adalah perjalanan waktu.
hidup harus tetap berjalan meski apapun terjadi pada hidup kita.
saat kita menerima sebuah masalah, kita dapat menyikapi masalah tersebut dari dua sisi sudut pandang yang berbeda. apakah masalah tersebut memang membebani kita, atau justru karena datangnya masalah itulah yang membuat kualitas hidup kita memjadi semakin maju.
jika kita selalu berpikiran sempit dimana selalu mengecam sebuah permasalahan yang datang dalam hidup kita adalah sebagai beban tanpa berpikir tentang hikmahnya, hidup kita akan cenderung statis, stagnan, dan tidak dinamis atau tidak akan mengalami kemajuan dan perkembangan.
mengapa ?
janganlah selalu mengeluh terhadap apa yang sedang kita alami dari keburukan suatu masalah. cobalah berpikir, bagaimana masalah itu datang, apa yang harus kita lakukan untuk mengatasinya, dan bagaimana dalam misi kita agar kita secepatnya dapat keluar dari masalah tersebut dengan membawa hikmahnya agar permasalahan buruk yang sama tidak akan terulang untuk kedua kalinya.
berhentilah untuk mengeluh, karena sesungguhnya keluhan kita itulah yang menghambat perjalanan kesuksesan kita.
berhentilah untuk berhenti.
teruslah maju meski apapun yang terjadi telah menimpa hidup kita.
susah, senang, semua itu tidak akan menggoyahkan sedikitpun visi kita dalam meraih kesuksesan.
jika kita memandang kedatangan sebuah permasalahan dari sudut pandang akan adanya hikmah di balik permasalahan tersebut, tentunya kita akan semakin bijak pada setiap langkah dalam hidup kita.
mengapa ?
karena kita yakin atau optimis akan adanya hikmah dan sebuah keindahan tersendiri yang menunggu keberhasilan kita dalam menyelesaikan masalah tersebut.
berhentilah untuk berhenti.
berhenti untuk diam.
berhenti untuk tidak berbicara.
dan berhenti untuk tidak bertindak.
kita harus terus melangkah dengan segala kenyataan apapun yang terjadi.
permasalahan berat tidak membuat hidup kita menjadi kiamat, tetapi justru dengan semangat dapat membuat hidup kita dapat menemukan hikmah yang bermanfaat.
hidup harus tetap berjalan meski apapun terjadi pada hidup kita.
saat kita menerima sebuah masalah, kita dapat menyikapi masalah tersebut dari dua sisi sudut pandang yang berbeda. apakah masalah tersebut memang membebani kita, atau justru karena datangnya masalah itulah yang membuat kualitas hidup kita memjadi semakin maju.
jika kita selalu berpikiran sempit dimana selalu mengecam sebuah permasalahan yang datang dalam hidup kita adalah sebagai beban tanpa berpikir tentang hikmahnya, hidup kita akan cenderung statis, stagnan, dan tidak dinamis atau tidak akan mengalami kemajuan dan perkembangan.
mengapa ?
janganlah selalu mengeluh terhadap apa yang sedang kita alami dari keburukan suatu masalah. cobalah berpikir, bagaimana masalah itu datang, apa yang harus kita lakukan untuk mengatasinya, dan bagaimana dalam misi kita agar kita secepatnya dapat keluar dari masalah tersebut dengan membawa hikmahnya agar permasalahan buruk yang sama tidak akan terulang untuk kedua kalinya.
berhentilah untuk mengeluh, karena sesungguhnya keluhan kita itulah yang menghambat perjalanan kesuksesan kita.
berhentilah untuk berhenti.
teruslah maju meski apapun yang terjadi telah menimpa hidup kita.
susah, senang, semua itu tidak akan menggoyahkan sedikitpun visi kita dalam meraih kesuksesan.
jika kita memandang kedatangan sebuah permasalahan dari sudut pandang akan adanya hikmah di balik permasalahan tersebut, tentunya kita akan semakin bijak pada setiap langkah dalam hidup kita.
mengapa ?
karena kita yakin atau optimis akan adanya hikmah dan sebuah keindahan tersendiri yang menunggu keberhasilan kita dalam menyelesaikan masalah tersebut.
berhentilah untuk berhenti.
berhenti untuk diam.
berhenti untuk tidak berbicara.
dan berhenti untuk tidak bertindak.
kita harus terus melangkah dengan segala kenyataan apapun yang terjadi.
permasalahan berat tidak membuat hidup kita menjadi kiamat, tetapi justru dengan semangat dapat membuat hidup kita dapat menemukan hikmah yang bermanfaat.
Langganan:
Postingan (Atom)
