Kamis, 06 Agustus 2009

KERDIP LILIN DI KELAM SUNYI

Saat dunia terasa berat untuk dirasa,saat mentari terasa panas untuk dirasa,dan saat waktu pun terasa menipu untuk terus dirasa.
Semua angan dan impian terasa lenyap menyisakan hampa.
Hidup terasa begitu menyiksa.
Tanpa rasa suka,gembira,dan penuh canda tawa.Semuanya kosong dalam hampa.
Menanti hari berakhir sunyi,hanya mimpi yang tak pernah peduli.
Semua yang ada telah hilang membentang kegelapan.
Menyisakan derita,duka,dan lara.
Menyisakan sunyi dikesendirian hati.
Seperti kerdip lilin di kelam sunyi.
Seperti mimpi dalam kelamnya hati.
Haruskah semuanya ada tanpa rasa?
Haruskah hidup penuh dengan berbeda?
Selama hati terus sendiri,tersudut sunyi menunggu mati.