Sabtu, 13 November 2010

OPERASI LASIK

operasi lasik merupakan sebuah operasi yang ditujukan bagi para penderita cacat mata seperti rabun jauh maupun rabun dekat.
operasi lasik ini digunakan sebagai alternatif penyembuhan bagi para penderita yang sudah memiliki cacat mata agak parah. operasi lasik ini sangat berguna sekali bagi penderita yang memang sudah sangat tidak memungkinkan lagi untuk menggunakan kaca mata karena beberapa sebab seperti beban kaca mata yang terlalu berat maupun munculnya distorsi saat kita memandang.
kita ambil saja contoh penderita cacat mata rabun jauh, selain karena faktor ketidaknyamanan akibat semakin tingginya tingkat minus seseorang maka akan menyebabkan kaca mata yang harus digunakan pun akan semakin tebal, berat, dan tentunya merasa tidak nyaman saat digunakan. timbulnya mata minus dengan jumlah minus yang sangat tinggi juga dapat menimbulkan rasa ketidaknyamanan lain, seperti munculnya distorsi atau perbedaan kualitas kejernihan pandangan kita karena gap/selisih kualitas pandangan kita sudah berbeda jauh antara saat memakai kaca mata maupun saat melihat tanpa kaca mata. dengan luas lensa kaca mata yang cukup terbatas, tentu akan membuat jarak pandang kita hanya terbatas pada luasnya lensa kaca mata tersebut bukan? jika dengan minus yang tinggi kita melirik dan lirikan tersebut tidak melalui lensa, tentu pandangan kita menjadi kabur atau buram. nah, inilah yang dinamakan distorsi.
sebagai gantinya, biasanya orang akan lebih memakai soft lense karena dirasanya lebih nyaman. padahal dengan memakai soft lense juga tidak serta-merta terlepas dari masalah. umumnya permasalahan yang sering muncul adalah mata menjadi cepat kering dan bagi sebagian orang yang tidak cocok menggunakan soft lense akan menimbulkan iritasi.

solusi lainnya dalam menanggulangi cacat mata adalah dengan cara operasi lasik.
proses dari operasi lasik ini hanya berlangsung sekitar lima menit. pertama kalinya adalah seseorang harus dicek terlebih dahulu apakah dia memungkinkan untuk melakukan proses operasi, mengingat tidak semua orang cocok dengan operasi lasik ini.
cara kerjanya adalah dengan menembakan sinar laser ke dalam mata pasien. mata diberikan sinar laser bergantian satu per satu. tujuan dari penembakan sinar laser ini adalah untuk membuat lensa mata pasien dapat mencembung dan memipih kembali dengan normal, sehingga cahaya yang semula jatuh di depan dan di belakang retina akan kembali jatuh tepat mengenai retina mata. selama proses penembakan laser ini pasien diharapkan untuk tidak terlalu banyak mengedipkan mata agar mendapatkan hasil operasi yang maksimal.
setelah operasi selesai, pasien akan merasakan sedikit rasa pedih di matanya dengan diikuti oleh keluarnya air mata. operasi lasik pun dilanjutkan dengan kontrol kepada dokter yang bersangkutan selama beberapa bulan dalam periode seminggu atau sebulan sekali untuk mengamati proses penyembuhannya.

tidak ada efek samping dari proses operasi lasik ini. hanya saja pasien akan merasakan mata cepat kering, sehingga dibutuhkan obat tetes mata saat kita bepergian kemana saja. selain itu proses kontrol pascaoperasi juga harus rutin dijalani agar luka mata setela terkena laser dapat tersembuhkan dengan baik.
sesaat setelah menjalani operasi, pasien terkadang akan merasa silau dan melihat adanya lingkaran-lingkaran saat melihat sesuatu yang terang.
secara umum proses operasi lasik ini cukup aman untuk dilakukan oleh setiap orang yang dinyatakan cocok.
sehingga, apabila ada seseorang yang memiliki cacat mata yang sudah terlampau parah dapat mempertimbangkan menjalani opreasi ini sebagai alternatif penyembuhannya.