Jumat, 18 Juni 2010

RISIKO

berdasarkan pada pendekatan non profit organization, risiko dapat dirumuskan sebagai ketidakpastian mengenai peristiwa yang akan terjadi di masa depan yang dinilai tingkat kemungkinannya disertai dampak negatif dari peristiwa tersebut bagi pencapaian tujuan organisasi yang diharapkan tidak terjadi.
risiko memiliki dua komponen dasar, yaitu dampak yang ditimbulkan dan peluang dari kemunculan risiko atau hal yang tidak diinginkan tersebut.

risiko itu sendiri belum dapat diklasifikasikan secara pasti atau baku tentang penggolongannya. karena risiko biasanya saling terkait dan kompleks. setiap ahli, konsultan, dan praktisi selalu membuat klasifikasi jenis atau penggolongan risiko menurut versinya masing-masing.
akan tetapi, secara umum terdapat risiko-risiko yang berlaku hampir sama pada semua korporat dan organisasi.

menurut bramantyo djohan putro, risiko secara umum yang dihadapi oleh perusahaan dibagi kedalam empat kategori, antara lain:

1. risiko keuangan
risiko keuangan merupakan fluktuasi target keuangan atau ukuran monometer perusahaan karena gejolak berbagai variabel makro.
risiko keuangan itu sendiri terdiri dari empat hal, yaitu:
a. risiko pasar.
risiko pasar juga dibagi menjadi empat jenis, yaitu risiko suku bunga, risiko nilai tukar, risiko komoditas, dan risiko ekuitas.
b. risiko likuiditas.
c. risiko kredit.
d. risiko permodalan.

2. risiko operasional
risiko operasional merupakan potensi penyimpangan dari hasil yang diharapkan karena tidak berfungsinya suatu sistem.
risiko operasional dapat terjadi pada dua tingkatan, yaitu teknis dan operasional.
pada tingkatan teknis, risiko operasional dapat terjadi pada sistem informasi, kesalahan pencatatan, informasi yang tidak memadai, dan pengukuran risiko yang tidak akurat dan tidak memadai.
pada tingkatan organisasi, risiko operasional terjadi karena sistem pemantauan dan pelaporan, sistem dan prosedur, serta kebijakan yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.

3. risiko stategis
risiko strategis merupakan risiko yang dapat mempengaruhi eksposur korporat dan eksposur strategis (terutama eksposur keuangan) sebagai akibat dari keputusan strategis yang tidak sesuai dengan lingkungan eksternal dan internal usaha.
risiko strategis dapat dijabarkan dalam beberapa kategori, antara lain:
a. risiko usaha.
b. risiko transaksi strategis.
c. risiko hubungan investor.

4. risiko eksternalitas
risiko eksternalitas adalah potensi penyimpangan hasil pada eksposur korporat dan strategis. hal ini akan berdampak pada potensi penutupan usaha karena pengaruh dari faktor eksternal seperti reputasi, lingkungan, sosial, dan hukum.