Tampilkan postingan dengan label Kisah Sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Sukses. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Januari 2012

Kisah Sukses Luar Biasa "Mimpi Sejuta Dollar"

Sebuah kisah perjuangan yang sangat menggugah dari mahasiswa berkantong pas-pasan hingga bisa meraih penghasilan 1 Juta Dollar di usai 26 Tahun. LUARRR..BIASAAA...


Merry Riana



Siapa Merry Riana...?  Dia adalah seorang entrepreneur yg sukses di usia muda.Seorang Speaker,Trainer dan menjadi Motivator Wanita No.1 di Asia.Merry juga seorang Author,dan salah satu bukunya adalah "Mimpi Sejuta Dolar",yang akan segera difilmkan.Buku ini berkisah tentang perjuangan seorang anak muda yg hidup prihatin dengan mengantungi uang yang pas-pasan dan mencoba survive dari tekanan-tekanan hidup hingga akhirnya sukses menjadi Milyuner di usia yg masih terbilang muda.
Krisis Moneter dan kerusuhan yg terjadi di tahun 1998 membuat Merry Riana,yg seharusnya kuliah di Universitas Trisakti,membatalkan niatnya untuk melanjutkan studi di Indonesia dan memilih kuliah di Singapura untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan(Merry Riana berasal dari keluarga Tionghoa).Dia bukan berasal dari keluarga berada,dan saat kuliahpun ia meminjam dana beasiswa dari Bank Pemerintah Singapura sebesar $40.000 dan harus dilunasi setelah ia lulus kuliah dan bekerja.

Dana tersebut sangatlah minim, karena setelah dihitung-hitung ia hanya mangantungi $10 selama seminggu.Untuk berhemat,Merry menyiasatinya dengan hanya makan mie instant di pagi hari,makan siang dengan 2 lembar roti tanpa selai,ikut seminar dan perkumpulan di malam hari demi makan gratis,bahkan untuk minumpun ia mengambil dari air keran/tap water di kampusnya.Hal itu berangsur hampir setiap hari di tahun pertamanya kuliah.Kehidupan yang sangat memprihatinkan tersebut mendorongnya untuk mencari penghasilan diluar.Dari mulai membagikan pamflet/brosur di jalan,menjadi penjaga toko bunga,dan menjadi pelayan Banquet di hotel.
 
Sampai akhirnya di ulang tahun yang ke-20, Merry Riana membuat resolusi untuk 
"Mencapai Kebebasan Finansial Sebelum Usia 30 Tahun".

Diapun mencoba peruntungan dengan bisnis pembuatan skripsi,bisnis MLM,mencoba bermain saham,yg semuanya berakhir dengan kegagalan,sampai akhirnya ia sukses sebagai Financial Consultant yang menjual produk-produk keuangan dan perbankan seperti asuransi,kartu kredit.deposito,tabungan,dll dan membuatnya berhasil mendapatkan penghasilan $1.000.000 di usia 26 tahun.Media-mediapun berbondong-bondong memberitakan kisah suksesnya dan dengan segera Merry Riana dikenal sebagai seorang entrepreneur wanita yang sukses dan menjadi Motivator untuk membagikan ilmu dan kiat-kiat suksesnya agar setiap orang menjadi pribadi-pribadi yang sukses.Kini,Merry Riana mempunyai mimpi untuk memberikan dampak positif bagi 1 juta orang di Asia,terutama di Indonesia.Salah satunya dengan meluncurkan buku "Mimpi Sejuta Dolar" yang sangat inspiratif dan akan diangkat ke layar lebar.


"You can take me out from Indonesia,but you can never take Indonesia out from me"
- Merry Riana -

Bagaimana si Merry harus hidup pas-pasan, setiap harinya ia hanya makan mie instan dan bagaimana teman-teman yang lain bisa makan siang dengan enak di kantin kampus dan ia hanya makan 2 roti tanpa selai, karena malu iapun makan di toilet.

Sekedar info,si Merry hanya mengantungi uang $10 dalam seminggu (coba kita pakai kurs saat ini,1 SGD kurang lebih Rp 7.000,berarti dalam seminggu hanya punya duit 70rb rupiah). Kira-kira Bisa gak ente di zaman sekarang ini hidup dengan uang 70rb selama seminggu? Belum lagi kebutuhan hidup di Singapura jumlahnya bisa 2x lipat dibanding di Indonesia.Pernah diceritakan saat itu si Merry beli nasi goreng polos (hanya ditambah kecap & bumbu) dan harganya adalah $2!!! Hanya nasi goreng polos,harganya bisa mencapai 14rb rupiah .Bayangkan,bagaimana rasanya hidup dengan uang yg minim tapi kita masih butuh uang untuk kebutuhan hidup seperti makan 3x sehari,belum lagi segala kebutuhan lainnya. Perjuangan ternyata masih ada setelah ia lulus kuliah dan mencoba berbisnis. Banyak orang menertawakannya karena ia bisa bekerja dan hidup mapan tapi malah mencoba sesuatu yg peruntungannya belum pasti, sampe2 mama dari si Merry menyuruhnya untuk bekerja kantoran menjadi karyawan dengan pendapatan tetap yg lebih terjamin.  

Tapi ci Merry sudah membulatkan tekad. Ia bekerja 14 JAM DALAM SEHARI, berdiri di dekat stasiun MRT & halte bus untuk menawarkan asuransi, bahkan ia bekerja sampe tengah malam dan baru pulang jam 2 dini hari, belum lagi pendapatan yang tidak pasti membuatnya terpaksa kembali berhemat untuk mengatur kebutuhan sehari2.

Dan berkat kedisiplinan, tekad, keberanian, perjuangan yg tanpa lelah dan tanpa putus asa itu akhirnya berhasil membuatnya menjadi orang yg sukses. Film "Mimpi Sejuta Dolar" memang masih dalam konsep walaupun banyak media yg mengatakan bahwa buku ini akan diangkat ke layar lebar. Di twitterpun si Merry hanya mengatakan sedang mencari produser yang cocok untuk film tersebut.
Buku " Mimpi Sejuta Dolar " sendiri sudah menjadi National Bestseller hanya dalam waktu 1 bulan setelah peluncurannya. Sambil menunggu filmnya, kita bisa berdiskusi tentang kisah Merry Riana, kita juga bisa saling memberikan pendapat siapa yg mungkin jadi produsernya atau castnya,dll. Siapa tahu ide kita bisa menjadi kenyataan. hehehe.  




Salam Sukses Untuk Anda Semua.

Jumat, 06 Januari 2012

Peter Kohar, seorang penjual obat-obatan di internet yang omset perhari mencapai Rp 279 juta

Peter Kohar
Dia masih muda. Kelahiran 20 September 1988. Namun sudah bisa menghasilkan banyak uang. Dia juga dipercaya sebagai salah satu marketing andal oleh Tung Desem Winangun. Dialah Peter Kohar, yang menjalankan bisnis onlinenya lewat internet.

’’SAYA menjual barang dan obat-obatan lewat internet, modal yang diinvestasikan sedikit tapi hasilnya cukup lumayan,’’ ungkap Kohar. Kohar membangun perusahaan bernama PT. Kohar Online. Selain itu, dirinya juga mengembangkan Tung Desem Waringin (TDM) University, motivator andal yang banyak memberikan inspirasi sukses bagi banyak orang.
Dalam sehari, member yang mendaftar di situs yang dikembangkannya tersebut mencapai 33 ribu orang. Uang yang masuk dalam hari itu saja mencapai Rp 279 juta. ’’Awalnya saya tidak percaya dengan angka itu. Namun, akhirnya saya sadar bahwa itu adalah buah dari kerja keras,’’ sambung Kohar.

Kohar mengaku, salah satu yang menjadi modal utamanya sehingga dapat dipercaya oleh berbabagai kliennya di bisnis ini, karena memegang teguh kejujuran dan menjaga kredibilitasnya. Dirinya juga yakin, bahwa dengan ketekunan yang baik, apa yang diharapkan pasti akan tercapai. ’’Awalnya saya membuat shocking di internet, ini supaya banyak orang yang tertarik dengan apa yang saya buat. Lalu setelah itu, baru saya akan mengajak mereka,’’ ungkapnya.

Dalam situs yang dibangunnya itu, rata-rata diakses oleh 240 ribu orang. Selain barang dan obat-obatan, TDW University juga memberikan konsultasi untuk peningkatan karir dan usaha seseorang. Bagi Kohar, itu merupakan kolaborasi yang sangat luar biasa dengan sosok Tung.

Selain modal yang sedikit, Kohar lebih bisa memanfaatkan waktunya dengan baik dalam menjalankan bisnis ini. Dia hanya harus duduk di depan komputer dan bertemu dengan para stafnya, yang juga duduk online di depan komputernya masing-masing. Sekali waktu, dia dan beberapa stafnya “kopi darat” untuk membahas bisnis mereka.

Ke depan, Kohar berharap agar bisnis onlinenya bisa merambah ke barang-barang yang lebih ekslusif lagi. Dengan jumlah member yang sudah cukup banyak itu, dirinya percaya bahwa apa yang akan ditawarkannya bisa lebih banyak lagi dari hari ini. Untuk merambah bisnisnya bisa kebih besar lagi, pengalaman dan jaringan yang ada akan dimanfaatkanya seefektif mungkin.

’’Beberapa waktu yang lalu, saya bertemu dengan pengusaha dari Papua dan Beliau mengajak saya untuk bekerja sama, dalam memasarkan proyeknya ini,’’ ungkapnya. Kohar berharap, agar konsep viral marketing yang sedang dibangunnya dapat menyebar hingga ke seluruh Indonesia, bahkan mancanegara.

Yang menarik dari Kohar adalah keyakinannya pada ungkapan ’’Show Me the Money”. Ungkapan itulah yang membuat Kohar memutuskan untuk berhenti kuliah jelang setahun kelulusannya, pada 2008. Apa yang dilakukan Kohar, memang cukup dibilang berani, karena menurutnya pelajaran yang didapatkanya di bangku kuliah, dirasakan sangat berbeda dengan kenyataan yang ada di lapangan. ’’Yah, saya berhenti kuliah agar ingin cepat dapat uang,’’ ungkap Kohar.

Keputusan kontroversialnya tersebut mendapatkan dukungan penuh dari kedua orangtuanya, yang mengatakan bahwa Kohar harus dapat membuktikan keputusannya tersebut.Baginya, kecerdasan bisa saja didapatkan dari school smart atau juga yang didapatkan dari street smart. Setahun setelah memutuskan berhenti kuliah, Kohar akhirnya mulai dapat membuktikan bahwa apa yang menjadi keputusannya itu bisa diperlihatkan kepada orangtuanya. Sebelumnya, ketika sudah mulai mencari uang secara mandiri, dukungan untuk berhenti kuliah, juga datang dari sesama temannya yang juga pengusaha. ’’Kalau ada istilah DO, maka saya memilih OD alias out dewe,’’ tegas Kohar.

Tanda-tanda kemandirian, sudah diperlihatkanya sejak lulus dari SMA. Ketika itu, Kohar sudah menjadi guru les yang memiliki penghasilan kurang lebih Rp 8 juta per bulannya. Dengan kondisi itu saja, dirinya sudah merasa bahwa bakat yang dimilikinya dapat mengantarkannya memiliki bisnis sendiri, dan bisa menghasilkan lebih banyak uang lagi.

Ketika masih duduk di bangku SMA, karena kemalasan dan kebanyakan gaul, Kohar sempat menduduki ranking 82 dari 90 siswa. Nilai mata pelajaranya pun otomatis anjlok dan sangat tidak memuaskan. Suatu hari, dirinya mengajak jalan pacarnya dengan mengendarai mobil sang ayah. Ketika di tengah perjalanan, tiba sang pacar mengatakan bahwa apa jadinya ketika seumpama orangtua Kohar bangkrut, dan tidak bisa bikin apa-apa, kira-kira Kohar akan hidup dari mana.

Dengan sangat kaget, saat itu Kohar terdiam seribu bahasa dan tidak mampu mengatakan satu kata pun. Sesampainya di rumah, Kohar kembali merenungi apa yang dikatakan sang pacar. Lalu, dengan kejadian tersebut Kohar akhirnya sadar bahwa dia harus mengubah cara hidupnya, yang selama ini hanya mengandalkan harta milik orangtua. ’’Yah, saya mengakui bahwa pacar saya sewaktu SMA lah yang membuat saya berubah untuk bisa mandiri di atas kaki sendiri,’’ tegasnya. Namun, ketika ditanya wanita itu, Kohar enggan untuk mengutarakanya.

Perubahan drastis itu dibuktikannya pada ujian nasional. Setelah hasil akhirnya diumumkan, Kohar berhasil memeroleh nilai sempurna, yakni 100 untuk pelajaran matematika dan 90 untuk Fisika dan Kimia. ’’Saya mengubah banyak dari diri saya, yang awalnya saya tidak belajar hingga larut malam, saya ubah belajar dengan giat dan mencari banyak bahan pelajaran lainnya,’’ ujar Kohar.

Kohar mengaku, dirinya masih butuh banyak belajar dan menambah lagi wawasannya di dunia bisnis. Dia ingin ikut berbagai pelatihan dan seminar, agar menambah banyak informasi. Namun, dirinya menegaskan untuk tidak lagi kembali menginjakkan kaki di bangku kuliah yang akan memakan waktu yang lama baginya.

Sebagai anak muda, Kohar tidak lupa berpesan agar anak muda zaman sekarang lebih banyak memfokuskan diri kepada hal-hal positif dan menghindari kegiatan dan perilaku yang negatif. Semua itu, menurut Kohar, tidak akan dapat membantu meningkatkan kemampuan, tapi hanya akan membuat masa depan seseorang bertambah suram.

Rabu, 28 Desember 2011

Kaskus vs Google gan. CEKIDOOOOT !!

Langsung aja gan maaf kalo artikelnya lumayan rada panjang soalnya kisah Google ini memang seru bgt gan,sekarang dah jadi situs no 1 di dunia,dibaca dulu gan baru komen

Google adalah Mesin Pencari (Search Engine) yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Siapakah pendiri Google tersebut?
Sergey Mikhailovich Brin dan Lawrence Edward “Larry” Page sang pendiri Google menyuruh kita untuk berpikir konyol. Karena dengan demikian kadang muncul ide-ide yang sangat luar biasa seperti yang mereka lakukan. Konyol disini adalah bahwa kita yakin bisa melakukan seperti yang kita pikirkan. Mereka sesumbar dan mengatakan pada dosennya di Stanford University jika dia bisa mendownload seluruh isi web lebih cepat, hanya butuh waktu satu minggu. Mendengar itu, semua tertawa, termasuk teman-temannya.

Setelah setahun berlalu, mereka baru bisa mendownload separo dari isi web. Dan mereka menceritakan kejadian tersebut, sehingga menjadi tambah ditertawakan. Tetapi kejadian tersebut bukan membuat mereka lemah, kejadian tersebut menambah mereka kuat, dan memacu untuk melanjutkan ide-ide segarnya tersebut.

Tetap Fokus

Salah satu kesuksesan Google sendiri seperti yang ada dalam buku kisah sukses google adalah tetap fokus. Fokus dalam pekerjaan atau proyek memang menjadi energi yang luar biasa. karena kita akan tahu lebih dalam akan kekurangan dan kelebihannya, sehingga kita bisa meningkatkan lagi untuk yang lebih baik. Melihat kasus google, mesin pencari pendahulunya seperti altavista dan excite tidak fokus dengan mesin pencari. Dan ini mendorong keduanya untuk membuat mesin pencari yang khusus pada mesin pencari. Dan bisa dibayangkan dalam waktu yang singkat google sudah digunakan puluhan juta orang untuk mencari informasi di internet. Yang lebih mengagumkan lagi adalah mereka tanpa iklan, hanya melalui mulut ke mulut.

Google bukan semata-mata mencari uang.

Sebuah ide yang sangat bagus di internet adalah membuat sebuah website yang sangat berguna untuk orang banyak. Selain memberikan informasi terbaru dan dibutuhkan oleh orang banyak, sebuah website harus memiliki sebuah fitur yang membuat orang senang berlama-lama di website tersebut.

Bila kita melihat perjalanan google yang sukses dengan mesin pencarinya, ada sebuah ide dasar yang patut di contoh. Larry Page dan Sergey Brin sang pendiri dan penemu mesin google mengalami penolakan saat mencoba menjual search enginenya ke perusahaan seperti altavista yang saat itu berjaya. Jawaban pemilik perusahaan tersebut dikarenakan mereka sudah memiliki sebuah mesin searchengine dan menilai search engine tidak menguntungkan secara keuangan.

Karena pendiri google yakin dan mempunyai tujuan tulus untuk memberikan kemudahan orang lain dalam mencari informasi, mereka tidak patah semangat. Dan akhirnya memutuskan untuk membuat perusahaan sendiri. Tujuan mereka bukan komersial. Namun semata-mata ingin menjadikan mesin mereka untuk membantu banyak orang yang mencari informasi di internet.

Sampai pada saatnya ada ide dari teman-teman mereka untuk mengkomersialkan mesin google mereka. Pada awalnya mereka menolak. Sebab mereka membuat mesin tersebut semata-mata untuk ilmu pengetahuan dan untuk membantu orang lain dalam mencari data di internet. Namun setelah mereka di sadarkan bahwa sebuah research dan penelitian membutuhkan dana. Mereka akhirnya bisa menerima ide untuk memasang iklan di mesin pencari mereka. Kolaborasi mereka dengan Adsense dan system kompetisi Page Rank telah membawa mereka menjadi seorang milyader.

Inti dari semua itu yang patut kita contoh adalah cita-cita luhur mereka untuk mengumpulkan orang-orang pintar dan gemar akan alogaritma komputer serta berbuat suatu kebaikan untuk orang banyak. Walau sudah kaya raya, pendiri google masih hidup sederhana dan tetap terus melalukan penelitian. Konsep pendidikan tetap diterapkan. Tidak percuma orang tua mereka yang Professor mendidik mereka untuk konsentrasi di bidang ilmu pengetahuan.

Gambar Founders Google

Gambar kantor pertama Google yg hanya berada di subuah garasi pada tahun 1998

Sekarang bandingkan dengan kantor google sekarang gan

nah sejarahnya tentang -KASKUS- gan !!
Kaskus adalah situs forum komunitas maya terbesar Indonesia.Kaskus lahir pada tanggal 6 November 2000 oleh tiga pemuda asal Indonesia yang sedang melanjutkan studi di Seattle, Amerika Serikat. Situs ini dikelola oleh PT. Darta Media Indonesia. Anggotanya, yang berjumlah lebih dari 900.000 member, tidak hanya berdomisili dari Indonesia namun tersebar juga hingga negara lainnya. Pengguna Kaskus umumnya berasal dari kalangan remaja hingga orang dewasa.

Kaskus, yang merupakan singkatan dari Kasak Kusuk,bermula dari sekedar hobi dari komunitas kecil yang kemudian berkembang hingga saat ini. Kaskus dikunjungi sedikitnya oleh 1.500.000 orang, dengan jumlah page view melebihi 5.500.000 setiap harinya. Hingga saat ini Kaskus sudah mempunyai lebih dari 300 juta post. Pada tanggal 23 Mei 2006 manajemen Kaskus terpaksa mengubah domain dari .com menjadi .us, karena penyebaran virus Brontok yang dibuat dengan tujuan menyerang situs-situs besar Indonesia dimana Kaskus masuk dalam target penyerangan.

Awal April 2007, manajemen Kaskus menambah 2 server baru untuk meningkatkan performance situs Kaskus (Dell Server). Pada Juli 2008, Pengelola Kaskus akhirnya memutuskan untuk mengoperasikan server Kaskus di Indonesia. Untuk keperluan tersebut Kaskus membeli 8 server Dell PowerEdge 2950 dan dioperasikan melalui jaringan open IXP. Akibat dari ini akses Kaskus berlipat ganda dan akhirnya pengelola berencana menambahkan 8 server lagi sehingga total yang akan beroperasi di bulan September adalah 16 server.

Serangan DDOS

Pada tanggal 16 - 17 Mei 2008, Kaskus diserang menggunakan teknik DDoS (Distributed Denial of Service) oleh oknum yang diduga berasal dari komunitas YogyaFree.[6] Serangan ini menyebabkan database Kaskus corrupt sehingga administrator terpaksa mengunci thread-thread yang ada. Penyerangan tersebut diduga terkait dengan peristiwa perusakan (deface) situs YogyaFree beberapa hari sebelumnya.[6] Penyerang yang mengklaim dirinya sebagai salah satu anggota Kaskus juga melontarkan celaan yang bernada mengejek di salah satu bagian forum YogyaFree. Hal tersebut membuat beberapa anggota YogyaFree berang, dan kemudian balik menyerang Kaskus dengan DDoS. Akibatnya, administrator Kaskus terpaksa mematikan server Kaskus.
Perang cyber antara kedua komunitas ini akhirnya selesai ketika kedua pengelola situs menandatangani memorandum online untuk menyudahkan pertikaian di antara keduanya. Pesan tersebut dipampang selama beberapa minggu di halaman situs masing-masing. Meskipun kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan ini cukup berat, administrator Kaskus menjanjikan bahwa Kaskus akan kembali normal pada bulan Juli 2008, seiring dengan diluncurkannya server baru Kaskus di gedung Cyber, Jakarta.Namun, ia juga mengatakan bahwa data-data yang akan dimunculkan kembali adalah data yang dimuat sebelum tahun 2008, sementara data yang dibuat selama tahun 2008 tidak dapat dimunculkan kembali.

UU ITE

Sebelum UU ITE diberlakukan, Kaskus memiliki dua forum kontroversial, BB17 dan Fight Club. BB17 (kependekan dari buka-bukaan 17 tahun) adalah sebuah forum khusus dewasa dimana pengguna dapat berbagi baik gambar maupun cerita dewasa. Sementara itu, Fight Club adalah forum yang dikhususkan sebagai tempat berdebat yang benar-benar bebas tanpa dikontrol. Seringkali masalah yang diperdebatkan berkaitan dengan SARA. Penghinaan terhadap suku dan agama lazim terjadi.

Setelah diberlakukannya UU ITE, Kaskus segera menutup BB17 karena bertentangan dengan UU ITE tentang penyebaran materi pornografi. Fight Club diubah namanya menjadi Debate Club. Fight Club dan Debate Club pada dasarnya memiliki fungsi yang sama sebagai tempat untuk berdebat, hanya saja kontrol di Debate Club diperketat. Setiap thread baru yang dibuat user terlebih dahulu disensor oleh moderator. Bila dianggap tidak layak dan membahas SARA, maka thread itu akan dihapus.

Untuk menghapus citra negatif Kaskus sebagai media underground dan situs porno[7]askus mengubah tampilannya pada tanggal 17 Agustus 2008.[9] Talan baru kaskus dibuat penuh warna. Selain itu, Kaskus juga menambahkan fitur-fitur baru seperti blog dan Kaskus WAP.

foto kantornya -KASKUS- gan


Semoga artikel  ini bisa buat nambah wawasan kita smuanya. Amin

Baca juga yang ini :
Biografi pendiri Google

Sumber : 
http://www.kaskus.us

Sabtu, 17 Desember 2011

Siapa Berani Miskin...?

Artikel ini bukan ingin menyoroti kemiskinan di negeri ini, bukan juga ingin mengkritik pemerintah karena tidak mampu mengatasi kemiskinan di Indonesia. Namun saya ingin menyoroti tentang “keberanian untuk hidup miskin”. Mungkin bagi sebagian besar orang, hal ini adalah sesuatu yang aneh dan harus selalu dihindari. Mengapa kita perlu bertindak ekstrim dengan memilih hidup susah ?

Sebagian kecil orang telah memahami konsep ini dan berhasil lepas dari jeratan kenikmatan jabatan semu di perusahaan. Ya, jadi yang saya maksud keberanian untuk hidup miskin adalah keberanian untuk melepaskan jabatan Anda di perusahaan dan beralih menjadi seorang pengusaha. Dari seorang karyawan yang selalu mendapat gaji tetap menjadi seorang pengusaha yang tidak berpenghasilan tetap.

Banyak orang lebih mencari keamanan finansial daripada kebebasan finansial. Dengan bekerja di sebuah perusahaan mereka mengira bahwa mereka sudah aman secara finansial apalagi jika gaji mereka juga besar. Sebenarnya perusahaan berusaha untuk menyamarkan kecerdasan Anda dengan menawarkan jabatan dan pekerjaan yang tampak menarik.

Namun semakin besar gaji Anda maka semakin kecil waktu yang bisa Anda manfaatkan untuk menggali potensi diri Anda. Semakin tinggi jabatan Anda semakin sedikit waktu Anda untuk berlibur dan berkumpul dengan keluarga. Jadi sebagian besar orang tidak menyadari pentingnya Kebebasan Finansial.

Keamanan Finansial yang mereka dambakan ternyata sudah terbukti tidak aman, karena karyawan adalah bagian yang mudah di PHK ketika kondisi perusahaan memburuk seperti saat krisis global ini. Jadi sangat penting bagi Anda untuk memikirkan tentang cara mencapai Kebebasan Finansial.

Sebuah kisah dari Banyuwangi akan saya gunakan untuk menjelaskan maksud dari “berani miskin”. Beliau adalah Sigit Agus Himawan kelahiran Banyuwangi yang sukses menjadi “bos sampah”. Ini dikarenakan buah dari keberaniannya untuk memilih hidup miskin. Dimulai ketika lulus dari teknik kelautan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Pak Sigit seperti kebanyakan orang berusaha melamar pekerjaan di sana-sini.

Akhirnya Pak Sigit diterima sebagai karyawan di sebuah perusahaan kontraktor di Jakarta. Pekerjaan ini membuatnya bisa mengunjungi negara lain. Dan ketika mengunjungi negara China, Pak Sigit sempat melihat home industry yang tumbuh begitu pesat saat itu. Hal itu menyebabkan Pak Sigit bosan menjadi seorang pegawai dan ingin memiliki usaha sendiri.

Dengan tekad yang kuat pak Sigit berhenti dari pekerjaan tersebut walaupun gaji nya cukup besar untuk ukuran saat itu, yaitu 6,5jt. Hal ini dikarenakan keyakinan pak Sigit bahwa masa depannya lebih terjamin jika ia sukses berusaha sendiri. Keluar dari perusahaan beliau tinggal di Pacet, Mojokerto. Perubahaan drastis dari pegawai bergaji besar menjadi tidak berpenghasilan.

Untuk sekedar menghidupi  keluarganya, pak Sigit menjual karbol buatannya sambil melirik peluang bisnis di sekitarnya. Salah satu yang menarik untuk dijadikan objek penelitian adalah kotoran sapi karena di sekitarnya banyak terdapat kotoran sapi. Dari hal itu ia berpikir untuk melakukan sesuatu terhadap sampah apalagi banyak orang yang tidak mau bermain di lahan itu. “Nyium baunya aja orang sudah malas”, kata pak Sigit.

Dari sini pak Sigit mulai belajar tentang ilmu pertanian untuk mengolah sampah. Untuk meningkatkan pengetahuannya, pak Sigit sampai tinggal di TPA Bantar Gebang Bekasi selama setahun. “Kalau mau menjadi sahabat sampah, kita harus bicara dulu dengannya. Pendekatan,” tuturnya filosofis.

Hal ini juga mengharuskan pak Sigit menjadi pemulung dan tinggal di sekitar TPA dalam sebuah rumah seadanya dari papan. “Pokoknya bisa untuk tidur,” ucapnya. Keberaniannya untuk hidup miskin sering mengakibatkan ia dicap wong gendeng atau orang gila dari kerabatnya.

Namun pak Sigit tetap malaju dengan keyakinannya. Dari Bantar Gebang, timbul sebuah ide untuk berinovasi. Dia ingin membuat kompos berbentuk granular supaya tidak tertiup angin dan tidak terbawa air. Sebab, jika berbentuk serbuk, kemungkinan tersebut akan terjadi.

Pupuk buatannya itu kemudian diujikan. Uji tanam dilakukan di Bandung dan Mojokerto. Setelah mencoba beberapa kali ia mendapatkan tanggapan yang bagus tentang pupuk buatannya. Dan akhirnya seorang teman memberi modal untuk menyewa pabrik di Purwakarta.

Hingga saat ini usaha pak Sigit terus menanjak dan sudah memiliki 3 pabrik dengan memperkerjakan 150 orang tiap pabriknya. Pupuk komposnya diproduksi dibawah bendera PT Komposindo Granular Arendi tepatnya di Karawang, Sragen, dan Jember.

Sampai sekarang kadang pak Sigit masih tidak percaya dengan yang sudah ia lakukan. “Jujur saja, saya jadi insinyur karena dipaksa orang tua. Cita-cita saya sebenarnya ingin jadi pemusik,” ungkapnya merendah.

Jadi setelah membaca kisah pak Sigit Agus Himawan apakah Anda sudah mendapatkan point penting tentang keberanian hidup miskin. Saya tidak mengharuskan Anda untuk berpikir ekstrim dengan meninggalkan pekerjaan Anda saat ini dan memulai mencari peluang usaha. Sebenarnya sambil bekerja kita bisa memanfaatkan waktu luang kita dengan tidak terlalu larut dengan pekerjaan kita.

Mungkin buku karangan Robert T Kiyosaki berjudul “Rich Dad’s Before You Quit Your Job” bisa membantu Anda untuk menentukan kapan saat yang tepat untuk berhenti dari perusahaan. Intinya Anda harus kreatif dan jeli memanfaatkan setiap peluang di sekitar Anda. Cari kecerdasan Anda dan implementasikan ke dunia nyata. Semoga Sukses!

Bagaimana ?? Apakah anda berani hidup miskin, berani untuk keluar dari Zona nyaman anda saat ini !!!  Succes Is My Right

Sabtu, 26 Februari 2011

Pria Dibalik Kesuksesan Coca Cola

Roberto Goizueta, salah satu pria dibalik cerita sukses bisnis The Coca Cola Company, pernah berkata: ‘You can only stumble if you’re moving.’

Anda hanya akan tersandung apabila anda bergerak. Jadi disaat anda terjatuh, jangan pernah merasa patah semangat, karena itu berarti anda sedang bergerak melakukan sesuatu, bukan hanya berdiam diri di satu titik.


Atau misalnya sebuah contoh lain, dimana anda terus menerus termotivasi untuk menghindari kegagalan dengan selalu bermain aman, apakah dengan begitu anda bisa menjadi lebih baik? Ibaratnya seperti pepatah bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Bukannya hendak menyuruh anda untuk mencari-cari kegagalan, namun dengan selalu bermain aman dan menghindari tantangan, anda akan sulit untuk belajar tentang arti kesuksesan yang sesungguhnya.
Namun disaat anda mengambil resiko, ada kemungkinan anda akan terjatuh di atas wajah anda. Hal itu pasti tidak menyenangkan, anda mungkin ingin merangkak bersembunyi di bawah batu atau hilang tertelan bumi. Jangan. Bangunlah, dan ingatlah bahwa para investor dan pebisnis besar di masa lalu pun sering gagal berkali-kali sebelum mendapatkan kesuksesan mereka.

Dan demi menjadi sukses, Roberto Goizueta tidak takut terlihat bodoh. Meskipun bangga dan percaya diri dengan keahlian bisnisnya, namun dia tidak segan-segan mengakui keterbatasan dan kekurangannya dengan sering mengajukan pertanyaan mulai dari pertanyaan sederhana tentang nilai pasar hingga perhitungan kompleks laba dan nilai modal yang diinvestasikan. Tidak peduli apakah anda seorang pebisnis, manajer, mekanis, atau guru sekolah, kemampuan untuk terus meningkatkan keterampilan anda dilihat dari dedikasi, disiplin dan fokus dalam belajar dapat membuat perbedaan antara karir yang buntu dan karir yang terus melesat untuk posisi yang lebih tinggi.

Perbedaan antara keberuntungan dan kesuksesan terletak pada cara mereka menjadi sukses. Mereka yang beruntung, tidak menemui kendala berarti untuk berada di puncak, namun sebenarnya orang yang bisa disebut sukses adalah mereka yang bisa bangun dari keterpurukan, belajar dan menata kembali langkahnya menuju puncak.

Kata Motivasi:
“Jika anda mengambil resiko, anda mungkin gagal. Tapi jika anda tidak mengambil resiko, anda sudah pasti gagal. Resiko paling terbesar adalah tidak melakukan apa-apa.”
Roberto Goizueta.

Selasa, 08 Juni 2010

Kisah Sukses Helmut Werner Membangun Brand Mercedes-Benz


Ini kisah Helmut Werner membangun Mercedes-Benz dengan penampilan dan gayanya “tidak mencerminkan seorang pemimpin bisnis jempolan seperti halnya Edzard Reuter. Kewiraswastaannya tidak begitu cemerlang seperti Werner Niefer. Lagi pula ia tidak mempunyai konsep strategis yang cerdik dan unggul seperti yang dimiliki Eberhard von Kuenheim atau Carl Horst Hahn. Kalau begitu, apa sebenarnya kelebihan Helmut Werner. 
Tatkala ia memulai kariernya di Uniroyal, ia terus menanjak sampai memegang jabatan direktur pelaksana untuk wilayah Eropa. Kemudian ia menjadi anggota direksi termuda pada produsen ban Contri dan beberapa tahun kemudian menduduki jabatan direktur utama pada perusahaan itu. Setelah itu, pada musim gugur 1987 ia diangkat untuk mengepalai dewan pengawas Daimler Benz AG di bidang kendaraan serba guna, sekaligus menjadi calon kuat pengganti direktur utama perusahaan mobil bergengsi itu, Werner Niefer.

Selain itu, Helmut Werner bersama Juergen Schrempp yang berpeluang pula untuk menduduki jabatan presiden direktur perusahaan holding Mercedes yang kini dipegang Edzard Reuter. Helmut Werner mendapat sorotan dari segala penjuru. Penampilan Helmut Werner yang tinggi ramping dan elegan dalam berbusana memberi kesan menarik. Wajahnya masih nampak muda dan pandangan matanya yang berwarna coklat kehitaman itu berkesan bersahabat. “Saya ini memang agar mujur,” kata ayah dua putra yang menjelang dewasa. Kata-kata lain yang sering ia ucapkan, “Hidup ini memang indah dan mempesonakan”.

Sikap mental yang ceria seperti itu hanya dimiliki oleh salah seorang asal Reionland, memang tepat. Helmut lahir di Koeln kemudian dibesarkan di Sauerlan. Pendidikan SMA-nya ia selesaikan di Frankfurt dan Bonn. Di Koeln itu ia mempelajari ekonomi perusahaan.

Helmut Werner yang memimpin 90 ribu karyawan, tidak menguasai orang-orang itu, melainkan mendorong mereka. Sebagai atasan, ia diduga tidak mengetahui bagaimana cara-cara mempengaruhi anak buahnya. Ia orang yang sanggup bekerja dengan ragu dan bukan tipe manusia yang gemar bertarung sendiri. Di situlah letak keunggulan dan bakatnya. Ia sendiri menyebut hal itu sebagai temperatem yang berimbang atau sifat pembawa rezeki. Edzard Reuter sendiri merekomendasi dia sebagai orang yang sanggup menggerakkan massa yang dinilai lebih penting daripada kesanggupan untuk melakukan segala sesuatunya seorang diri.

Jelas sekali bahwa sikap, sifat, dan bakat yang ada pada Helmut Werner berasal dari pengalaman yang diperoloeh dari rumah orang tuanya. Dalam  keluarga itu, Helmut berperan sebagai Primus Inter Pares  atau orang nomor satu di antara lima bersaudara. Adik-adiknya ingin diperlakukan sebagai anak sulung, hal itu membahayakan posisi Helmut dalam keluarga itu. Dengan demikian, ia harus setiap kali menegaskan posisinya sebagai anak sulung hal ini membahayakan posisi Helmut dalam keluarga. 

Dengan demikian, ia harus setiap kali menegaskan posisinya sebagai sulung dalam persaingan dengan adik-adiknya sendiri. Dalam hal ini berlaku hukum, yang terkuat adalah raja, suatu posisi yang ia harus berulang kali buktikan. Bagi Helmut Werner untuk membuktikan keunggulannya. Helmut sendiri mengaku dirinya bukan seorang pelajar yang baik. Itu yang sangat memprihatinkan ayahnya yang direktur Bank Sparkasse. Ia lebih suka membuktikan keunggulannya bukan di sekolah, melainkan di lapangan bola; sebagai perenang, pemain bola air, menyelam, dan ski atau balap sepeda.

Menurut Helmut Werner, “Saya kesurupan untuk bersaing dan bahwa rahasia keberhasilan dalam kepemimpinan itu terletak pada kemampuannya, menyiapkan orang lain siap melakukan sesuatu.  “Dengan demikian, ia sendiri tidak perlu melakukan sesuatu apa pun. Efisiensi yang dia kembangkan adalah pada dualisme itu, termasuk memanfaatkan keberhasilan staf pegawai serta memupuk hubungan persaudaraan dan memberi peluang penembangan diri pada pegawainya. Tetapi, semua itu masih belum memadai. Karena di balik itu semua masih ada ambisi, disiplin, serta kerja keras bukan untuk sekedar menang, melainkan harus menang.

Pada awalnya Helmut Werner ingin menjadi peneliti ekonomi, tetapi cita-cita itu dibatalkannya setelah ia diterima sebagai trainee pada perusahaan ban mobil, Englebert & Co di Aachen, anak perusahaan Amerika Uniroyal pada tahun 1961, lima tahun lamanya ia berkelana di seluruh negeri dari satu penyalur ke penyalur ban mobil lainnya. Selama masa kerja itu, ia mengumpulkan pengalaman mengenai bagaimana reaksi orang. Ia mengatakan, “Mereka harus dapat melakukan sesuatu yang positif untuk saya, yaitu membeli ban dari saya.”

Sejak tahun 1970, Helmut Werner bekerja sebagai manajer aneka produk perusahaanya di kota Luettich, Belgia. Itu merupakan suatu kegiatan, yang menuntut dia sendiri, dia bolak balik di semua fungsi bisnis, baik dari segi teknis maupun segi bisnis, serta segi organisasi maupun segi strategi pemasaran. Semua tugas itu, menurut Helmut adalah suatu yang yang amat menarik, pengalaman langsungnya dengan nasabah/pelanggannya merupakan pendidikan lanjutan bagi Helmut dan di situ pulalah dia dimatangkan untuk menjadi wiraswastawan tangguh. “Saya merekomendasikan tahapan pengalaman yang pragmatis seperti itu bagi setiap pemuda,” katanya mantap.

Pada tahun 1977, perusahaan itu menyerahkan tanggung jawab untuk semua kelompok produksi pada Helmut Werner, dan pada tahun berikutnya dia diangkat menjadi managing director untuk Eropa, khusus menangani masalah pemasaran dan pengembangan. Setahun kemudian (1979) Continental Gummiwerke AG berhasil  mengakuisisi (membeli) Uniroyal Eropa, dan dia diangkat menjadi anggota direksi termuda.

Hahn yang menjadi presiden direktur perusahaan Continental Gummiwerke AG dan Baron Englebert sangat dikagumi dan menjadi panutan Helmut Werner atas kreativitas dan kehebatan mereka. Sejak tahun 1982 Helmut Werner orang nomor satu di Continental Gummiwerke AS, dan pada akhir tahun itu juga perusahaan tersebut meraih keuntungan sekitar 18 juta mark atau sekitar 20 miliar rupiah. Pada tahun 1983 perusahaan itu meraih pendapatan sampai 45 miliar rupiah. Begitu pula pada tahun 1984. Selanjutnya, perusahaan itu terus berkembang dan pada tahun 1987 perusahaan itu mencaplok General Tire dan berhasil terjun langsung dalam bisnis di Amerika Serikat.

Ketenaran Helmut Werner ini telah sedemikian rupa, sehingga ia menjadi rebutan berbagai perusahaan besar. Bos Volkswagen Carl Hahn menawarkan kepadanya posisi direktur Audi. Sedangkan Alfred Herrhaussen mengajukan penawaran yang lebih menggiurkan, sebagai direktur yang mengepalai divisi kendaraan serba guna dalam jajaran Daimler Benz AG. Dari prestasi Helmut ini diharapkan dapat menolong menyelamatkan divisi itu, yang semula menderita rugi. Bagaimana pun juga, Mercedes-Benz yang mengalami kemunduran dalam pemasaran kendaraan besar di luar negeri masih saja merupakan podusen terbesar di dunia untuk kendaraan angkutan barang.

Helmut Werner bukan hanya memiliki daya pesona dan semangat korps yang tinggi. Selain itu, menurut pimpinan direksi umum, Karl Feuerstein, ia adalah tipe wiraswastawan yang tangguh, yang mempunyai wawasan serta mengetahui dengan tepat di mana menetapkan titik berat upaya. Dalam rapat direksi Daimler Holding, ia dikenal sebagai orang yang kritis dan ampuh pada setiap konflik yang kontruktif.

Di kalangan rekan-rekannya Helmut Werner dikenal sebagai seorang yang ketat sekali dalam manajemen keuangan. Ia melakukan kontrol yang ketat dan terus-menerus memantau arus atas berbagai pengeluaran perusahaan. Pada usia yang sudah memasuki 50 tahun, ia ingin melibatkan dirinya dalam perusahaan dan produk kelas satu serta berkutat pada bisnis internasional. Ia bertanggung jawab atas produksi kendaraan di 43 negara. Dengan demikian pengaruhnya semakin besar disusul dengan kewibawaan yang lebih meyakinkan. Di kalangan direksi ia mempunyai tingkat kebebasan yang tinggi mengingat prestasinya dalam meningkatkan volume penjualan kendaraan Mercedes. Ia menegaskan akan melipatgandakan penjualan sampai tiga kali lipat daripada Continental Gummiwerke AG. Bagi Helmut Werner, Mercedes-Benz AG adalah Pusat permobilan dunia.